<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099</id><updated>2012-02-17T02:10:07.793+07:00</updated><category term='Le Gallerie'/><category term='Human Interest'/><category term='Rupa-rupa'/><category term='Resensi'/><category term='Junkie Post'/><category term='Recent Issues'/><category term='Tips and Tricks'/><category term='Jalan-jalan'/><category term='Personal Life'/><category term='Review'/><title type='text'>INSIDE REZA'S MIND</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>53</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-4895694136061279299</id><published>2009-09-28T22:53:00.002+07:00</published><updated>2009-09-29T18:22:25.761+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Human Interest'/><title type='text'>SUGENG TINDAK MAS ...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Suthong.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Suthong.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Sore ini sebuah SMS dari nomor yang tidak aku kenal mengabarkan bahwa seseorang yang sangat dekat telah pergi untuk selamanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seakan tidak percaya dengan beberapa ratus karakter yang mampir di HP, segara kuputuskan untuk menelepon nomer yang tak kukenal itu. Ternyata suara di seberang sana adalah adik angkatanku kuliah dulu, dan bahwa benar seseorang yang aku kenal baik, seorang sahabat itu... Mohammad Sadad Kholidi telah pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lemas sudah kaki ini... luruh sudah kekuatan hati... Ya Allah engkau Maha segalanya, engkau pemilik atas segala yang berdiri di Bumi, penguasa segala apa yang terpendam di Lautan dan engkau adalah pemimpin tertinggi diantara pemimpin... Cepat atau lambat kami akan kembali padamu... sesuatu hal yang kami tahu pasti, tetapi tidak untuk sahabat ini, betapa kehadirannya selalu kami nantikan, dan keceriaannya membawa kebahagiaan bagi kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suthong... entahlah aku tidak terlalu tahu kenapa seseorang memanggilnya dengan nama ini, adalah seorang sahabat dekat sejak awal kuliah dulu di UGM. Ada banyak sekali hal yang pernah saya lewati bersama dengan Suthong, Anang, Henry, Harum, Agung, Roy dan beberapa kawan lain. Mulai dari Gunung Kidul, Pekalongan sampai Surabaya, mulai Ujung Pantai Selatan sampai dengan Puncak Suralaya... ah terlalu banyak kalau harus disebutkan. Betapa sering Suthong menghabiskan malam di tempat kostku di Seturan sekedar mampir ngopi, nyethe atau nonton film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Yang hanya bisa kuingat, mungkin kadang aku terlalu keras kepada Suthong dulu, betapa aku banyak bicara hal yang muluk-muluk, sok menasehati, dan bahkan kurang ajar untuk menggurui tentang jalan hidupnya yang sering kali kukecam... Puluhan kali aku mengingatkannya untuk segera menyudahi kuliah di Antro, sampai akhirnya 'nasehat' itu aku akhiri tepat saat usia persahabatan kami menginjak 4 empat tahun karena saya harus ke Ibu kota untuk mengadu nasib. Yah, tetapi Suthong adalah tetap Suthong yang aku kenal, sabar, rendah hati dan baik, meski mungkin kadang tersakiti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya allah, sekarang aku benar-benar merasa kehilangan, mungkin aku hanya sedikit dari banyak orang yang merasa sangat kehilangannya. Meski tak jarang menasehatinya.. tetapi Ketika aku galau dengan perasaan, atau bahkan mempertanyakan tentang kehidupan Suthong membimbingku dengan caranya sendiri, cara seorang kakak, yang tak pernah menggurui. Ada banyak falsafah hidup yang begitu kurang sopannya aku curi di sela sluprutan es coffee mix Yu Par, atau hisapan A Mild di bawah Pohon Simbar depan Perpus Arkeo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku begitu mengingat ketika Suthong berkata : "wis ta lah, ra usah dipikir mbik..." untuk meyadarkanku dari kegalauan serta keresahan diri maupun hati. Penyuka lagu mendayu-dayu, seperti Layang Kangen-nya Didi Kempot... sebuah kerinduan cinta, masih kuingat ketika dengan berselimut sarung kami berdua menyanyikannya diantara pekatnya kabut di lereng Petung Kriyono. Entahlah soal cinta dia tidak pernah bercerita, aku hanya bisa menduga-duga bahwa dibalik tubuh yang penuh rasa sakit akibat Hemofili itu... menyimpan kasih yang nyata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi diri sederhanaku Suthong adalah seseorang dermawan sejati, memberi sesuatu yang uang pun tak akan mampu membeli... Kebahagiaan. Ya, Aku begitu ingat saat menantikan kumpulan di depan Kandhang Antro saat Suthong mulai bercerita tentang cerita saru yang lucu, yang akan membuatku tertawa-tawa bahkan terbawa sampai Selokan Mataram saat aku pulang dari Kampus. Dari Suthong pula aku banyak belajar bahwa membahagiakan orang lain itu sungguh sangat mengasyikkan dan membanggakan, terbukti beberapa tahun kemudian saat aku mulai dikenal di kalangan teman-teman sejawat suka bercerita lucu tur saru, yang jelas-jelas aku curi dari Suthong. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Satu kebahagian lain yang pernah diberikan kepadaku adalah saat tanggal 30 November 2008, Suthong dengan kaki tertatih tatih menahan sakit bersama Agung datang ke acara pesta pernikahanku di Surabaya (yang akhirnya saat ini harus kukenang sebagai saat terakhir aku bertemu dengan Suthong, dan rasa sesalku terus membuncah bahwa saat itu aku tidak banyak bisa banyak bicara, kecuali hanya sempat berfoto sejenak dengannya... Ah benar-benar aku tak tahu diri...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pernah berkata tidak, selalu berusaha mendahulukan kepentingan kawan, tak enak-an dan tak pernah mengeluh... atau setidaknya yang pernah aku tahu Suthong sering kali berkata "Duh gusti... urip kok koyo ngene... Haah!!!" yang aku yakin itu bukan keluhan mungkin hanya sebuah pertanyaan dari anak manusia... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMS terakhir adalah seminggu yang lalu... selalu, sejak beberapa tahun yang lalu Suthong selalu memulainya lebih dahulu. Ucapan rasa syukur serta permohonan maaf lahir dan bathin di hari raya Idul Fitri. Tanpa tahu apa yang akan terjadi, aku hanya membalas seperlunya SMS Template sama dengan ratusan SMS lain. Andai aku tahu, mungkin jika perlu aku akan mampir ke Magelang saat mudik kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah... muliakanlah sahabat semua orang ini, berikan tempat terbaik di sisiMu. Ampunilah segala dosa-dosa yang pernah ia buat kepada orang-orang disekitarnya... Kami yakin ya Allah, bahwa kesalahan itu tak pernah disengaja... Innalilahi Wa Innalilahi Rojiuuun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapapun berat, kami lepas kamu Thong,&lt;br /&gt;Sugeng tindak Mas Sadad...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 28 September 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Layangmu wis tak tompo wingi kuwi&lt;br /&gt;wis tak woco opo kareping atimu&lt;br /&gt;trenyuh ati iki, moco tulisanmu&lt;br /&gt;ra kroso netes luh ning pipiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umpomo tanganku dadi swiwi&lt;br /&gt;iki ugo aku mesti enggal bali &lt;br /&gt;ning kepriye maneh mergo kahananku&lt;br /&gt;Cah ayu entenono tekaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ra maido sopo wong sing ora kangen&lt;br /&gt;Adoh bojo pengen turu angel merem&lt;br /&gt;Ra maido sopo wong sing ora trenyuh &lt;br /&gt;Ra kepethuk sawetoro pengen weruh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percoyo aku...&lt;br /&gt;Kuatno atimu...&lt;br /&gt;Cah ayu entenono tekaku...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-4895694136061279299?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/4895694136061279299/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=4895694136061279299' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/4895694136061279299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/4895694136061279299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2009/09/sugeng-tindak-mas.html' title='SUGENG TINDAK MAS ...'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Suthong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-3577802516473982130</id><published>2008-10-18T17:22:00.001+07:00</published><updated>2008-10-18T18:18:08.135+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Le Gallerie'/><title type='text'>MY PREWEEDDING PHOTOGRAPHY</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pernah beberapa kali rekan saya menanyakan hasil prewedding yang pernah saya lakukan pada bulan Maret 2008 lalu. Pertanyaan tersebut muncul setelah saya menulis &lt;a href="&lt;br /&gt;http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/03/spot-prewedding-bromo.html" target="_blank"&gt;catatan kecil&lt;/a&gt; saya, tentang spot-spot bagus untuk mengambil gambar prewedding di Gunung Bromo, Jawa Timur. Bahkan jauh sebelum ini, foto prewedding saya dan pasangan saya dimuat dalam artikel feature di &lt;a href="http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/04/our-prewedding-seputar-indonesia.html" target="_blank"&gt;Koran SINDO&lt;/a&gt;. Thanks to Mas April yang sudah bersedia memotret kami :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#1&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/?action=view&amp;current=PreWeddA.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 533px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/PreWeddA.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;#2&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/?action=view&amp;current=PreWeddB.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 533px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/PreWeddB.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#3&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/?action=view&amp;current=PreWeddC.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 533px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/PreWeddC.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#4&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/?action=view&amp;current=PreWeddD.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 533px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/PreWeddD.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#5&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/?action=view&amp;current=PreWeddE.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 533px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/PreWeddE.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#6&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/?action=view&amp;current=PreWeddF.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 533px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/PreWeddF.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#7&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/?action=view&amp;current=PreWeddG.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 533px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/PreWeddG.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#8&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/?action=view&amp;current=PreWeddH.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 355px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/PreWeddH.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#9&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/?action=view&amp;current=PreWeddI.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 355px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/PreWeddI.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;I N F O&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Lokasi : Gunung Penanjakan, Lautan Pasir, &amp; Kawah G. Bromo&lt;br /&gt;Fotografer : Sueswit N. Aprilianto&lt;br /&gt;Wardrobe : Koleksi Pribadi&lt;br /&gt;Kuda : Punyanya Pak Nelly :)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-3577802516473982130?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/3577802516473982130/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=3577802516473982130' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3577802516473982130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3577802516473982130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/10/my-preweedding-photography.html' title='MY PREWEEDDING PHOTOGRAPHY'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-743274491092941236</id><published>2008-10-11T12:01:00.001+07:00</published><updated>2008-10-18T12:48:45.160+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips and Tricks'/><title type='text'>SAMSUNG i780 RED VALLENTINE (Part One)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Yeah, I've got new Phones... 3 hari yang lalu, Device ini harus saya jemput sendiri ke JNE Tomang pukul 23.00 Malam. Tanpa berpanjang lebar, saya ingin membagi pengalaman saya sejenak bersama Gadget baru saya ini (WARNING : Nggak ada sama sekali pesan sponsor di sini) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/?action=view&amp;current=_MG_1136_resize_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/_MG_1136_resize_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;FORM FACTOR &amp; STYLE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipis dan Stylish merupakan ciri khas Samsung i780. Meskipun tergolong HP dengan kemampuan komputasi yang mengagumkan, dan mungkin sangat pantas disebut HP kantoran, i780 tidak meninggalkan ciri khas yang modis dan cantik. Secara merk, samsung 1780 merupakan HP Samsung yang pernah saya miliki. Device dengan 37 key QWERTY Thumboard mungkin mengingatkan akan bentuk Blackberry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Mungkin bagi beberapa yang pernah melihat orang memakai device ini, warna hitam merupakan warna yang biasa ditemui, terutama di Jakarta dan di Indonesia pada umumnya. Lantas kenapa warna Device yang saya miliki berwarna merah? Karena ini limited edition (dengan nama retail SAMSUNG i780 RED VALENTINE) dan hanya di jual di Singapura, konon dari beberapa orang kenalan saya, Warna jenis ini tidak akan masuk ke Indonesia kecuali dibawa dari negeri tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam gambar di atas terlihat bahwa Device ini dilengkapi Touchscreen berukuran 2.55" (TFT 65K, dengan resolusi sampai dengan 320x320), touch screen yang bentuknya tak biasa ini, atau yang tak mau menyebut aneh, membuat beberapa aplikasi tidak berjalan dengan semestinya. Dan terus terang saja, Windows mobile (yang merupakan sitem operasi device ini) merupakan satu-satunya sistem operasi yang didukung oleh ribuan aplikasi Third Party yang berjalan dalam platform 320 x 240 (atau rasio 4:3)! Ini artinya ada masih terdapat gap yang harus diisi oleh devoper software untuk menciptakan dukungan kepada device ini. Namun meskiupun demikian, jika rajin mencari ada beberapa program third party yang jalan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibagian lainnya, 37 biji QWERTY Thumboard (saya sebut demikian, karena memang pas untuk jempol) memberikan kesan professional (merupakan salah satu alasan utama saya menjatuhkan hati pada device ini). Satu hal lain yang penting yang menurut saya revolusioner adalah penggunaan Mouse pointer atau track pad! (sama dengan pointer atau touchpad yang ada di notebook meskipun hanya cukup untuk satu jempol saja) menggantikan joystock yang biasanya selalu ada di setiap device Komunikasi masa kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Finishing case Device ini cukup baik, di bagian depan finishing berupa glossy piano, yang membuat device ini terlihat mengkilat dan sangat elegan, kalau diperhatikan dengan lebih seksama ada semacam glitter yang mirip sebuah cat metalik pada mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=i780-fcbk.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/i780-fcbk.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian belakang hanya terdiri dari sebuah kamera berkemampuan 2 Megapixel (tanpa autofokus) dan terdapat lubang speaker phone. Finishing bagian belakang berbeda dengan bagian depan, di mana bagian depan punya finishing glossy piano, sementara di bagian ini matte atau doff. Satu hal yang kurang menyenangkan, bagian ini mudah sekali menjadi ladang minyak dan tempat serap keringat tangan (finger &amp; hand print) yang memegangnya. seharusnya perlu dipikirkan bagaimana membuat hal ini tidak perlu terjadi. Saya baca beberapa review di internet apabila dibandingkan dengan saudara-nya SAMSUNG i600, bagian belakang ini terkesan rapuh dan tidak sekuat i600, entahlah tapi yang jelas, apabila bagian belakang ini (terutama batery cover) apabila terpapar secara terus-menerus dengan keringat dan minyak tangan bukan mustahil cat-nya mulai pudar dan menghilang (I am pretty sure 'bout that!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=i780sidea.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/i780sidea.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian samping, Samsung mengaplikasikan semacam "tulang" yang memiliki kesan berlapis titanium, di mana terdiri dari sebuah tombol dua arah yang fungsi utamanya adalah untuk pengaturan volume. Selain itu terdapat lubang untuk melakukan softreset. di bagian atas, terdapat tempat untuk mengaitkan lanyard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=i780sideb.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/i780sideb.