
Ramadhan bagi sebagain orang mungkin memiliki romantisme tersendiri, bagaimana masing-masing individu memaknai secara pribadi bulan Suci ini. Membangun sebuah hubungan vertikal antara "kawulo - gusti" yang lebih erat dan penuh kasih sayang antara sesama manusia. Seolah-olah berlomba mendapatkan berkah illahi, sungguh sayang sekali dilewatkan. Gusti Allah berjanji bahwa pada bulan ini siapapun yang memohon akan diberi dan siapapun yang melakukan kebaikan akan dibalas berlebih kali lipat.
Saya sendiri menyadari bahwa 11 bulan terakhir, kurang dekat dengan Gusti Allah, terasa begitu lebar jarak denganNya. Ada banyak hal yang membuat hubungan yang seharusnya erat ini terasa jauh dan hampa. Dalam kontemplasi diri malam ini, perasaan terasing di dalam ritme kehidupan keseharian tak terelakkan. Bagai sebuah layang-layang putus dihempas angin...
Entahlah, di dasar lubuk hati terdalam, esok... keinginan untuk lebih berbakti kepada Allah terasa lebih berkobar, tak seperti biasanya. Mungkin sebuah langkah kecil yang pelan namun pasti lebih berharga daripada sebuah lompatan kuantum yang entah kapan terjadi. Hanya bersyukur bahwa hari ini, masih diberikan kesempatan menyaksikan datangnya bulan suci tahun ini.
.... Marhaban yaa Ramadhan, Mohon Maaf Lahir Batin ...
Saya sendiri menyadari bahwa 11 bulan terakhir, kurang dekat dengan Gusti Allah, terasa begitu lebar jarak denganNya. Ada banyak hal yang membuat hubungan yang seharusnya erat ini terasa jauh dan hampa. Dalam kontemplasi diri malam ini, perasaan terasing di dalam ritme kehidupan keseharian tak terelakkan. Bagai sebuah layang-layang putus dihempas angin...
Entahlah, di dasar lubuk hati terdalam, esok... keinginan untuk lebih berbakti kepada Allah terasa lebih berkobar, tak seperti biasanya. Mungkin sebuah langkah kecil yang pelan namun pasti lebih berharga daripada sebuah lompatan kuantum yang entah kapan terjadi. Hanya bersyukur bahwa hari ini, masih diberikan kesempatan menyaksikan datangnya bulan suci tahun ini.
.... Marhaban yaa Ramadhan, Mohon Maaf Lahir Batin ...
No comments:
Post a Comment