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian ini, terdapat sebuah tombol yang berasosiasi langsung dengan eksekusi media player atau shutter camera, tempat memory card dan lubang charger/kabel data/handsfree. Secara brilian samsung menempatkan tombol dan lubang ini menjadi sebuah design yang menawan. Saya akan sampaikan kekurangannya di bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=i780sided.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/i780sided.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian bawah, tidak ada yang terlalu banyak tombol maupun lubang. Hanya terdapat sebuah lubang microphone atau biasa disebut mouthpiece&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=i780sidec.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/i780sidec.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian atas terdiri dari sebuah tombol power, lubang speaker dan tempat sylus. Oh ya stylus dari Samsung i780 merupakan sylus teleskopik, yang dapat memanjang seperti antena. Sylus-nya sendiri cukup kecil, dan bagi saya yang biasa menggunakan PDA berukuran normal, stylus ini menjadi sangat mungil dan tidak mudah digunakan. BTW, bagi yang sudah menggunakan thumb mouse pointer, stylus mungkin tidak terlalu berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SPESIFIKASI UMUM&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/?action=view&amp;current=Speki780_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Speki780_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;WHAT'S IN THE BOX&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=i780box.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/i780box.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam paket penjualan terdiri dari :&lt;br /&gt;1 (satu) unit Device Samsung i780 (Red Valentine)&lt;br /&gt;1 (satu) unit Travel Charger&lt;br /&gt;1 (satu) unit Battery charger&lt;br /&gt;1 (satu) unit handsfree stereo&lt;br /&gt;1 (satu) unit Kabel data usb&lt;br /&gt;2 (dua) unit standar battery&lt;br /&gt;1 (satu) unit transflash  1 GB&lt;br /&gt;1 (satu) unit CD (Berisi Active Sync)&lt;br /&gt;1 (satu) unit Quickstart Guide&lt;br /&gt;1 (satu) unit Kartu Garansi&lt;br /&gt;1 (satu) unit Box&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BTW, Samsung i780 ini sudah terpasang screen protector yang cukup presisi menutup seluruh layar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;METODE INPUT&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=i780kbdms.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/i780kbdms.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QWERTY Thumb board terdiri dari 37 Key berukuran mini. Bagi yang belum terbiasa, ukuran sekecil ini terasa menyulitkan. namun bagi yang sudah membiasakan diri mungkin akan lebih mudah. Keyboard ini tersusun dari 4 Baris, 3 baris pertama merupakan input key biasa, sementara yang terakhir terdiri dari special key. Terdapat dua dedicated key yaitu untuk SMS/Mail, GPS dan Fungsi getar. Tombol numeric dibedakan dengan warna putih di 3/4 tombolnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bagian atas thumboard, terdapat jajaran tombol yang terdiri dari Tombol Hijau (Call Keys - Sekaligus berfungsi sebagai Speakerphone), Tombol Merah (End Keys - Sekaligus berfungsi sebagai locking key), Tombol Windows, Tombol OK, dan yang terakhir Mouse Pointer yang dapat nerfungsi sebagai tombol eksekusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mouse Pointer atau track pad, yang hanya pas seukuran jempol tangan terasa relatif mudah digunakan. Namun, bagi veteran pengguna PDA murni feature ini mungkin akan memperlambat gerak. Dengan stylus kita bisa langsung menuju ke titik yang ingin kita eksekusi, namun dengan memakai ini membutuhkan waktu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang tidak saya suka, bagi para pengguna di kawasan tropis seperti di Indonesia, apalagi Jakarta yang gerah ini, ketika jempol kita berkeringat, sulit sekali mengarahkan pointer ke arah tertentu (dan ini suka membuat frustasi!). Namun, kita nggak bisa melihat ini dari satu sisi saja, dengan adanya pointer ini cukup hanya satu tangan yang bekerja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LAYAR &amp; KONEKTIVITAS EKSTERNAL&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=i780Cable.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/i780Cable.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layar berukuran 2.55" ini merupakan sebuah pilihan yang kurang bijaksana bagi developer device ini-sudah banyak orang mengatakan demikian-dan saya tidak akan mengulangi bahasan itu. Hanya sedikit merefresh bahwa memang saya agak kes ulitan memperoleh software third party yang bener2 klop dengan device ini, mengingat umumnya softawre yang di release memiliki resulusi layar dengan rasio 4:3 sementara resolusi device ini adalah square&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seperti LCD PDA pada umumnya, LCD Device ini relatif keras, wajar mengingat lapisan LCD menyatu dengan body secara keseluruhan. Untuk melakukan tapping, saya belum terbiasa dan seolah-olah saya merasakan kekerasan yang tidak biasa dibandingkan PDA konvensional pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=i780ear.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/i780ear.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saja Samsung dapat melengkapi standar plug 3.5" untuk handsfree dan earphone maka Device ini dapat menjadi sebuah Multi-media player yang mumpuni, mengingat tersedia puluhan jenis earphone dengan reproduksi suara yang lebih maksimal dibandingkan dengan bawaan pabrik. Jujur saja dengan plug all in (data, charger, handsfree) menjadikan konektivitas tidak fleksibel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme buka tutup lubang cukup mengkhawatirkan saya ketika setiap hari harus melakukan charging, syncronise dengan PC/Laptop dan mendengarkan musik lewat handsfree yang disediakan. Kekhawatiran saya mungkin terlalu berlebihan, namun saya rasa cukup beralasan, mengingat dapat saja tutup lubang charger/kabel data/handsfree dapat saja longgar dan akhirnya lepas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, dengan penggabungan ini lebih mempercantik tampilan Samsung i780, siapapun saya kira sependapat dengan saya, bahwa dengan design minimalis ini samsung akan mudah menjatuhkan hati siapa saja yang memegangnya. Dengan design tipis (12.9mm) membuat device ini akan mudah dikantongi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, Device ini bisa membaca 8 GB transflash/microSD. sama seperti yang saya gunakan dalam gambar (Transcend Transflash/microSD 8GB Class 4). Sebenarnya saya ingin mencoba menggunakan Transflash 16 GB namun di Jakarta belum tersedia, sehingga harus puas memakai ukuran 8GB. Meskipun besar, dengan kondisi saat ini, ukuran 8GB pun hanya tersisa 1/3-nya. mengingat saya dokumen yang terkandung di dalamnya cukup banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BATTERY&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=i780back.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/i780back.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila bagian belakang Samsung i780 dibuka, maka akan tampak seperti gambar di atas. Cukup sederhana kelihatannya. Battery menempati 1/3 bagian dari mesin secara keseluruhan. Samsung juga bermurah hati memberikan tambahan 1 buah battery sehingga dengan demikian apabila dalam perjalanan tiba-tiba device kita kehabisan battery, maka dengan mudah akan menggantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapa kuat sih battery i780 mampu menghidupi device ini? secara umum, battery standard ini tergolong cukup kuat. Meskipun saya tidak melakukan test yang didukung oleh hardware pengetesan. Namun charging ulang setelah digunakan secara intensif 1.5 hari, cukup memberikan alasan bagi saya untuk berkata demikian. Apabila hanya dipake untuk menerima beberapa telp atau SMS saya kira battery ini bisa bertahan lebih lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIPS! : Bagi sebagian orang, melepas battery cover Samsung cukup melelahkan dan membuat sedikit frustasi, mengingat kuatnya kaitan yang mencegah agar tutup battery jatuh dan hilang. Begini caranya. &lt;br /&gt;1. Pegang Device dengan tangan kanan. &lt;br /&gt;2. Kemudian tengkurapkan dengan posisi terbalik sehingga LCD berada tepat di telapak tangan kiri dan thumb boardnya ada di jari tangan kiri juga&lt;br /&gt;3. Setelah device tengkurap dengan posisi terbalik, taruh telapak tangan kanan di atas tutup battery.&lt;br /&gt;4. Berikan tekanan yang wajar ke seluruh bidang cover battery, dan dorong ke depan tutup battery (dengan telapak tangan kanan)&lt;br /&gt;5. Maka, VOILLA!!! Battery cover akan terbuka :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=i780batt3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/i780batt3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi terobosan yang cukup brilian dari Samsung, dalam paket penjualan disertakan kotak yang dapat melakukan charging battery ke dua. Sehingga ini sangat memudahkan bagi mereka yang cukup sibuk dan tidak bisa lepas dari jaringan (HP Mati). Sementara battery utama dipakai di Device, battery cadangan dapat dicharge di mana saja, sepanjang terdapat AC Outlet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KONKLUSI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tak ada yang sempurna di dunia ini termasuk Samsung i780, namun demikian ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan di sini antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;+ Slim, Slik, dan Design yang menarik&lt;br /&gt;+ Ringan dan mudah digenggam&lt;br /&gt;+ Track pad merupakan sebuah inovasi yang oke&lt;br /&gt;+ Prosessor yang cepat&lt;br /&gt;+ ROM &amp; RAM yang besar&lt;br /&gt;+ GPS (Support A-GPS) built in&lt;br /&gt;+ Syncronisasi Mudah&lt;br /&gt;+ Konektivitas yang mudah dan cepat&lt;br /&gt;+ Battery tahan lama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Resolusi layar yang tidak biasa (lack support from 3rd party software)&lt;br /&gt;- QWERTY Thumb board yang elatif kecil&lt;br /&gt;- Nggak ada Autofokus di layar kamera&lt;br /&gt;- Battery cover mudah meninggalkan jejak minyak (fingerprints)&lt;br /&gt;- Design Plug Kabel dana eksklusif&lt;br /&gt;- Nggak ada plug 3.5" untuk earphone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke kira-kira sementara demikian, my On Hands hardware review, mungkin masih banyak hal yang belum saya mengerti mengingat baru beberapa hari saja device ini ada di tangan saya. Khusus untuk review software akan saya tulis dalam posting tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;I N F O&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Photographer : Reza Rachmadiananto&lt;br /&gt;Camera : Canon EOS 400D&lt;br /&gt;Lenses : Tamron 17-50mm f/2.8 XR Di II&lt;br /&gt;Flash : Nissin Di622&lt;br /&gt;Filter : Hoya UV&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-743274491092941236?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/743274491092941236/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=743274491092941236' title='20 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/743274491092941236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/743274491092941236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/10/samsung-i780-red-vallentine-part-one.html' title='SAMSUNG i780 RED VALLENTINE (Part One)'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_i780-fcbk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-1847961242179101409</id><published>2008-10-01T20:11:00.004+07:00</published><updated>2008-10-08T20:28:39.661+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Recent Issues'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><title type='text'>SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=IdulFitri.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 528px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/IdulFitri.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Setelah menempuh ujian selama satu bulan penuh, untuk mengekang hawa nafsu kita, kini tiba saatnya kita rayakan hari kemenangan. Dengan penuh rasa syukur dan keiklasan marlah kita saling memaafkan, silaturahim dan senantiasa berbuat baik dengan sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Taqabbalallahu minnaa wa minkum (Semoga Allah menerima dari kami dan darimu) Minal Aidzin Wal Faidzin (Mohon Maaf Lahir dan Batin)"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat Kami, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reza Rachmadiananto&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-1847961242179101409?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/1847961242179101409/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=1847961242179101409' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/1847961242179101409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/1847961242179101409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/10/selamat-hari-raya-idul-fitri-1429-h.html' title='SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_IdulFitri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-814817546308868547</id><published>2008-09-18T13:27:00.000+07:00</published><updated>2008-10-18T14:26:51.167+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips and Tricks'/><title type='text'>MY WEDDING RING</title><content type='html'>&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=CcnKwn.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt=""  src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/CcnKwn.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada sebuah petang di bulan Februari 2008, sebelum nonton di sebuah Mall di bilangan Tunjungan Surabaya iseng-iseng masuk ke sebuah Toko Perhiasan yang ada di dalamnya. Tanpa punya tujuan khusus, kami melihat, browsing, dan mencoba-coba tanpa ada keinginan membeli. Sebelumnya kegiatan itu, beberapa kali lakukan baik di toko-toko emas di pasar maupun di mall. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ada beberapa pertimbangan kenapa saat-saat itu kami sering mondar-mandir ke Toko Emas, karena saat itu lagi seneng-senengnya belanja untuk persiapan pernikahan kami beberapa saat mendatang. Belum lagi, harga emas perlahan meningkat seiring naiknya harga Bahan Bakar Minyak. Seolah-olah tidak ingin kecolongan, kami memutuskan untuk segera membeli Cincin Kawin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik lagi ke Toko tersebut, ternyata ada satu model yang menurut saya cukup bagus untuk dibeli. Sepasang cincin platina bermata Zircon Terbaik (maklum belum mampu beli permata) dengan kesan modern akhirnya kami pilih (Foto ada di atas). Harganya memang tidak murah, terutama disebabkan harga emas memang saat itu tinggi dan ongkos design yang juga relatif mahal, namun meskipun demikian, cukup worth untuk dibeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar berbagi pengalaman, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum membeli cincin kawin. Perhatikan langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lakukan riset, lakukan browsing di internet, baca majalah, atau kalau sempat jalan ke toko-toko perhiasan. Sebaiknya mulai mencari sekitar 3 bulan sebelum hari pernikahan. Kenapa? sebenernya ini alasan waktu, jadi Anda masih punya cukup kesempatan untuk mencari, berpikirdan melihat kembali cincin kawin yang diinginkan&lt;br /&gt;2. Siapkan budget (terutama siapkan mental), harga cincin kawin harganya beragam tergantung bahan, kandungan, model dan tempat di mana anda beli. Kalau mau agak bagus siapkan dana mulai Rp. 3 Juta - Unlimited &lt;br /&gt;3. Pikirkan beberapa tahun ke mendatang. pastikan model yang dipilih adalah model yang masih ingin dipakai sampai beberapa tahun ke depan.&lt;br /&gt;4. Pilih yang simple dan nyaman dipakai. Disarankan &lt;br /&gt;5. Lakukan pengukuran di saat kondisi tenang dan temperatur tubuh normal. Pernah saya baca jangan melakukannya pada pagi hari karena jari akan sedikit membengkak, karena tubuh masih mengandung garam yang tersimpan dari malam sebelumnya. Ukuran jari juga sedikit berubah setelah Anda berolah raga atau atau saat tubuh dalam keadaan panas dan dingin sekali.   &lt;br /&gt;6. Jika memiliki jari kecil jangan memakai cincin kawin yang berbentuk lebar.&lt;br /&gt;7. Memilih cincin yang mudah dibersihkan adalah keputusan yang bijaksana, semakin simple akan semakin udah dibersihkan. Kalau memaksa memilih model yang rumit, pastikan Anda tahu akan membersihkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berbelanja... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;I N F O&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Photographer : Reza Rachmadiananto&lt;br /&gt;Camera : Canon EOS 400D&lt;br /&gt;Lenses : Canon EF-S 18-55mm 3.5-4.5&lt;br /&gt;Flash : -&lt;br /&gt;Filter : Hoya UV&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-814817546308868547?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/814817546308868547/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=814817546308868547' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/814817546308868547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/814817546308868547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/09/my-wedding-ring.html' title='MY WEDDING RING'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_CcnKwn.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-937474601745608598</id><published>2008-09-10T19:47:00.001+07:00</published><updated>2008-09-10T20:22:26.615+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><title type='text'>H O A X !</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Hoax.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Hoax.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Pagi ini sebelum berangkat kerja, sebuah pesan singkat mampir di PDA saya. Biasanya yang mengirim pesan singkat sepagi ini adalah pasangan saya (nun jauh di ujung timur Pulau Jawa ini), namun ternyata bukan. Nomor telpon pengirim pesan singkat inipun tidak saya kenal, apabila salah seorang kawan atau kenalan pasti muncul nama di antara 1200 buah kontak yang tersimpan di organizer saya ini. Sampai lama saya membaca isi pesan pendek ini, beberapa kali saya ulangi dan akhirnya saya hanya bisa bilang, Sial! &lt;br /&gt;Isi pesannya sangat provokatif, "&lt;i&gt;&lt;forwarded from +6281213131313&gt; hai,nm gw tasya, umr gw 19 thn.lo hrs tlg gw! Tgl 6 stember gw br plg dugem,gw  dbnuh n di copet tpt jm 2 stlh itu tbuh gw dptong jd 13 bag.tpt sebln ini tubuh gw blm trkmpl smw.Kpla gw blm dtmuin.gw lp muka gw krn muka gw drusak sm mrka.lo hrs bntu cri kpla gw! Lo hrs sebar sms ini ke 13 org,jgn smpe brnti di elo! kLo g lo bkal gw gguin tiap jam 2 pagi.lo tba2 bgun n ada kpla dgn muka rata.INI KISAH NYATA.&lt;/i&gt;" Entahlah rasanya kepengen marah saja dapat pesan singkat seperti ini. Bukan apa-apa, bagimana kalau pesan seperti ini mampir kepada orang yang paranoid apakah tidak semakin menjadi beban pikiran? Jelas ini lelucon yang tidak lucu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Jika mau berfikir logis, mana ada orang mati yang sempet kirim SMS? pake bahasa gaul pula. Apa tidak kurang kerjaan tuh orang? Jelas ini HOAX, Sampah! jika saja saya kirimkan ini ke 13 orang lain sesuai perintah bukankah semakin meresahkan masyarakat? Mirip sebuah reaksi berantai sudah pasti akan menyebar dengan cepat dan tak terkendali. Oleh karena itu STOP sampai di sini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang HOAX, sudah puluhan kali mampir dalam inbox SMS maupun inbox e-mail saya, antara lain kirim sms 10 x dan pulsa anda akan bertambah, sms yang bisa membunuh orang, dan beberapa macam lainnya. Salah satu yang masih tersimpan di inbox outlook saya adalah cerita &lt;b&gt;Lintah dalam Kangkung&lt;/b&gt;, yang kira-kira begini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Jika Anda penggemar kangkung, baik itu ca kangkung, petis kangkung, kangkung cos, dll yang berkaitan dengan kangkung, mungkin cerita ini dapat menjadi pertimbangan bagi Anda pada saat akan mengkonsumsi kangkung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendapat cerita ini dari seorang teman, tapi Saya lupa tempat persisnya di negara mana, yang jelas antara Singapura / Malaysia .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari di rumah sakit terkenal, semua dokter kebingungan hanya karena ada seorang anak kecil yang tampan menderita sakit perut. Anak itu dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya setelah 2 hari menderita diare. Sudah bermacam obat sakit perut yang diberikan kepada anak itu, namun diarenya tidak kunjung sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah sakit orang tua anak tersebut ditanya oleh dokter, makanan apa saja yang sudah dimakan oleh anak tersebut selama 2 hari ini. Orang tua anak itu kebingungan, karena sejak anaknya diare otomatis anak tersebut tidak mau makan, dia hanya minum susu, itu pun langsung dikeluarkan lagi. Setelah usut punya usut, ternyata sebelum menderita diare, malamnya anak tersebut baru saja diajak makan kangkung cos di restoran oleh orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter segera melakukan rontgen, ternyata di usus anak tersebut telah berkembang biak lintah dengan anaknya yang kecil-kecil. Dokter angkat tangan dan menyatakan tidak sanggup mengambil tindakan medis apapun. Akhirnya anak kecil tampan yang malang itupun meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usut punya usut, ternyata lintah itu sebelumnya bersemayam di dalam batang kangkung yang besar. Memang, untuk penggemar kangkung cos yang paling enak adalah batangnya, apa lagi jika dimasak oleh seorang ahli, maka kangkung cos rasanya akan menjadi renyah. Lintah yang berada di dalam batang kangkung itu tidak akan mati walau dimasak selama apapun, apa lagi untuk kangkung cos proses memasak tidak terlalu lama untuk menghasilkan rasa kangkung yang enak. Lintah hanya akan mati jika dibakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam usus anak tadi, lintah yang tadinya hanya 1 dalam 2 hari berkembang biak dengan cepatnya karena terus menerus menghisap darah yang ada, otomatis dokter juga kebingungan, bagaimana mematikan/membersihkan lintah yang telah sangat banyak tersebut dari dalam usus anak malang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur, sejak mendengar cerita itu, kesukaan saya akan kangkung menjadi berkurang, boleh dibilang sudah 1 bulan ini saya sama sekali tidak mengkonsumsi kangkung dalam bentuk apa pun, bukan karena menjadi paranoid, tapi bagi saya lebih baik menjaga segala kemungkinan yang ada, toh tidak hanya kangkung yang dapat kita konsumsi, masih banyak sayur lain yang dapat kita makan dengan meminimalisir segala kemungkinan “lintah” yang terselip di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga cerita ini dapat menjadi pertimbangan untuk kita semua pada saat ingin mengkonsumsi kangkung.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas ini tak masuk akal, bagaimana lintah bisa bersemayam di dalam batang kangkung? sementara kangkung tersebut dimasak, dan saya yakin dengan suhu yang tinggi sehingga cukup untuk melenyapkan benda-benda asing selain sayuran itu. Selain itu e-mail ini penuh kejanggalan yang susah ditulis karena saking banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So!? Kesimpulannya, bagi yang pernah menerima kiriman seperti ini jangan asal forward saja, lihat, baca dan rasakan dulu. Sekiranya akal sehat bilang tidak, ya jangan teruskan! jangan jadikan kecemasan orang lain menjadi sebuah komoditas dan lelucon yang tidak lucu, kecuali kalau anda mau digolongkan sebagai orang-orang b*d*h! duh...&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-937474601745608598?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/937474601745608598/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=937474601745608598' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/937474601745608598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/937474601745608598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/09/h-o-x.html' title='H O A X !'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Hoax.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-802816531040931891</id><published>2008-08-31T17:16:00.001+07:00</published><updated>2008-09-10T19:38:15.937+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><title type='text'>MARHABAN YA RAMADHAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=MasjidCiater.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/MasjidCiater.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Tak terasa sudah setahun berlalu sejak Hari Raya kemarin. Pekerjaan dan rutinitas lainnya membuat waktu berjalan, tak terasa namun pasti, dan tiba-tiba saja tersadar bahwa bulan Ramadhan akan dimulai esok pagi... Ramadhan (رمضان) merupakan bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah. Sepanjang bulan ini pemeluk agama Islam melakukan serangkaian aktivitas keagamaan termasuk di dalamnya berpuasa, shalat tarawih, peringatan turunnya Al Qur'an, mencari malam Laylatul Qadar, memperbanyak membaca Al Qur'an dan kemudian mengakhirinya dengan membayar zakat fitrah dan ditutup rangkaian perayaan Idul Fitri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ramadhan bagi sebagain orang mungkin memiliki romantisme tersendiri, bagaimana masing-masing individu memaknai secara pribadi bulan Suci ini. Membangun sebuah hubungan vertikal antara "kawulo - gusti" yang lebih erat dan penuh kasih sayang antara sesama manusia. Seolah-olah berlomba mendapatkan berkah illahi, sungguh sayang sekali dilewatkan. Gusti Allah berjanji bahwa pada bulan ini siapapun yang memohon akan diberi dan siapapun yang melakukan kebaikan akan dibalas berlebih kali lipat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri menyadari bahwa 11 bulan terakhir, kurang dekat dengan Gusti Allah, terasa begitu lebar jarak denganNya. Ada banyak hal yang membuat hubungan yang seharusnya erat ini terasa jauh dan hampa. Dalam kontemplasi diri malam ini, perasaan terasing di dalam ritme kehidupan keseharian tak terelakkan. Bagai sebuah layang-layang putus dihempas angin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah, di dasar lubuk hati terdalam, esok... keinginan untuk lebih berbakti kepada Allah terasa lebih berkobar, tak seperti biasanya. Mungkin sebuah langkah kecil yang pelan namun pasti lebih berharga daripada sebuah lompatan kuantum yang entah kapan terjadi. Hanya bersyukur bahwa hari ini, masih diberikan kesempatan menyaksikan datangnya bulan suci tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;.... Marhaban yaa Ramadhan, Mohon Maaf Lahir Batin ...&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-802816531040931891?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/802816531040931891/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=802816531040931891' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/802816531040931891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/802816531040931891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/08/marhaban-ya-ramadhan.html' title='MARHABAN YA RAMADHAN'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_MasjidCiater.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-8051028313900219844</id><published>2008-08-27T22:04:00.003+07:00</published><updated>2008-08-28T23:08:26.261+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Recent Issues'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Human Interest'/><title type='text'>TIKET KERETA API, BETAPA SULIT DIRAIH...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Waktu sudah menunjukkan pukul 10.30, ketika saya masuk kamar setelah pulang kerja. Memang agak kepulangan malam ini lebih lambat dari malam dari biasa, sehabis makan malam dengan calon klien, saya sempatkan memeriksa dan meneruskan pekerjaan di kantor. Lelah dan mengantuk sepertinya sudah sulit dibedakan mana yang lebih berpengaruh. Dan Tak berapa lama kemudian saya sudah terlelap tanpa sempat mandi dan gosok gigi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 02.30 dini-hari Software Weker (Alarm) di PDA saya berbunyi, duuh... belum lagi nyenyak sudah harus bangun sepagi ini. Jujur saya lebih suka membenamkan kepala dalam selimut hangat saya, terlebih dalam suhu 22 derajat seperti saat ini. Namun saya tetap bergegas bangun, menuju ke meja kerja, dan selanjutnya membuka outlook untuk memeriksa E-mail yang masuk. Tiga atau empat e-mail sudah dibaca, dan sesudah itu saya mandi. Lantas kenapa sepagi ini saya sudah bangun, mandi dan selanjutnya berdandan selayaknya akan pergi ke kantor? hmmm.... saya akan mencoba peruntungan untuk memperoleh tiket kereta api untuk mudik lebaran!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AntriTiket01_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AntriTiket01_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Pukul 02.45 saya berangkat dari rumah untuk menuju Stasiun Gambir, di Jakarta Pusat. wuih... dengan nyaman sekali saya melalui jalan-jalan yang pada siang hari macet tanpa halangan. Beberapa kali saya lihat pedagang2 sayur sedang mengangkut dagangannya dengan sepeda motor. Dari rumah menuju ke Stasiun Gambir Mungkin hanya 10 menit, maklum punya kesempatan memacu kendaraan sampai dengan 110 km/jam! :) Berharap keajaiban, tidak terlalu banyak pengantri, tapi apa yang terjadi, antrian sudah panjang sekali! foto ini diambil pukul 04.00! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; Memang sudah jadi kebiasaan, setelah PT. KAI memberlakukan pemesanan tiket sampai dengan 30 hari sebelum keberangkatan, calon pemudik mengantri untuk mendapatkan tiket untuk sebulan kemudian dengan berbagai tujuan di Pulau Jawa. Saya sendiri yakin, hari ini tidak hanya Stasiun Gambir yang sibuk, tapi Stasiun-stasiun lain di Jabodetabek juga sibuk. Jatinegara, Kota, Tanah Abang, Bekasi, maupun Bogor tentu dipenuhi dengan para pengantri. Jangan dibayangkan bahwa ini mudah, beberapa orang yang saya temui pagi ini mengatakan mereka telah mengantri sejak pukul 11 Malam! betapa hebat perjuangan mereka untuk sebuah tiket. Namun, melihat fenomena ini mungkin baiknya jangan hanya dipandang pada sebuah proses jual dan beli, namun bagaimana manusia memaknai sebuah kepentingan di luar batas-batas ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memperoleh tempat antrian jaauuuhhh sekali dibelakang, kalau anda sempat datang ke Stasiun Gambir di Lobby Utara, pasti anda melihat counter Dunkin' Donuts di situ, dan dapat pula anda bayangkan berapa jarak Counter dengan loket! :( Nah saya berdiri beberapa meter dari situ (arah ke menjauhi loket). Ya sudah pasrah deh, dapat nggak dapat saya sudah ijin ke Bos, kalau telat masuk kantor. Saya sudah memperkirakan betapa lamanya antrian ini, terlebih dengan posisi saya saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mendengarkan Musik dari Creative Zen Micro saya, saya mencoba memejamkan mata untuk tidur (bersila di atas koran) di antara riuh beberapa orang pengantre bermain Gaple! (Gila bener nih, persiapannya sudah benar2 matang he..he..). Namun suara musik lounge yang saya nikmati tak kunjung membuai saya. Tiba-tiba, diumumkan dibuka queuing line baru! ada tambahan 2 loket yang akan dibuka, spontan dengan langkah seribu saya berusaha mendapatkan tempat 'terdepan'. Namun, saya hanya mampu memperoleh tempat ke 17 di antara 6 line yang dibuka! artinya perhitungan secara kasar urutan saya berada di atas 100 pengantre hanya untuk di Stasiun Gambir! entah di urutan ke berapa andai kata stasiun lainnya juga dihitung.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AntriTiket02_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AntriTiket02_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;Pukul 06.00 antrian untuk loket sebelah seperti ini. Betapa crowd dan meletihkan. Anda tentu bisa membayangkan bagaimana nanti model antrian para penumpang eknomomi yang baru dibuka menjelang H-7! sudah pasti jauh lebih banyak dan sudah pasti melelahkan karena sudah masuk dalam bulan puasa. Saya sendiri hanya bisa bersabar, dan pasrah bisa dapat tiket atau tidak, mengingat pola penjualan PT. KAI adalah online, dengan skema first in, first serve! dari puluhan Stasiun yang tergabung dalam system online akan berlomba menginput pembelian dari pengantre dalam waktu yang relatif singkat! belum lagi ditambah masuknya beberapa travel agent yang dapat melakukan input dari kantor masing-masing, semakin menambah keraguan saya akan mendapatkan tiket kereta pagi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 07.00 loket di buka! dan dimulailah perlombaan itu, ditik demi detik begitu menegangkan. Dalam waktu 2 menit (atau mungkin sekitar 3 pengantre) tiket kereta Gajayana (Jakarta - Malang) Ludes! semakin panik saya... beberapa menit berikutnya menyusul Argo Lawu (Jakarta - Solo) Sold Out!... tak lama berselang, Kereta Bima (Jakarta - Surabaya via Selatan) habis! padahal masih ada 10 antrian di depan saya. Taksaka (Jakarta - Jogja) Habis! Sembrani (Jakarta - Surabaya) menyusul, setelah pengantri di depan saya meninggalkan loket. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan saya sebenarnya ke Tulungagung, dan kereta yang seharusnya tepat untuk saya adalah Gajayana, namun apa daya semua sudah di luar kuasa. Akhirnya saya berdiri di depan loket, dan sebagian besar jurusan telah habis. Sempat panik dan nggak tahu mesti pilih apa. Mbak-mbak petugas loket dengan keras menyadarkan saya.... Ayo pak, cepetan pak, banyak yang antri... Dengan gugup saya tanyakan, ada Gajayana (meski saya menyimak dengan jelas pernyataan petugas yang terdengar speaker), habis pak... ayo cepet pak, yang lainnya saja... sahut si Mbak di dalam Loket. Saya tanyakan kemudian, kereta apa saja yang tersisa untuk tanggal 26 September 2008 Jurusan Surabaya, dengan tidak sabar Si Mbak menjawab Argo Angrek!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AntriTiket03_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AntriTiket03_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;Ya sudah, mengingat ada dua orang lain yang mengamanahkan tiket ini, maka dengan terpaksa saya tebus nilai perjalanan sebesar Rp. 450 ribu per orang atau sebesar Rp. 1.350 juta untuk tiga orang! (naik berpuluh persen dibandingkan perjalanan reguler dengan kereta yang sama) Sudahlah... saya sampai speechless, mau ngomong apapun juga nggak bisa... Padahal perjalanan saya tidak akan berhenti sampai harga yang saya bayarkan ini, di mana seletah sampai Kota Surabaya saya harus melakukan perjalanan menggunakan bus AKDP (Antar Kota Dalam Propinsi), yang mungkin sekali akan menaikkan ongkos transportasinya pula... Memang tak banyak pilihan yang ada didepan saya, namun di antara pilihan yang sulit itu saya tetap harus memilih, dan ini pilihan saya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah bahagia atau sedih, dengan dapatnya tiket ini, namun setidaknya saya mencoba untuk berfikir positif, bahwa saya dapat memanfaatkan liburan lebaran dengan baik, tanpa harus kehilangan satu haripun di Jakarta. Mengingat tanggal 26 September 2008 merupakan tanggal terakhir bekerja sebelum Hari Raya Idul Fitri... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I N F O&lt;br /&gt;Photographer : Reza Rachmadiananto&lt;br /&gt;Camera : XDA IIs&lt;br /&gt;Lenses : -&lt;br /&gt;Filter : -&lt;br /&gt;Scanner : Epson&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-8051028313900219844?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/8051028313900219844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=8051028313900219844' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/8051028313900219844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/8051028313900219844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/08/tiket-kereta-api-betapa-sulit-diraih.html' title='TIKET KERETA API, BETAPA SULIT DIRAIH...'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_AntriTiket01_a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-6977723865364174648</id><published>2008-08-24T15:58:00.013+07:00</published><updated>2008-08-24T22:49:51.870+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Le Gallerie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>THE EXOTIC BELITUNG</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Di bawah ini adalah beberapa frame hasil jalan-jalan sekaligus hunting ke Pulau Belitung, di Propinsi Bangka-Belitung. Jujur saja saya kagum, ternyata ada tempat seperti ini di Indonesia :) Dan untuk melengkapinya, silahkan baca &lt;a href="http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/08/fr-foto-hunting-belitung.html" target="_blank"&gt;catatan perjalanan&lt;/a&gt; saya. Okey, kira-kira pemandangan exotic Pulau Belitung adalah seperti di bawah... :)&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TANJUNG TINGGI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#1&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjTinggi01_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjTinggi01_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;#2&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjTinggi02_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjTinggi02_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#3&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjTinggi03_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjTinggi03_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#4&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjTinggi04_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjTinggi04_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#5&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjTinggi11_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjTinggi11_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#6&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjTinggi12_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjTinggi12_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#7&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjTinggi13_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjTinggi13_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#8&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjTinggi15_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjTinggi15_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#9&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjTinggi14_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjTinggi14_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BUKIT BERAHU&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#1&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=BBerahu01_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/BBerahu01_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TANJUNG KELAYANG&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#1&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjKelayang02_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjKelayang02_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#2&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjKelayang01_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjKelayang01_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PULAU LENGKUAS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#1&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PLengkuas03_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PLengkuas03_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#2&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PLengkuas04_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PLengkuas04_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#3&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PLengkuas05_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PLengkuas05_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#4&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PLengkuas07_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PLengkuas07_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#5&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PLengkuas08_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PLengkuas08_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#6&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PLengkuas09_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PLengkuas09_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#7&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PLengkuas10_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PLengkuas10_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#8&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PLengkuas11_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PLengkuas11_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#9&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PLengkuas13_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PLengkuas13_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PULAU BURUNG&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#1&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PBurung02_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PBurung02_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#2&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PBurung01_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PBurung01_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#3&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PBurung03_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PBurung03_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#4&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PBurung04_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PBurung04_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#5&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PBurung05_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PBurung05_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SMELTER&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#1&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Smelter01_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Smelter01_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#2&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Smelter02_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Smelter02_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MISCELLANEOUS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#1&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjKelayang04_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjKelayang04_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#2&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjKelayang07_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjKelayang07_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#3&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjKelayang08_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjKelayang08_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#4&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjKelayang09_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjKelayang09_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;#5&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PLengkuas15_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIXED: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 353px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PLengkuas15_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;I N F O&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Photographer : Reza Rachmadiananto&lt;br /&gt;Camera : Canon EOS 400D&lt;br /&gt;Lenses : Tamron 17-50mm f/2.8 XR Di II&lt;br /&gt;Filter : Hoya UV&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-6977723865364174648?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/6977723865364174648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=6977723865364174648' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/6977723865364174648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/6977723865364174648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/08/exotic-belitung.html' title='THE EXOTIC BELITUNG'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_TjTinggi01_a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-1827151482815905184</id><published>2008-08-24T00:22:00.011+07:00</published><updated>2008-08-24T15:57:09.674+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>[FR] FOTO HUNTING BELITUNG</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;DAY ONE 16.08.2008 (03.00-22.30)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oahem... sambil menguap, saya memperhatikan jam weker saya yang tengah berbunyi. Waktu sudah menunjukkan pukul 03.15 pagi. terlalu dini bagi saya untuk bangun sebenarnya. Namun, hari ini memang lain dari biasanya, di samping waktu bangun yang berbeda, hari ini saya juga punya kegiatan yang tidak biasa pula. Hunting Foto di Pulau Belitung di Propinsi Babel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Bel01.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Bel01.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Semalam, Sehabis merampungkan acara 17-an di Kantor, seperti lomba dan kegiatan lainnya, segera saya pulang ke rumah. Untuk mempersiapkan gear dan peralatan lain. BTW kira-kira peralatan yang saya bawa dan harus muat dalam satu tas/carrier adalah seperti foto di samping. Isinya antara lain Body Camera, lensa-lensa, filter batere, tripod, pakaian, handphone, kacamata dan beberapa barang lainnya. Bagi saya menyusun barang-barang bawaan seperti di samping lebih memudahkan dalam melakukan checking dan memastikan semua barang yang dibutuhkan telah terbawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Packing dan persiapan peralatan, rampung pukul 23.00, dan segera setelahnya saya tidur! dan bangun tepat di 03.15 WIB. Mumpung bangun di sepertiga malam, (biasanya sih tidak mungkin saya bagun sepagi ini) saya sempatkan Sholat Tahajud. Mandi dan melakukan persiapan kecil lainnya, prosesi selesai pukul 03.45. Dan sebelum saya menyetop taxi menuju ke Bandara Soekarno Hatta, saya mampir ke warung sebelah rumah yang belum tutup meski sudah menjelang subuh. Sepiring Indomie Goreng Telor, saya pesan untuk memastikan perut sudah ada isinya, in case dalam perjalanan nanti tidak menemukan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Bel02.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Bel02.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Lantas, kenapa mesti pagi-pagi sekali? berdasarkan jadwal penerbangan yang ada (Sriwijaya Air), trip menuju Pulau Belitung hanya pada pukul 06.45 dan 15.45, dan kebetulan flight yang dipakai untuk ke Belitung adalah flight pertama. Jadi mesti tepat waktu, ga boleh ada acara telat, maksimal pukul 05.00 sudah harus berkumpul di terminal 1B Bandara. Jreng-jreng.... :) Saya sudah menginjakkan kaki di Bandara ini pukul 04.30 WIB, memang agak kepagian sih dan oleh karena itu masih sempat melihat terdapat orang tidur di bangku luar terminal keberangkatan 1B.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Bel03.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 267px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Bel03.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Tak berapa lama kemudian, beberapa Rombongan yang tergabung dalam Club Fotografi Kantor saya datang. Memang semua telah berusaha maksimal untuk datang tepat waktu, meski akhirnya ada beberapa orang yang datang terlambat. Bisa dimaklumi-lah, toh banyak alasan kenapa mesti terlambat. Setelah tepat terkumpul 16 orang peserta (1 orang lainnya menyusul di belakang dengan flight sore), kami segera melakukan Check In di Counter Sriwijaya Air. Ternyata banyak sekali peralatan yang dibawa rombongan fotografer ini, sampai ada belasan barang yang mesti dititipkan di bagasi pesawat, karena tidak mungkin untuk dibawa masuk ke kabin. BTW, suasana ruang checkin pagi ini, lumayan cukup ramai. Bisa dimaklumi bahwa 3 hari ke depan adalah hari libur, so pasti banyak orang memanfaatkan waktu liburnya untuk ke luar kota. Sebagai tambahan informasi, perjalan Jakarta - Tanjung Pandan (Ibu Kota Belitung) ditempuh selama hanya 45 menit. Yang terpenting penerbangan kami tidak mengalami hambatan yang berarti, cuaca cerah, tidak ada turbulence, pemandangan juga dapat terlihat dengan sempurna dari balik jendela pesawat. Pokoknya semua aman terkendali... halah..! :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Bel04.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Bel04.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Begitu menginjakkan kaki di Bandara H. AS. Hanandjoeddin, Tanjung Pandan, Belitung tubuh langsung disambut udara segar, khas daerah yang jauh dari polusi. Meski tidak dapat dikatakan dingin, namun kesegaran ini cukup memberikan nuansa yang berbeda. Hanya sedikit catatan, bahwa kondisi ruang klaim bagasi menurut saya agak kurang nyaman, sempit dan tanpa AC, terlebih dengan hadirnya penumpang yg tidak sedkit belum lagi ditambah porter dan penjemput, semakin membuat pengap!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Bel05.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 267px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Bel05.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Perjalanan dari bandara menuju ke Kota Tanjung Pandan memakan waktu kurang lebih 20 menit, seharusnya bisa lebih cepat. Lantas kenapa bisa lebih lambat? Ada dua titik kemacetan yang sempat saya amati ada dalam perjalanan ini, yaitu di dua SPBU yang kami lewati bersama rombongan. Puluhan kendaraan roda empat baik truck maupun mobil pribadi berjajar antri premium, belum lagi ratusan sepeda motor dan penumpangnya tak ketinggalan pula. Meski antri dan berusaha rapi, hal tersebut tidak dapat banyak membantu, terlebih lagi karena sepeda motor banyak tumpah ke jalan, sehingga menghambat pengguna kendaraan lainnya. Yang jadi pertanyaan kenapa mereka antri? ternyata menurut informasi BBM sedang langka di Belitung, dan ini bukan kali yang pertama, sudah beberapa bulan masyarakat harus menghadapi keadaan ini. Untuk memperoleh BBM masyarakat harus antri panjang. Dengan adanya kelangkaan ini membuat masyarakat semakin sulit hidupnya, mereka harus meninggalkan aktivitas produktif mereka hanya untuk antri BBM. Kalaupun ada bensin eceran saya rasa harganya akan semakin mahal saja. Kembali ke topik perjalanan, meski agak tersendat kendaraan masih tetap dapat melaju :) tidak seperti di Jakarta, kalau sudah macet, para pengendara hanya bisa pasrah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pertama kami di Tanjung Pandan adalah Makan! tidak bisa tidak, harus makanan khas Belitung! akhirnya tour guide kami (yaitu rekan kerja kami yang ditempatkan di Pulau ini) berhenti di sebuah Ruko. Pertama kali tidak terlalu meyakinkan, mengingat di depan Ruko ini terdapat konter Handphone! kalau tidak jeli mengamati, mungkin kesan rumah makan akan lenyap sama sekali. Oh ya, sayang saya tidak sempat mencatat lokasi rumah makan ini, namun sebagai petunjuk, tempat ini ada di seberang Supermarket PUNCAK, di pusat kota Tanjung Pandan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Bel06.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Bel06.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Okey, tanpa berpanjang lebar, makanan yang dimaksud adalah Mie khas Belitung... kalau di Jakarta banyak sekali penjual Mie Bangka, nah sekarang yang coba kami nikmati adalah Mie Belitung :D Tentu saja tour guide kami bukan tanpa alasan mengajak kami makan di sini. Konon, Bondan Winarno, pakar kuliner dan penjelajah makanan yang terkenal di TV itu pernah mampir di sini dan tentu saja Mie ini termasuk kategori Mak Nyuesss....! Next, Secara kasat mata makanan ini berbentuk Mie Kuah, tidak berbeda dengan Mie Kuah pada umumnya. Yang membedakan mie-nya bertekstur besar dan relatif tidak kenyal, typikal mie buatan rumahan. Kuahnya kental (mungkin ada semacam campuran kanji) dan manis, terasa pas ditambah sedikit sambal. Tambah semakin nikmat dengan topping udang, kentang, (semacam) tahu?, tauge dan irisan mentimun sebagai acar, tak lupa segenggam emping melinjo menambah kelengkapannya! :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Bel07.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Bel07.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Selesai makan kami segera menuju penginapan. BUNGA PANTAI, begitulah orang-orang menyebutnya. Terletak di Jl. Pattimura No. 25 Tanjung Pandan. Terletak persis di samping pantai. Sederhana memang seperti tampak gambar di samping, namun toh kami hanya akan menghabiskan malam untuk tidur setelah seharian hunting. Yep! Setelah semua unpacking barang bawaan, kami segera mempersiapkan gear kami dan berangkat menuju tempat hunting pertama untuk hari ini. Tanjung Tinggi! Sebelum berangkat tentu saja, sedikit briefing dan berdoa bersama dilakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjTinggi08_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjTinggi08_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Pantai Tanjung Tinggi dapat ditempuh dengan menggunakan mobil pribadi selama 45 menit (31 km dari Tanjung Pandan). Pantai ini berpasir putih, dan unik karena terdapat ratusan batu granit besar yang tersebar di kedua semenanjung dan juga di laut di depan pantai. Ukuran granit mulai dari beberapa meter kubik hingga ratusan meter kubik, lebih besar dari sebuah bangunan sebesar rumah. Jika datang kesini Anda bisa naik, berjalan dan melompat diantara granit untuk menikmati pemandangan tidak biasa (yang tentu saja amat indah) dari setiap sudut anda berdiri. Bentuk dari batu-batu besar itu juga unik, sebagian membentuk gua, yang dapat digunakan berteduh dari panas. Pasir putih ada dimana-mana sepanjang pantai. Jika anda berkeluarga dan berencana berlibur dengan keluarga, anak-anak akan sangat suka bermain di sana. Karena ombak tidak besar, air lautnya jernih dengan permukaan bawah laut yang berpasir, anak-anak akan sangat suka bermain di pantai. Anda tidak perlu khawatir dengan serangan ikan hiu, karena tidak pernah terjadi di Belitung. Satu-satunya bahaya yang harus diwaspadai adalah ubur-ubur, kalau udah menyengat bisa bahaya tuh! BYW, penampakan di sebelah adalah saya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tertakjub-takjub akan indahnya pantai ini, segera kami mengeluarkan perlengkapan perang kami dan menghambur-hamburkan shutter! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski baru makan jam 09.00 dengan Mie Belitung tadi, dalam cuaca yang panas dan terik, pukul 12.30 perut sudah terasa sangat lapar. Tak perlu bersusah payah mencari, Ada paling tidak dua puluh rumah makan seafood sederhana di sepanjang pantai. Ini adalah tempat untuk anda beristirahat sejenak, minum kopi atau memesan makan siang. Menu utama adalah makanan laut. Hanya saja, jangan berharap anda mendapatkan pelayanan sekelas restoran di mall. Mereka hanya orang-orang biasa dari desa yang membuka restoran sederhana. Jangan khawatir, masyarakat di sana selalu ramah pada semua tamu, sama seperti umumnya orang Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kaget, kami memesan makanan untuk hampir 20 orang, dan baru dapat didelivery setelah menunggu 1,5 jam! Namun, penantian panjang itu tertebus dengan kenikmatan masakan yang tiada tara... Nasi putih panas yang mengepul! Ikan(maaf saya nggak hafal nama ikan-nya, hanya Gulai Ikan Napoleon saja yang teringat he.. he..) dimasak berbagai macam cara, goreng, bakar, gulai dan pepes. Masih ada yang lain, cumi goreng tepung, udang, ca kangkung dan sambel yang mantap semakin membuat siang itu semakin nyaman. Tak lupa, dalam occasion seperti ini air kelapa muda yang diperoleh dari buah kelapa yang segar meramaikan suasana makan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjTinggi05_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjTinggi05_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Selesai makan, acara memotret masih dilanjutkan sampai sore hari. Semakin sore langit semakin cerah, biru dan menawan. semakin membuat semangat menghabiskan sisa memori sore ini. Oh ya dalam sesi pemotretan di Pantai Tanjung Tinggi ini, kami sempet diwawancarai oleh TV Lokal Belitung, Belitung TV! bahkan sempet diambil gambar untuk ucapan selamat atas berdiri-nya stasiun televisi tersebut he..he... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemotretan di Pantai Tanjung Tinggi berlangsung sampai pukul 15.30, dan trip selanjutnya untuk pemotretan Sunset adalah Bukit Berahu. Sebagai Informasi Bukit Berahu adalah resort yang berlokasi di Desa Tanjung Binga berdekatan dengan Kampung Nelayan Tanjung Binga sekitar 18 Km dari Tanjungpandan. Bukit Berahu dilengkapi dengan kolam renang, cottage dan restoran yang dibangun di atas sebuah bukit kecil di tepi laut. Dari titik tertinggi di restoran Bukit Berahu kita dapat menyaksikan panorama yang menarik ke arah pesisir pantai Tanjung Binga. Cottage Bukit Berahu terletak di tepian pantai dan menghadap langsung ke laut lepas. Bangunan cottage Bukit Berahu dirancang dari kayu dengan gaya khas tradisional Belitung. Anda akan menuruni tangga menurun yang lumayan terjal untuk mencapai cottage di tepi pantai. Anda akan sangat menikmati pemandangan pasir putih yang dihiasi bebatuan granit sambil menyaksikan perahu nelayan yang melintas pada saat matahari tenggelam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=BBerahu01_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 390px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/BBerahu01_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Sayang kami tidak dapat memperoleh Sunset yg sempurna. Ketika mendekati Horizon, matahari yang seharusnya dapat terlihat mata telanjang saat tenggelam, tertutup awan. Jadi gampangnya ngomong, sore ini Gagal Total! ya sudah tidak mengapa, toh kuasa alam juga tidak bisa dilawan... So nikmati aja bukan? :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara selanjutnya pulang ke penginapan. Mandi dan membersihkan badan. Sesudah itu Makan! Makan malam kami pada hari yang pertama ini Makanan Masakan Padang "Balenong". Kenapa Makanan Masakan Padang? toh di Jakarta juga banyak. He..he.. kami agak trauma dengan lamanya pesanan makanan restoran yang menyajikan masakan hasil laut, seperti siang ini. Rasa lelah dan mengantuk membuat kami enggan menunggu. Setidaknya masakan padang kan dapat dikatakan masakan yang siap saji :) sehingga pilihan yang realistis adalah ini. Tak banyak yang bisa diceritakan tentang Masakan Padang, di mana-mana rasa dan bentuk sudah pasti 11-12 (alias mirip dan tidak ada beda), ada Rendang, Ayam Goreng, Gulai Kakap, Peyek Udang, Sambel Hijau dsb... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya setelah makan malam selesai, ada sesi sharing foto. Namun demikian acara tersebut digantikan acara lain yang lebih menarik, kenalan dengan pegawai kantor di Cabang Belitung! Acara cukup gayeng dalam suasana yang nyaman. Keakraban dibangun dari kesamaan pekerjaan, dan baru acara berakhir pukul 22.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;DAY TWO 17.08.2008 (08.00 - 23.30)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yep! pagi ini saya masih agak mengantuk... meski sudah pukul 07.00 WIB mesih merasa kurang saja tidurnya. Setelah mandi, segera Saya menuju ke ruang makan. Sudah tersedia Nasi Goreng dan Telor Ceplok Goreng. Memang sih, makanan typikal penginapan banget. Nggak terlalu istimewa kalau tidak bisa disebut biasa. Tapi dalam keadaan darurat, perut harus tetap di isi sebagai sumber energy untuk memotret siang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara hunting dimulai dengan berdo'a bersama oleh ketua kelompok di penginapan sebelum berangkat. Dalam melakukan aktifitas apapun, memang berdo'a sangat penting, bagaimanapun juga semua kembali kepada Allah sebagai penguasa Alam, manusia hanya bisa meminta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjKelayang02_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjKelayang02_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Trip hari ini dimulai dari Pulau Lengkuas, namun demikian sebelum menyeberang kami akan melakukan pemotretan di Pantai Tanjung Kelayang. Sedikit informasi Pantai Tanjung Kelayang terletak di Kecamatan Sijuk sekitar 27 Km dari Tanjungpandan ibukota Kabupaten Belitung. Tanjung Kelayang memiliki pesisir sepanjang kurang lebih 1,5 Km dengan lebar pantai ± 7 M pada saat pasang tertinggi dan ± 10 M pada saat pasang terendah. Pantai Tanjung Kelayang meliputi area seluas 60 Hektar. Memiliki karakteristik pantai berpasir putih dan laut biru yang tenang dengan panorama pohon kelapa di sepanjang pesisirnya. Karakter pantai yang sungguh cocok untuk berenang atau berjemur di antara bebatuan granit yang tersusun menakjubkan. Lantas kenapa kami mampir dulu ke Pantai Tanjung Kelayang? karena kapal yang akan membawa kami ke Pulau Lengkuas berlabuh di sini dan rombongan akan berangkat dari tempat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Pantai ini kami bertemu dengan empat pengunjung lain dari Jakarta yang akhirnya dengan sedikit bujukan berhasil menjadi Model dadakan, yang rela untuk melakukan pose-pose yang membutuhkan tenaga seperti melompat dan berlari.. ha..ha.. :) terlebih lagi dalam cuaca seterik ini... :) Bahkan dalam scene selanjutnya mereka berempat ikut ke Pulau Lengkuas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjKelayang06_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 267px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjKelayang06_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Mungkin sekitar 1 jam kami menghabiskan shutter di pantai ini, pasir putih, sinar matahari, air yang jernih membuat betah berlama-lama, but time is running out! jadwal mesti di tepati kalau tidak tertinggal. 2 buah kapal (kalau tidak boleh disebut dengan perahu sederhana) membawa rombongan kami ber 23 termasuk dengan 4 pengunjung yang saya sebut di atas. Menurut pengemudi kapal masing-masing kapal punya kapasitas maksimal 15 orang penumpang. Pulau Lengkuas kami tempuh dalam waktu 30 menit. selama dalam perjalanan, pemandangan alam menuju Pulau ini begitu indah dan menakjubkan. Pulau-pulau kecil, bebatuan granit, maupun air laut yang jernih senantiasa ada di sekeliling kami. Sesuai dengan tulisan di website remi Pemkab Belitung Pulau ini berada di Kecamatan Sijuk. Pulau ini terkenal dengan Mercusuar yang masih berdiri tegak, dibangun pada tahun 1882 oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Sampai saat ini mercusuar tersebut masih berfungsi dengan baik sebagai penuntun lalu lintas kapal yang melewati atau keluar masuk Pulau Belitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sampai di Pulau Lengkuas, tanpa membuang banyak waktu kami segera menggelar peralatan tempur, dan segera mengamburkan shutter... he..he.. namun keindahan alam dan angin sepoi-sepoi membuat saya banyak menghabiskan waktu tidur-tiduran di atas pasir pantai yang lembut, dibawah pohon yang rindang. Saya Sempat terlelap beberapa saat akibat kenyamanan pulau ini. Tak banyak orang yang datang ke pulau ini. Saat kami datang ada 3 orang fotografer dari Medan, Jakarta dan Solo sedang melakukan pemotretan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PLengkuas12_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PLengkuas12_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Tak ingin sia-sia datang ke sini, saya sempatkan untuk naik ke Puncak Mercusuar yang umurnya lebih dari satu abad ini. Bangunan Mercusuar masih tampak kokoh namun karat dan warna yang usang tidak dapat menutupi usia-nya. Untuk dapat naik ke puncak Mercusuar membutuhkan tenaga ekstra, mengingat ada 18 tingkatan yang harus dilalui sebelum dapat sampai puncak. Belum lagi gear yang harus dibawa, akan semakin membebani. Oh ya, tangga untuk mencapai puncak juga tidak mudah, dengan anak tangga yang sempit hanya cukup untuk satu telapak kaki, belum lagi pegangan tangan yang berkarat, yang pasti anda wajib berhati-hati kalau naik ke atas. Setelah sampai di atas, kelelahan dan rasa letih terbayar lunas! keindahan sekeliling pulau sukar sekali dilukiskan, hijau dan biru air laut diselingi warna putih pasir senantiasa ada di sekeliling pulau. Bebatuan, pohon kelapa dan warna hijau pepohonan seolah menjadi aksesoris yang menarik dalam landscape pemandangan yang indah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan siang kami lewatkan dengan menu Ikan bakar yang dimasak di pulau ini, sederhana memang, namun karena lapar, rasa yang sederhana itu cukup menambah selera makan. Bukankah makanan apa saja, jika kita lapar akan terasa nikmat. Seolah mendapatkan energi baru, dan memang demikian, sesudah makan kembali saya berputar pulau mencoba menemukan spot yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin siang, ternyata semakin banyak pengunjung yang datang ke pulau ini, sehingga untuk melakukan pemotretan agak kurang terasa nyaman. Bukan karena kehadiran pengunjung, namun frame yang saya ambil muncul object lain diluar yang saya kehendaki. Beberapa pengunjung duduk-duduk di hamparan pasir putih di bawah pepohonan, beberapa pengunjung lainnya mandi dan snorkling di pantai yang jernih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, di pulau ini telah terjadi musibah! Oakley Juliet Ducati saya jatuh dan dengan sukses menghantam serpihan karang... Lensa sebelah kiri dengan sukses tergores. Goresan tersebut membekas seluas 9 mm2. Jujur saya sempet shock dan udah Bete sepanjang siang itu, membuat mood untuk memotret hilang seketika. Tak ada yang perlu disesali, jatuhnya Juliet saya juga karena kesalahan saya... ya sudah, nikmati aja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa sudah empat jam kami menghabiskan waktu di pulau ini. Sebelum meninggalkan pulau kami sempatkan untuk melakukan foto bersama atau yang biasa disebut Foto Keluarga. Bukan apa-apa, memang naluri bahwa setiap orang pengen nampang di kamera he..he... biasanya kami yang memotret sekali-kali boleh dong dipotret :) Setelah beberapa shots, kami segera mengemasi barang dan melanjutkan ke tempat berikutnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PBurung01_a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 267px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PBurung01_a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Pulau Burung terletak di lepas Pantai Tanjung Binga Kecamatan Sijuk. Di Pulau ini terdapat bongkahan bebatuan di bibir pantai yang menyerupai paruh seekor burung sehingga pulau ini dinamakan Pulau Burung oleh penduduk setempat. Sebenarnya dari Pantai Tanjung Kelayang menuju Pulau Lengkuas anda melewati pulau ini, namun dari informasi yang saya peroleh, biasanya pulau ini disinggahi setelah berkunjung dari Pulau Lengkuas bukan sebaliknya. Menuju ke pulau ini dapat ditempuh 15- 20 menit menggunakan perahu nelayan. Secara umum fisik pulau ini sedikit lebih besar daripada Pulau Lengkuas, dengan pasir putih selembut tepung di sisi Selatan dan bebatuan granit di sisi Utara. Objek paling menarik dari pulau Burung adalah batu granit yang berbentuk seperti paruh burung (seperti yang saya tulis di atas). Selain itu di bagian selatan pantainya sangat nyaman untuk dipakai bermain air karena tidak terdapat batu karang di bawahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera setelah mendarat, beberapa dari kami tidak segera membongkar peralatan-nya namun lebih memilih duduk-duduk dan menikmati pemandangan di bawah rimbunnya pohon kelapa. Beberapa yang lain segera melepas pakaian luar dan segera menceburkan diri ke air laut yang jernih dengan riak ombak kecil. He..he... begitulah fotografer, masih seperti manusia biasa, suka bermain dan bermalas-malasan :) Saya sendiri pun demikian, dengan sebotol air mineral ditangan saya malah tiduran di atas pasir, berteduh dibawah pohon yang rindang sambil memandang laut lepas, bagaimanapun juga akan sangat sayang sekali jika keindahan ini dilewatkan hanya untuk dipandang melalui lensa. Setelah puas, 15 atau 20 menit kemudian segera mencari angle dan spot terbaik untuk memotret!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 15.30 Kami mengemas barang dan segera menuju ke Tanjung Kelayang lagi untuk kembali ke daratan besar, dan mengejar sunset di sana. Namun ternyata di tengah perjalanan kembali, rombongan mampir di Pulau Babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak banyak yang bisa saya ceritakan di Pulau ini. Yang jelas pulau babi merupakan salah satu dari pulau-pulau yang tersebar di sekitar Pulau Belitung. Saya tidak melakukan eksplorasi di pulau ini, mengingat sudah cukup lelah, bahkan tripodpun saya tinggal di perahu. Ketika mendarat saya hanya sempatkan memotret beberapa frame saja. Dan selanjutnya saya lebih banyak berdiam, sambil tiduran di atas pasir, emandang rekan-rekan yang sedang memotret 4 Orang model dadakan :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terlalu lama kami menghabiskan waktu di pulau ini. Mungkin sekitar 45 menit kami di sini dan segera menuju kembali ke daratan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TjKelayang17.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TjKelayang17.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Sesampai di Tanjung Kelayang ternyata ada keramaian di sana. Pengunjung tampak mengerumuni sesuatu. Setelah mendekat, ternyata ada lomba tarik tambang! Acara Lomba ciri khas perayaan 17-an he..he.., dan memang hari ini adalah HUT Kemerdekaan RI ke 63! Selamat Ulang Tahun Negeriku, semoga makin jaya selamanya! Rencana mengambil Sunset di sini urung dilaksanakan, mengingat beberapa dari kami kelelahan dan malas menggerakkan badan setelah menemukan tempat duduk enak di sudut restoran yang telah tutup sore itu. Jadi, waktu yang seharusnya digunakan untuk memotret Sunset digunakan untuk berbincang santai melepas lelah :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup lama kami menghabiskan senja di Pantai Tanjung Kelayang untuk berbincang. Setelah dirasa cukup kami segera kembali menuju ke Kota Tanjung Pandan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan rencana semula, kami tidak langsung kembali ke penginapan, namun langsung makan malam untuk menghemat waktu. Dan makan malam malam kami malam ini adalah di sebuah restoran, tak jauh dari tempat penginapan kami, mungkin sekitar 200-300 meter, dan masih terletak di Jalan Pattimura Tanjung Pandan. Nama restoran ini, PANDAN LAUT. Menyediakan aneka masakan, terutama masakan laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini menu makan kami adalah Ikan Tengiri Bakar, Cumi Goreng Tepung, Udang Goreng Saus Mayonaise, Ca Jamur, Ca Kangkung, Ca Jamur, dan beberapa masakan lain. Menunggu pesanan masakan matang, segelas besar Soda Gembira (Soda, Syrup dan Susu Kental Manis) menjadi pilihan melepas dahaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa sudah hampir satu jam kami menunggu, Soda Gembira di gelaspun sudah semakin menipis, namun pesanan tak kunjung tiba... :( Duuh... laper! Yah apa boleh buat, mengingat masakan-masakan yang kami pesan adalah masakan type fresh served makanya butuh waktu yang agak lama menyiapkannya. Berbeda misalnya dengan type masakan soto, rawon, masakan padang, apalagi fried chicken! :) Meski menunggu, kami masih cukup sabar dan mengisi waktu panjang itu untuk ngobrol dan berbagi ilmu satu dengan yang lain, sampai akhirnya masakan pesanan terhidang di Meja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm... yummy! penantian panjang yang melelahkan (duh!) terbayar sudah, sepiring nasi putih panas secuil Ikan Tengiri bakar, 2 potong calamari goreng tepung, Ca Kangkung secukupnya dan tentu saja sejumput sambal pedas menuntaskan rasa lapar! Jujur saja, masakan di sini di luar ekspektasi, semuanya enak! mantep dan Mak Nyuess... :D Bagi anda yang sempat mampir di Tanjung Pandan, tak ada salahnya makan di tempat ini, harga yang anda bayar akan setimpal dengan rasa yang didapat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya... setelah makan kenyang, pukul 20.30 kami sampai di penginapan! segera saja membersihkan diri, mandi dan gosok gigi... hehe.. :) Sesudah itu, ibarat orang mau perang, peralatan tempur juga mesti dibersihkan. Peralatan fotografi akan rentan terganggu akibat bersinggungan langsung dengan environmet laut. Kadar garam yang tinggi dengan mudah akan membuat karat pada bagian besi di peralatan fotografi anda. Oleh karena itu, basuhan menggunakan lap kain halus yang dibasahi air tawar sangat perlu untuk menghilangkan bekas uap air laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya malam ini ada acara sharing session dan pembagian doorprize dari sponsor. Namun mungkin banyak yang lelah, acara tersebut urung dilaksanakan. Saya sendiripun setelah membersihkan gear fotografi saya, tiba-tiba terlelap begitu saja, dan terbangun baru pukul 23.30 malam di mana semua orang sudah beranjak tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;DAY THREE 18.08.2008 (07.00 - 15.30)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Bel08.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Bel08.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Saya terbangun karena suara hujan. Semula saya berfikir bahwa saya bermimpi mendengar hujan, namun setelah membuka mata dan 100% sadar, ternyata di luar kamar penginapan sedang turun hujan lebat! Gila! alamat berantakan schedule siang ini ke daerah Membalong. Acara yang di siapkan untuk siang ini, sebelum kembali ke Jakarta adalah Hunting di Membalong yang terletak kurang lebih 60 km arah selatan kota Tanjung Pandan. Membalong sendiri berdasarkan informasi belum merupakan daerah tujuan wisata yang umum. Tempat ini hanya direkomendasikan untuk para petualang atau fotografer landscape yang tidak mengharapkan tersedianya fasilitas lengkap. Tujuan kami ke tempat ini adalah Tanjung Batu Lubang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera saja saya mandi dan Sarapan. Oh ya sarapan kita pagi ini adalah Mie Goreng + Telor Ceplok Goreng. Entah lapar atau entah karena hujan, sarapan pagi ini rasanya jauh lebih enak dibanding sarapan Nasi Goreng kemarin pagi. Selesai makan, tampaknya hujan tidak tampak akan berhenti. Ya sudah, saya sudah mengikhlaskan pagi ini mungkin sesi hunting foto bakalan tidak terlaksana. Akhirnya sembari menunggu hujan reda, di ruang makan, ditemani segelas kopi panas kami berbincang dan menghabiskan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bincang-bincang tersebut, dilakukan pengundian doorprize. Hadiah yang diundi masih seputar fotografi tentunya. Ada sebuah kamera digital pocket, tas kamera, backpack kamera, kartu memori, pouch dan beberapa asesoris lainnya. Thank God! meski nggak dapat hadiah pertama saya mendapatkan sebuah Transcend SDHC 4 GB. Lumayan, meskipun sampai saat ini saya belum memiliki Device yang menggunakan kartu memori jenis ini, hadiah ini membuat sedikit motivasi bertambah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Bel09.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Bel09.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Sampai pukul 09.30 kami berbincang, dan diputuskan untuk segera mengemas barang-barang bawaan kami. Acara kami setelah check out dari penginapan adalah mencari dan berbelanja oleh-oleh, dilanjutkan makan siang di Kota Tanjung Pandan, kemudian hunting di Smelter (tempat peleburan) Timah, dan yang paling akhir menuju ke Bandara. Acara berkemas cukup cepat dilaksanakan, tidak sampai satu jam semua sudah beres rapi serta dipastikan tak ada lagi yang tertinggal. Dan tepat pukul 10.30 kami sudah Meninggalkan penginapan BUNGA PANTAI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Bel10.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 267px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Bel10.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Setelah Check Out dari penginapan, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan sebelumnya, kami mencari oleh-oleh penganan khas Pulau Belitung. Dan atas petunjung dari "guide" lokal kami, rombongan berhenti di sebuah rumah penduduk. Ternyata tempat ini merupakan tujuan kami membeli oleh-oleh khas Belitung. Dari luar, rumah tersebut tampak sama dengan rumah-rumah di sekitarnya, yang membedakan adalah hadirnya sebuah papan berukuran 80 cm x 60 cm di depan pagar yang bertuliskan KERUPUK ASLI BELITUNG dan No Telp Pemiliknya. Di dalam ruang tengah terdapat rak-rak dan wadah berisi bermacam-macam kerupuk. Bahan baku kerupuk tersebut sudah pasti berhubungan dengan laut, mengingat Pulau Belitung sangat kaya dengan hasil laut. Ada kerupuk Udang, Kerupuk Ikan, Kerupuk Cumi, Terasi dan sebagainya. Saya sendiri belanja oleh-oleh kerupuk secukupnya, yang terpenting bisa dibagi dan pantas untuk rekan di kantor maupun di rumah. He..he.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Bel11.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 267px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Bel11.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Setelah selesai berbelanja dan memborong oleh-oleh, waktu telah menunjukkan pukul 12.15, berarti sekarang saatnya makan siang. Dan makan siang kita kali ini adalah Rumah Makan PRIBUMI yang terletak di Jl. MT Haryono No. 21 Tanjung Pandan. Type masakan yang tersedia adalah masakan model rumahan. Tersedia berbagai macam masakan yang semuanya siap disajikan (mengingatkan saya akan rumah makan Tegal). Dengan demikian pelanggan dapat langsung memilih menu apa yang ingin dinikmati. Dengan demikian kali ini, kami harap tidak terlalu lama makanan akan tersedia di meja makan :) Namun ternyata, dugaan saya salah besar, masakan yang telah siap sajipun, membutuhkan yang cukup lama sampai terhidang di meja. Memang patut di maklumi, si Ibu pemilik rumah makan kan harus menyiapkan masakan untuk 20 orang, jadi ya wajarlah kalau time service-nya lama. Satu komentar saya setelah mencicipi masakan Pribumi ini, Gila bener! makanan yg ada di belitung nggak ada cerita nggak enak! Masakannya nikmat sekali, ada Kepiting Goreng (Dagingnya dicincang, dimasukkan ke cangkang, selanjutnya digoreng bersama telur), Kepiting Oseng Telur, Sambel Goreng Hati, Gulai Tahu, Sambel Goreng Krecek, Gulai Ikan, dsb... wuih manteplah dan enak pokoknya. Vote untuk Kepiting Gorengnya! Saya sendiri sebenernya nggak terlalu suka kepiting, bukan karena rasa, namun males sekali harus berusaha keras untuk mendapatkan daging dibalik cangkangnya, namun khusus untuk kepiting goreng di sini berbeda... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm... Belanja oleh-oleh sudah, Makan siangpun sudah, Sekarang waktu-nya hunting foto di Smelter (peleburan) Timah. Sebenernya hunting foto di sini di luar skenario, namun daripada menunggu pesawat di bandara lebih baik dimanfaatkan untuk hunting Human Interest di sini. Sedikit introduksi sejak lama Pulau Belitung lekat dengan timah. Namun itu dulu, tepatnya dimulai tahun 1952, saat sebuah perusahaan swasta belanda melakukan usaha penambangan timah di Billi-ton, nama Belitung dulunya. Kejayaan timah di Belitung, seakan berakhir sejak PT Timah membubarkan unit penambangan timah Belitung, tahun '90-an. Kini, yang tersisa hanyalah kolong-kolong, sebutan untuk bekas reklamasi yang berubah menjadi kolam atau danau, dan artefact ini akan jelas kelihatan kalau diamati dari pesawat udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Bel12.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Bel12.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Meski Industri Timah yang besar telah meninggalakn Belitung, bukan berarti Industri Timah di sini mati dan habis, terbukti dari masih adanya Smelter yang tersisa dan berusaha hidup dari bahan tambang yang ada. Untuk mencapai lokasi ini, butuh waktu 30 Menit perjalanan darat. Oh iya, jalan-jalan yang kami lewati punya kualitas yang baik, sehingga perjalanan tidak pernah di hambat oleh jalan berlubang ataupun jalan rusak. Terletak di antara Kota Tanjung Pandan dan Bandara H. AS. Hanandjoeddin, sehingga sesi hunting kami di sini cukup logis dan secara waktu akan efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di Lokasi Smelter, yang mirip dengan pabrik pada umumnya, kami segera melakukan pemotretan, utamanyanya dengan tema Human Interest. Pemilik Smelter sangat kooperatif, mengingat acara ini sifatnya hobby dan bukan termasuk business intelegence. Acara hunting di sini tidak dapat berlangsung lama, mengingat batas waktu keberangkatan pesawat sudah semakin dekat. Mungkin sekitar 30 Menit kami habiskan waktu di sini, tak banyak frame yang berhasil saya dapatkan. Hanya beberapa saja yang dapat dibilang sharp! yang lainnya blur dan goyang.... hehehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suka atau tidak, kami harus segera kembali ke Menuju Bandara &lt;br /&gt;H. AS. Hanandjoeddin jika tidak ingin tertinggal pesawat. Barang bawaan kami semakin menumpuk dengan tambahan oleh-oleh yang dibeli tadi... dan tepat pukul 15.30 kami terbang kembali menuju Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;I N F O&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Photographer : Reza Rachmadiananto&lt;br /&gt;Camera : Canon A460&lt;br /&gt;Camera : Canon EOS 400D&lt;br /&gt;Lenses : Tamron 17-50mm f/2.8 XR Di II&lt;br /&gt;Filter : Hoya UV&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-1827151482815905184?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/1827151482815905184/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=1827151482815905184' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/1827151482815905184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/1827151482815905184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/08/fr-foto-hunting-belitung.html' title='[FR] FOTO HUNTING BELITUNG'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Bel01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-5644885683941523290</id><published>2008-08-03T10:56:00.006+07:00</published><updated>2008-08-03T12:02:18.424+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><title type='text'>MANFROTTO 055XPROB &amp; 804RC2</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sekarang saatnya melakukan review singkat terhadap Tripod Manfrotto 055XPROB &amp; Head 804RC2. By The Way, ini merupakan tripod keempat saya, tiga tripod pertama saya merupakan tripod biasa, seharga 75-150 ribu, chungkuo punya lah... Jadi membandingkan diantara keempatnya relatif agak sulit (baca: bukan kelasnya). Namun demikian, saya akan ceritakan sedikit "when it out of the box", mungkin cerita-ini belum terlalu lengkap mengingat saya belum melakukan trial run di lapangan. Daripada kepanjangan let's go get it!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MANFROTTO 055XPROB&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Man02.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Man02.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Spesifikasi Umum :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;closed length :&lt;/b&gt; 65.5 cm&lt;br /&gt;&lt;b&gt;minimum height :&lt;/b&gt; 10 cm&lt;br /&gt;&lt;b&gt;maximum height :&lt;/b&gt; 178,5 cm&lt;br /&gt;&lt;b&gt;maximum height (with center column down) :&lt;/b&gt; 142 cm&lt;br /&gt;&lt;b&gt;weight :&lt;/b&gt; 2.40 kg&lt;br /&gt;&lt;b&gt;load capacity :&lt;/b&gt; 7.00 kg&lt;br /&gt;&lt;b&gt;color :&lt;/b&gt; black&lt;br /&gt;&lt;b&gt;patent :&lt;/b&gt; patented&lt;br /&gt;&lt;b&gt;material :&lt;/b&gt; aluminum&lt;br /&gt;&lt;b&gt;leg cross section :&lt;/b&gt; round&lt;br /&gt;&lt;b&gt;column cross section :&lt;/b&gt; three-faceted&lt;br /&gt;&lt;b&gt;leg sections :&lt;/b&gt; 3&lt;br /&gt;&lt;b&gt;bubble spirit level (no) :&lt;/b&gt; 1&lt;br /&gt;&lt;b&gt;leg angles :&lt;/b&gt; 23°,45°,65°,88°&lt;br /&gt;&lt;b&gt;center column :&lt;/b&gt; rapid&lt;br /&gt;&lt;b&gt;section center column :&lt;/b&gt; 1&lt;br /&gt;&lt;b&gt;column tube diameter :&lt;/b&gt; 28mm&lt;br /&gt;&lt;b&gt;attachment :&lt;/b&gt; 3/8"&lt;br /&gt;&lt;b&gt;legs tube diameter :&lt;/b&gt; 29, 4, 25, 20mm&lt;br /&gt;&lt;b&gt;suggested dolly :&lt;/b&gt; 127, 127VS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, tripod ini tergolong besar dan panjang (maksudnya dibandingkan dengan 3 tripod saya terdahulu), sama seperti yang saya sampaikan dalam &lt;a href="http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/07/hey-ive-got-new-tripod.html" target="_blank"&gt;tulisan saya&lt;/a&gt; sebelumnya, mungkin jika dibawa untuk bepergian, traveling, atau hiking tripod ini agak memberatkan dan merepotkan. Selilisih 1 kg, jika dibawa sesaat mungkin tidak terasa, namun bayangkan apabila anda membawanya saat bepergian dengan pasangan atau keluarga anda, panas dan lelah... kelebihan beban 1 kg terasa akan makin menyiksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Tapi, sisi positifnya tripod berat, terlepas dari persoalan transporting yang disebutkan di atas, jika melakukan tugasnya, tripod semacam ini akan memberikan rasa aman terhadap beban yang akan dibawa-nya (maksimum sampai dengan 7 kg). Apakah Anda pernah merasakan memotret outdoor, misalnya di gunung atau di pantai lantas tripodnya bergoyang-goyang tertiup angin sepoi-sepoi? :) hingga long shutter yang seharusnya bisa membuat photo landscape yang bagus jadi berantakan? atau saat memotret di rooftop sebuah gedung perkantoran 40 lantai, angin menghancurkan pengambilan gambar light trail?  he..he.. mungkin dengan tripod yang berat hal itu bisa diminimalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tripod berbahan dasar aluminum ini, memiliki 3 bagian (section) kaki yang dapat dipanjangkan (semakin sedikit section, umumnya akan lebih kuat). Ketika dilebarkan, tripod ini memiliki 4 kunci besi yang terletak di pangkal yang akan menahan agar tidak terbuka tanpa disengaja. Masing-masing kaki dapat dilebarkan dengan sudut 23°,45°,65° sampai 88° (hampir menyentuh lantai). Enaknya, kaki-kaki ini saling independen (tanpa pengait terhadap center column) sehingga kalau misalnya ada di tempat tidak rata, dengan mudah kita dapat menyesuaikan ketingguannya. Oh ya tripod ini juga dilengkapi dengan semacam waterpass yang disebut bubble spirit level. Sepintas cukup presisi untuk mengukur bidang datar, namun tampaknya saya akan banyak mengabaikan indikator ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dapat dipasang pada ground level, Tidak seperti tripod biasanya, 055XPROB menawarkan sesuatu yang berbeda yaitu center column yang dapat ditarik sehingga membentuk sudut horizontal. Ini diperlukan untuk melakukan pemotretan sudut tertentu (misalnya makro atau sudut ekstrim lainnya). Cara memasangnya pun gampang, tinggal kendurkan kunci pengait, tarik sampai penuh, kemudian tekan tombol kecil di ujung center column, dan voila!!! dengan mudah anda menidurkan (horizontal) center column.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BTW, Kebetulan saya menyukai tripod yang tinggi biar tidak terlalu membungkuk ketika mengambil gambar, ketinggian tripod ini tanpa column tengah ditarik adalah 142cm, kalau ditarik akan menjadi 178.5cm. Dengan tinggi 170cm sebenarnya sudah berlebihan saya memakai tripod ini, belum lagi kalau head terpasang di center column. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kedua kaki tripod terdapat selubung foam (mirip karet) yang berfungsi sebagai isolator (aluminum adalah penghantar suhu yang baik). Dengan adanya foam ini, misalnya kita memotret pada suhu di bawah 5°C, sewaktu memegangnya tangan tidak akan terasa dingin, dibandingkan harus menyentuh bagian besinya. Bagi saya, dengan adanya foam ini, bagi saya cukup memudahkan terutama saat dibutuhkan handling tangan, agar semakin stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MANFROTTO 804RC2&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Man09.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 535px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Man09.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Spesifikasi Umum :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;height&lt;/b&gt; : 12.0 cm&lt;br /&gt;&lt;b&gt;weight&lt;/b&gt; : 0.75 kg&lt;br /&gt;&lt;b&gt;load capacity&lt;/b&gt; : 4.00 kg&lt;br /&gt;&lt;b&gt;panoramic rotation&lt;/b&gt; : 360°&lt;br /&gt;&lt;b&gt;color&lt;/b&gt; : black&lt;br /&gt;&lt;b&gt;material&lt;/b&gt; : technopolymer&lt;br /&gt;&lt;b&gt;lateral tilt&lt;/b&gt; : -30° / +90°&lt;br /&gt;&lt;b&gt;front tilt&lt;/b&gt; : -30° / +90°&lt;br /&gt;&lt;b&gt;quick release&lt;/b&gt; : yes&lt;br /&gt;&lt;b&gt;secondary safety system&lt;/b&gt; : yes&lt;br /&gt;&lt;b&gt;plate type&lt;/b&gt; : quick release - with 1/4-20" screw&lt;br /&gt;&lt;b&gt;attachment (bottom)&lt;/b&gt; : 3/8" female thread&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk alasan selera memotret dan akan saya pergunakan untuk apa, maka saya memilih 3 way panhead dibandikan dengan ballhead. Memang, untuk kecepatan komposisi Ballhead menang di atas panhead (tinggal kendurkan kunci siap untuk melakukan komposisi). Namun demikian beberapa kenalan saya menyarankan untuk menggunakan panhead untuk pemotretan landscape, nightshot, studio, maupun product. 3 way panhead memberikan saya peluang untuk melakukan adjustment pada sumbu x, y dan z yang mana memberikan kontrol lebih baik ketika melakukan multi shots.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika datang ke toko, saya memutuskan pada Manfrotto 804RC2, dan sampai saat ini cukup puas memilikinya. Para Insinyur di Manfrotto membuat head ini dari bahan semacam polymer yang disebut adapto. Bahan ini dalam kekuatan dapat disejajarkan dengan aluminum namun 50% lebih ringan. Dibandingkan dengan aluminum, Adapto merupakan material ideal untuk peralatan fotografi, mengingat bahan ini tahan panas dan tidak akan mengalami korosi maupun oksidasi. Selain itu, Adapto merupakan bahan yang dapat mengabsorb vibrasi, yang mana akan dapat memberikan support pada jepretan tanpa getaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, head ini memiliki fitur yang cukup dapat diandalkan antara lain kapabilitas untuk dapat melakukan Pan, Tilt dan Swivel. Masing-masing pengaturan memiliki indikator dalam satuan derajat, sehingga dengan demikian, akan mudah bagi kita untuk memperoleh hasil yang presisi. Head ini memiliki pegas/per counterbalance yang akan mengabsorb tekanan dari beban kamera bila jatuh/menunduk (untuk kembali ke sudut 0°), untuk diketahui, pegas ini hanya diletakkan dalam sumbu tilt. Oh iya, di head ini juga disediakan buble level meter, sama di kamera mungkin saya akan banyak mengabaikannya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfrotto juga mengaplikasikan sistem locking yang cukup baik, di mana quick-release plate tidak akan terbuka meskipun kita telah membuka kunci utama. Kunci utama baru terbuka apabila kunci kedua ditekan sehingga dengan demikian dapat memberikan proteksi ganda, agar gear kita tidak mudah terlepas tanpa sengaja. Quick-release plate-nya sepertinya juga cukup kuat, material terbuat dari Adapto di mana alasnya dilapisi semacam spons untuk mengabsorb getaran. Untuk lepas-pasang dari body, baut quick release dilengkapi tuas, sehingga untuk mengencangkan maupun mengendurkannya tidak membutuhkan alat bantu seperti uang logam ataupun obeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berat mencapai 750 gram atau setara 0.75 kilo, apabila digabungkan dengan 055XPROB maka total beratnya mencapai 3.15 kg. Yah, memang cukup berat untuk konfigurasi sebuah tripod, terlebih lagi untuk dibawa jalan-jalan. Beban maksimal yang mampu ditopang oleh 804RC2 adalah sebesar 4 kg. Ditest menggunakan System saya yang terdiri dari Canon 400D, Batere grip, Canon 70-200 f:4 L USM (tanpa tripod collar) dan flash Nissin, head ini mampu menopangnya dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sesuai dengan &lt;a href="http://www.manfrotto.com/Jahia/news/site/manfrotto/cache/offonce/pid/16203" target="new"&gt;Manfrotto Configurator&lt;/a&gt; konfigurasi sistem yang saya bangun tidak balance, mengingat sebenarnya support maksimum 055XPROB, 7 Kg sementara untuk 804RC2 hanya 4 kg, sehingga secara total sistem, maksimal load dihitung dari mana yang paling rendah. Bagi saya, sementara ini tidak terlalu bermasalah, mengingat saya butuh kaki yang lebih kuat dibanding Head yang support sampai 7 kg, terlebih lagi sistem terberat saya sampai saat ini mungkin cuma 3.5kg. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total tinggi dengan konfigurasi lengkap (column tengah tetap berada di tempatnya ) dengan kaki terbuka adalah 154cm, cukup tinggi dan enak untuk mengatur komposisi eye level. Membungkuk sih tetep, tapi tidak terlalu lah. Kalau center column dinaikkan dapat memanjang sampai 190cm, dan sepertinya nggak mungkin dalam kondisi normal akan saya naikan sampai setinggi ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;CARRYING CASE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Man07.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 535px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Man07.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang seribu sayang, untuk gear seharga lebih dari Rp. 2 Juta ini tidak menyediakan carrying case (bahkan handstrap harus beli lagi). Menurut saya, mestinya dikasih gratis sebagai bundling tripod. Terlebih lagi dibandingkan tripod seharga Rp. 90,000.- saja sudah include case. Berdasarkan katalog yang ada, harga carrying case untuk tripod ini berkisar antara Rp. 300 ribu sampai di atas Rp. 1 juta. What the .... ?! Yah, memang mahal sih... itupun nggak readystock di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, cukup menyesali diri tanpa jalan keluar, akhirnya saya mencari carrying case lain. Sebelumnya saya pernah melihat carrying case tripod generik di pasar baru, Jakarta Pusat. Akhirnya, meluncurlah saya ke sana. Yep, saya akhirnya menemukan carrying case tripod generik merk VISA. Setelah diukur, yang pas untuk 055XPROB adalah VISA dengan ukuran XL (seharga Rp. 65 ribu, harga berbeda sesuai ukuran). Namun, namanya juga generik, tentu saja nggak 100% fit. Saya harus melepas 2 tuas pengaturan Tilt &amp; Swivel agar konfigurasi tripod + head bisa masuk. Tapi untungnya carrying case ini menyediakan saku yang cukup besar untuk dapat menyimpan 2 tuas dan aksesoris kecil lainnya. Memang tidak praktis, tapi apa boleh buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KONKLUSI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecuali untuk carrying case, saya puas! Overall 055XPROB cukup memenuhi ekspektasi saya terhadap tripod yang baik. Kuat, stabil, kokoh dan well-build (kecuali untuk beratnya). Dengan harga sebesar Rp. 1,4 Juta, Saya rasa memang agak mahal, namun melihat apa yang saya peroleh rasanya cukup worthed. Apalagi saya tidak berencana berganti tripod sekali satu tahun (cukup satu untuk selamanya). demikian halnya dengan head-nya. Saya cukup puas 'it has build quality', movement untuk Pan, Tilt &amp; Swivel-nya lumayan smooth. Meskipun tidak menawarkan kecepatan komposisi, namun memberikan nilai lebih pada kepersisisan, dan kontrol lebih baik di sudut x, y, dan z. Untuk head seharga Rp. 604.800.- saya rasa cukup worth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;I N F O&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Photographer : Reza Rachmadiananto&lt;br /&gt;Camera : Canon EOS 400D&lt;br /&gt;Lenses : Tamron 17-50mm f/2.8 XR Di II&lt;br /&gt;Flash : Nissin Di622&lt;br /&gt;Filter : Hoya UV&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-5644885683941523290?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/5644885683941523290/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=5644885683941523290' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5644885683941523290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5644885683941523290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/08/manfrotto-055xprob-804rc2.html' title='MANFROTTO 055XPROB &amp; 804RC2'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Man02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-5752376581078288889</id><published>2008-07-29T23:35:00.002+07:00</published><updated>2008-08-03T17:46:42.582+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><title type='text'>HEY... I'VE GOT A NEW TRIPOD!</title><content type='html'>&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Man01.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Man01.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Siang ini sehabis makan di luar kantor, iseng mampir ke toko kamera di bilangan Gunung Sahari. Sudah beberapa bulan ini, punya keinginan untuk membeli tripod dengan kualitas yang baik. Sebenarnya saya sudah memiliki Tripod, namun kualitasnya kurang begitu meyakinkan, daripada kehilangan gear photography (yang harganya nggak murah itu) akhirnya harus dipaksakan untuk beli baru dengan kualitas memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya datang ke toko ini, pilihan telah dijatuhkan ke Manfrotto. Research, Googling maupun nanya di beberapa forum fotografi telah dilakukan. Beberapa orang kenalan saya, baik di dunia nyata maupun internet menyarankan untuk tidak setengah2 dalam melakukan investasi pada tripod. Artinya sudah jelas, kalau tidak bagus ya ndak usah beli sekalian, dan sudah jelas kalo mau bagus ya.. mahal pastinya. :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke deh, balik ke toko tersebut, saya langsung menuju ke tripod corner, di mana terdapat beberapa pilihan yang dipajang. Selain Manfrotto, ada beberapa pilihan merk dari negeri Cina. Mungkin 10-15 menit saya sendirian di situ, memilih dan mencoba. Tak berapa lama datang SPB (Sales Promotion Boy) untuk menanyakan apa yang bisa dibantu. Saya bilang butuh Tripod, dan si SPB spontan menanyakan apakah saya suka tavelling, saya jawab itu salah satu hobby saya dan berencana untuk membawa-nya sebagai gear yang wajib dibawa dalam setiap perjalanan :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dengan jawaban seperti itu, si SPB menyarakan untuk mengambil Manfrotto 190XPROB, oleh karena bobotnya yang relatif ringan, mungil, namun tetep kuat dengan demikian mudah untuk dibawa bepergian. Oke, setelah berdiskusi saya ambil tripod ini. Saat si SPB mengambil tripod yang baru di gudang, saya sempatkan mencoba Manfrotto 055XPROB. Kebimbangan mulai muncul di hati, saya lihat TAG price-nya, hanya selisih kurang dari Rp. 200 ribu, saya akan memperoleh tripod yang jauh lebih kokoh, lebih tinggi, lebih besar daripada Manfrotto 190XPROB. Tentu saja bukan tanpa masalah, semua yang "serba lebih" tadi harus ditebus dengan bobot yang "lebih berat" 700 gram. Tentu saja ini akan menjadi masalah tersendiri, jika dibawa travelling, hiking, ataupun berwisata. Kalau nekat, siapkan saja Rhreumason atau Koyo panas anti encok! blah... he..he.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah suggest (yang kalau dipikir agak ngawur...) dari driver kantor yang ikut masuk, akhirnya pilihan jatuh ke Manfrotto 055XPROB. Alasannya simple, lebih besar, lebih kuat dan sepertinya tahan akan lebih lama. Yang jelas dengan dimensi yang lebih besar, akan mampu menahan hembusan angin sepoi-sepoi waktu dibawa ke pantai atau ke gunung untuk memotret landscape, di samping itu rasa confident bahwa tripod ini akan mampu menopang gear saya semakin bertambah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana dengan head-nya? Tanpa Head, tripod ibarat motor tanpa roda, useless alias ndak berguna! Berbeda dengan kebanyakan tripod terutama yang bukan seri professional, biasanya Head &amp; Tripod terkait dalam satu paket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke Next, berbicara tentang kebutuhan, maksud saya tentang hobi memotret, jika memotret menggunakan tripod, saya lebih banyak menghabiskan shutter saya pada landscape, product, night photography &amp; still life. So? saya tidak terlalu membutuhkan kecepatan dalam melakukan komposisi, yg saya butuhkan lebih banyak kepada ke-presisian. Sehingga dengan jelas, untuk sementara atau sampai dengan saat ini ballhead dikesampingkan, jadi kesimpulannya sebagai pasangan Manfrotto 055XPROB dipilihlah Panhead! Manfrotto 804RC2, 3 way Pan Head. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I  N  F  O  :&lt;br /&gt;Photographer : Reza Rachmadiananto &lt;br /&gt;Camera : Canon EOS 400D&lt;br /&gt;Lenses : Tamron 17-50mm f/2.8 XR Di II&lt;br /&gt;Flash : Nissin Di622&lt;br /&gt;Filter : Hoya UV&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-5752376581078288889?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/5752376581078288889/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=5752376581078288889' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5752376581078288889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5752376581078288889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/07/hey-ive-got-new-tripod.html' title='HEY... I&apos;VE GOT A NEW TRIPOD!'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Man01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-3808115170534415585</id><published>2008-07-15T21:45:00.004+07:00</published><updated>2008-08-01T13:17:27.760+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips and Tricks'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>TERSESAT?.... BELI GPS SEGERA !!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Semua berawal dari perjalanan saya pada bulan Juni 2008 kemarin ke Bandung, Jawa Barat, memang bukan perjalanan pertama kali (hampir tiap bulan saya datang ke Bandung). Saat itu, saya ditugaskan oleh kantor untuk suatu keperluan di Pemkab Bandung di daerah Soreang, sambil menyelam minum air (apalagi urusan selesai pukul 11.30), saya sempatkan untuk datang ke klien saya di daerah Dayeuhkolot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, driver saya bukan termasuk orang yang hafal jalanan Bandung. Apalagi ini ada di daerah pinggiran. Sesudah berputar-putar nggak jelas, antara 1-1.5 jam, akhirnya sampai juga ke tujuan di daerah Dayeuhkot. Memang sih, kalau telaten bertanya tak akan sesat di jalan he..he.., tapi akan lebih mudah jika dalam perjalanan berbekal peta atau device navigasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah selesai urusan, dalam perjalanan Bandung - Jakarta via Tol Cipularang terfikirkan untuk membeli GPS (Global Positioning System) sebagai teman perjalanan. Beberapa hari kemudian, terwujudlah rencana pembelian GPS tersebut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya ada beberapa pertimbangan GPS device yang ingin saya beli antara lain :&lt;br /&gt;1. Portable&lt;br /&gt;2. Gampang Pengoperasiannya&lt;br /&gt;3. Relatif terjangkau harganya&lt;br /&gt;4. Hemat batere&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kriteria tersebut, beberapa jenis device telah masuk list antara lain :&lt;br /&gt;1. GPS untuk yang didedikasikan untuk dipasang di Mobil&lt;br /&gt;2. Handheld GPS&lt;br /&gt;3. Bluetooth GPS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Hol02.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Hol02.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dari ketiga pilihan tersebut, akhirnya saya putuskan untuk menebus Bluetooth GPS merk HOLUX M-1000 dengan pertimbangan antara lain :&lt;br /&gt;1. Saya pemakai PDA, so ga masalah dunkz... :)&lt;br /&gt;2. Relatif Portable, hanya sebesar korek api&lt;br /&gt;3. Build quality cukup baik, dibanding merk sejenis.&lt;br /&gt;4. Harga relatif cukup terjangkau, it's only Rp. 650 K&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So? jadinya saya mau cerita apa yah? oke kita mulai saja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;WHAT's IN THE BOX&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Hol01.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Hol01.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 (Satu) Unit GPS Device&lt;br /&gt;1 (Satu) unit Batere --&gt; Kalo mau dipasang Nokia BL-5C, juga bisa&lt;br /&gt;1 (Satu) unit Car Charger&lt;br /&gt;1 (satu) unit CD Driver --&gt; saya nggak tahu untuk apa ini&lt;br /&gt;1 (satu) unit CD Smart to go trial&lt;br /&gt;1 (satu) Unit CD Program (dari Toko)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar saya di sini hanya satu, kenapa si Holux ini tidak menyertakan travel charger (maksudnya charger yang bisa menggunakan stop-kontak dinding)? padahal tidak semua orang (termasuk saya) menggunakan GPS kalau hanya berkendara mobil, kadang saya memakainya bersepeda, bersepeda motor ataupun sewaktu berjalan kaki.&lt;br /&gt;Namun demikian, untungnya plug charger-nya Holux berbentuk "female mini USB", jadi kalo punya charger dengan kepala "male mini USB" bisa dipake (charger beberapa type Motorola cocok dipake), kalo saya sendiri memakai travel chargernya Creative Zen Micro, pas! plug &amp; play he..he... Untungnya lagi, kalau tidak punya charger yg saya sebut di atas, unit GPS ini masih bisa di charger menggunakan rongga USB yang ada di PC atau Laptop! tinggal pilih aja deh ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;FITUR &amp; SPESIFIKASI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Hol03.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Hol03.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Built in MTK MT3318 Low power consumption GPS chipset.&lt;br /&gt;- 32 parallel satellite-tracking channels for fast acquisition and reacquisition.&lt;br /&gt;- Superior sensitivity up to -159 dBm.&lt;br /&gt;- Built-in WAAS/EGNOS Demodulator without any additional hardware.&lt;br /&gt;- Compatible with Bluetooth Serial Port Profile (SPP) completely.&lt;br /&gt;- Low power consumption. Built-in rechargeable and changeable Lithium-ion battery, the working time can last 23 hours maximum.&lt;br /&gt;- Provide expand terminal contact to other system without Bluetooth device.&lt;br /&gt;- Support NMEA0183 V 3.01 data protocol.&lt;br /&gt;- 3 color-LEDs indicate to show the status of device.&lt;br /&gt;- FLASH based program memory. New software revisions upgradeable through serial interface.&lt;br /&gt;- Small, sleek, and lightweight design easily fits in your hand.&lt;br /&gt;- Over-Temperature protection&lt;br /&gt;- Enhanced algorithms -SnapLock and SnapStart provide superior navigation, performance in urban, canyon and foliage environments.&lt;br /&gt;- For Car navigation, Marine navigation, Fleet management, AVL, Personal navigation, Tracking System, and Mapping device application.&lt;br /&gt;- Specs&lt;br /&gt;- Search up to 32 satellites&lt;br /&gt;- Receiver : L1, 1575.42 MHz&lt;br /&gt;- C/A code:1.023 MHz&lt;br /&gt;- Update rate : 1 HZ&lt;br /&gt;- Antenna type : Built in patch antenna&lt;br /&gt;- Minimum signal tracked : -159dBm&lt;br /&gt;- Weight : &lt; 53g&lt;br /&gt;- On/Off switch : slide switcher&lt;br /&gt;- Lithium-ion battery lasts for 23 hours of use maximum&lt;br /&gt;- Operation temperature : -10 ÂºC to + 60 ÂºC&lt;br /&gt;- Store temperature : -20 ÂºC to + 60 ÂºC (With Lithium-ion battery )&lt;br /&gt;- Store temperature : -30 ÂºC to + 80 ÂºC (Without Lithium-ion battery )&lt;br /&gt;- Operation humidity : 5% to 95% no condensing&lt;br /&gt;- Position Accuracy&lt;br /&gt;- Non DGPS (Differential GPS):&lt;br /&gt;- Position : 3.0 m CEP without SA&lt;br /&gt;- Velocity : 0.1m / sec&lt;br /&gt;- Time : 0.1 microsecond. sync GPS time&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DGPS(RTCM/EGNOS/WAAS/MSAS):&lt;br /&gt;Position :&lt;br /&gt;- &lt; 2.2 m, horizontal 95 % of time&lt;br /&gt;- &lt; 5 m, vertical 95 % of time&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acquisition Time&lt;br /&gt;- Reacquisition: 0.1sec.Average&lt;br /&gt;- Cold start: &lt; 36 seconds&lt;br /&gt;- Warm start: &lt; 33 seconds&lt;br /&gt;- Hot start: &lt; 1 second&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TRIAL RUN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Hol04.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Hol04.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okey, next step, pairing dengan PDA saya. Yah untuk diketahui sampai saat ini saya memakai O2 XDA IIs dalam bertelekomunikasi. XDA ini sudah cukup lama bersama saya, sekitar tahun 2006 saya ambil sebagai pengganti Motorola ROKR E1. Oh ya dibandingkan jika XDA IIs M-1000 terlihat mungil bukan? ya itu yang saya suka... selama beroperasi unit M-1000 dapat dimasukkan di saku baju atau celana, boleh juga masuk dalam tas :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pairing sendiri relatif cukup mudah, pertama bikin point koneksi dan secara otomatis akan terbentuk shortcut. Di dalam trial run ini saya menggunakan software dua software GPS untuk PDA yaitu MapKING 10 dan Garmin XT 4.10 (GXT). Kenapa dengan dua Software ini? saya suka tampilannya bener2 keren terutama untuk MapKING peta jakarta nya cukup lengkap sementara untuk Garmin XT punya peta asia yang ciamik.... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=GPSJakarta.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/GPSJakarta.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhasil dipairing kira-kira tampilan informasi GPS di MapKING10 adalah seperti ini, posisi saya ada di Jakarta terlihat dengan titik koordinat, berapa jumlah satelite yang tertangkap di unit M-1000, dan streaming data (untuk yang ini saya nggak ngerti buat apa). Oh iya, tanpa adanya peta, software GPS ini nggak ada guna, ibarat sebuah peta buta (di jaman SD dulu he..he..), mungkin hanya bisa berfungsi sebagai kompas saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TRIAL RUN @ JAKARTA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=OnRoadJakarta.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/OnRoadJakarta.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Yep! screenshoot ini saya ambil sewaktu saya melaju di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan menuju arah kantor saya di bilangan Thamrin di Jakarta Pusat. Sebagai informasi, saya memulai sesi perjalanan ini dari Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Begitu mobil melaju, saya set-up tujuan akhir perjalanan ini adalah kantor saya di Thamrin. Begitu ditentukan titik akhirnya GXT saya langsung melakukan kalkulasi bagaimana cara mencapai kantor saya, termasuk estimasi kapan saya bisa sampai di sana. Dalam kalkulasi tersebut GXT telah menentukan mana saja jalan yang harus saya lewati. Apabila kita mencoba mengingkarinya (maksudnya nggak patuh sama perintah GXT) maka akan segera dicarikan jalur alternatif, tanpa kita harus puter balik karena kebablasan :) Sehingga dengan demikian, nggak ada alasan bagi kita untu tersesat! (kecuali hilang sinyal). Dalam informasi yang tampak dalam screen XDA IIs saya tertera kecepatan dan arah kemana mobil berjalan. Kalau saya amati, sinkronisasi antara speedometer mobil saya dengan kecepatan di layar PDA hanya berselisih beberapa detik saja, sehingga dapat dikatakan device ini realtime&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TRIAL RUN @ KENDARI to KOLAKA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=OnRoadKendari.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: Right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/OnRoadKendari.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Selagi masih hangat, maksudnya masih belum sebulan beli dari toko, GPS ini saya bawa dalam perjalanan dinas saya ke Pomalaa, Kolaka untuk meninjau tambang Nikel di sana. Screenshoot di sebelah saya ambil di hotel di mana saya menginap, sehabis penerbangan 3.5 jam dari Jakarta. Berhubung belum tersedia peta seluruh Indonesia, maka yang tertera hanya Informasi GPS saja. Oh ya Software yang digunakan MapKING10. Sewaktu dalam perjalanan menuju ke Pomalaa, Kolaka, M-1000 susah nge-locking satellite, saat itu mobil yang saya kendarai melaju dengan kecepatan 120 km/jam di lingkungan hutan, dengan jalan berkelok-kelok. Setelah stabil di kecepatan 50-60 km/jam baru saya berhasil nge-locking satelitte. Jadi mungkin dapat diambil kesimpulan, bahwa locking signal dari satelite akan susah didapat dengan kecepatan 100 km/jam ke atas, di tambah lagi rimbunnya pepohonan juga menghalangi signal. BTW, berhungung nggak ada peta tersedia, selama perjalanan tersebut GPS saya hanya berfungsi sebagai kompas saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TRIAL RUN @ SURABAYA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=OnRoadSurabaya.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/OnRoadSurabaya.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Dalam masa trial run, M-1000 ini sempet saya bawa juga dan saya test ke Surabaya, Kota terbesar kedua setelah Jakarta. Dalam screenshot saya sedang melaju di Jalan Ngagel Surabaya, saat ini saya hanya mengaktifkan mode peta saja, bukan mode menuju tempat tertentu. Sehingga, hanya ditunjukkan lokasi sekitar saya saja. Apabila di set tujuan akhir saya, GXT dengan senang hati akan mengantar anda! Oh ya Commnet soal GXT, peta yang disediakan cukup lengkap, bahkan untuk di Surabaya sekalipun! Saya pikir POI (Point of Interest) yang tersedia di sini akan sedikit, namun ternyata dugaan saya salah. Di Surabaya misalnya, sewaktu saya khawatir isi tangki bensin kendaraan saya akan habis, dengan gampang saya menemukan SPBU terdekat, hanya cukup mencari POI terdekat anda akan dipandu sampai tujuan. Atau misalnya perut sudah lapar dan ingin makanan tertentu, dengan mudah kita akan menemukan restoran masakan jepang misalnya, Kentucky Fried Chicken apalagi.... Gampang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KONKLUSI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar saya tentang M-1000 sudah saya tulis di atas, yaitu hanya sampai dengan masalah travel charger, soal yang lain saya dudah cuku puas. Selain soal Device itu sendiri, menurut saya, sudah seharusnya setiap berkendara atau melakukan perjalanan kita membawa GPS, selain mudah menemukan lokasi tujuan kita akan sangat-sangat dimudahkan. seperti contoh yang telah saya tulis di atas. Bensin Habis? mau ngisi? cari aja di SPBU terdekat, Lapar? Mau makan? GPS akan memandu menemukan restoran terdekat atau yang sesuai dengan keinginan, Mau menuju suatu tempat tapi nggak ngerti? tanya sama GPS, anda akan selamat sampai tujuan. Tentu saja, kalau sudah tersedia peta dunkz... he...he... But after all, thanks to GPS technology, suatu saat, suatu waktu, dalam perjalanan darat dari Jakarta menuju Denpasar, saya akan coba ikuti petunjuk GPS dalam kendadaraan saya he..he.. Doakan yah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I n f o &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Photographer : Reza Rachmadiananto &lt;br /&gt;Camera : Canon EOS 400D&lt;br /&gt;Lenses : Tamron 17-50mm f/2.8 XR Di II&lt;br /&gt;Flash : Nissin Di622&lt;br /&gt;Filter : Hoya UV&lt;br /&gt;PDA : O2 XDA IIs WM 03&lt;br /&gt;Software : MapKING10 &amp; Garmin XT&lt;br /&gt;GPS : HOLUX M-1000&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-3808115170534415585?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/3808115170534415585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=3808115170534415585' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3808115170534415585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3808115170534415585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/07/tersesat-beli-gps-segera.html' title='TERSESAT?.... BELI GPS SEGERA !!!'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Hol02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-4138990848936919588</id><published>2008-07-10T22:14:00.000+07:00</published><updated>2008-07-10T22:39:27.548+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Recent Issues'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><title type='text'>SELAMAT DATANG KORAN DIGITAL</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=KorDig1web.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/KorDig1web.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini, sehabis sarapan nasi uduk yang saya beli di lorong gang senggol deket kantor, saya sempatkan membaca Harian KOMPAS. Biasanya rutinitas pagi saya dengan sebuah koran dimulai dari &lt;i&gt;headline&lt;/i&gt;, berturut-turut halaman belakangnya. Dan sampailah saya di halaman ini, halaman yang diprint-screen dari layar LCD saya. Judulnya, &lt;b&gt;Selamat Datang Koran Digital&lt;/b&gt;, akhirnya setelah membacanya, segera saya menuju lokasi situs yang disebutkan. Dan mulailah saya menjelajah. Ternyata isi berita termasuk layoutnya sama persis dengan koran yang saya pegang!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=KorDig2web.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/KorDig2web.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saya bukan tergolong konvensional, orang yang buta informasi apalagi gagap teknologi, akan tetapi mungkin sudah menjadi kebiasaan, bagi saya bacaan dengan layout konvensional akan terasa lebih mudah. Bahkan, sekalipun telah tersedia situs berita dengan layout yang lebih sederhana dengan pola indexing yang logic ada yang masih terasa kurang. Bukan apa-apa sih, hanya khawatir saya melewatkan satu berita hari ini dari halaman yang saya baca. Dengan desain konvensional, saya merasa nyaman, meski menerapkan pola &lt;i&gt;skipping reading&lt;/i&gt; dalam menerima informasi dari koran, saya bisa memastikan bahwa judul2 yang menarik saya tidak terlewatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=KorDig3web.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/KorDig3web.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BTW, sebagaimana yang ditulis dalam artikel dalam gambar pertama di atas, ternyata salah satu group usaha Kompas telah memulainya lebih dahulu, bersyukurlah saya, saya dapat juga membaca Harian Kontan, yang akan menambah informasi kepada saya mengingat pekerjaan saya dalam bidang financial. Dan perlu di ingat, sampai saat artikel ini saya tulis koran ini dapat diakses dengan GRATIS alias bebas biaya. Anda hanya cukup membayar sambungan Internet Anda! Bersyukurlah saya, dengan akses internet 24/7 dengan kecepatan mencapai 784 Kbps saya dapat dengan cepat menggulung &amp; membolak-balik halaman dengan cepat :) Berharap di masa mendatang, koran digital semacam ini dapat akan dapat tumbuh dan hidup subur... Kalo sudah seperti ini, apakah perlu saya putuskan langganan koran saya saja yah? .... he..he.. :)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-4138990848936919588?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/4138990848936919588/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=4138990848936919588' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/4138990848936919588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/4138990848936919588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/07/selamat-datang-koran-digital.html' title='SELAMAT DATANG KORAN DIGITAL'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_KorDig1web.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-2033081205470347944</id><published>2008-06-30T17:37:00.015+07:00</published><updated>2008-07-05T19:33:49.426+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Human Interest'/><title type='text'>URBANFEST 2008</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Urban Festival kembali digelar, Sabtu (28/6/2008) dan Minggu (29/6/2008), di Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta Utara. Apa itu Urbanfest? Merujuk namanya, festival ini adalah pesta masyarakat perkotaan, tidak hanya seni, tapi berbagai kreativitas lainny. Dalam sebuah berita yang saya baca, Sardono W Kusuma (Rektor IKJ, yang mencetuskan festival ini) mengatakan karya masyarakat urban itu sangat unik. Campuran berbagai budaya menjadi referensi orang kota untuk membuat sesuatu. &lt;i&gt;“Ketika orang bersantai, dia akan menjadi dirinya sendiri. Ketika itulah dia ingin menunjukkan yang ia punya. Kreasinya unik karena ia hidup di kota, berbeda dengan orang yang hidup di pedesaan yang biasanya kreasinya terbatas pada pola seni &lt;br /&gt;yang sudah ada, tradisi,”&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yep, hari Sabtu siang, saya menyempatkan datang ke acara ini. Overall asik sih acaranya, khas anak muda banget. Sayang panas banget, maklum dipinggir pantai :) Di booth-booth yang disediakan berbagai aktivitas seni digelar, seperti musik, perkusi, cosplay, olahraga dsb... tapi sebagian besar booth tersebut diisi dengan acara musik. Dan Pasti dalam acara seperti ini DSLR saya selalu menemani mengabadikan momen, let's start....&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=02Baliho.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/02Baliho.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;URBANFEST2008&lt;/b&gt; - Papan yang bertuliskan U R B A N F E S T 2 0 0 8 ini sebenernya papan untuk graffitti. Hari Sabtu siang, waktu saya datang masih putih polos, baru agak sore udah mulai dilukis sama artist yg kreatif di sana. &lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=03Penonton.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/03Penonton.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;STREETSTAGE&lt;/b&gt; - Begini ini kira-kira yang nonton, diambil sabtu sore... udah mulai banyak yg dateng, soalnya udah nggak terlalu panas. Kebanyakan yg datang anak-anak SMA ato paling nggak lagi kuliah, kalaupun ada bapak atau emak ya paling nemeni anak-anak mereka&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=04band.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 354px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/04band.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;ABSOLUTELY ELECTRONICA&lt;/b&gt; - Band ini asik lho... musiknya ga biasa, memainkan synthesizer full electronica! berasa di tahun 80-an, jaman-jamannya aphaville atau depeche mode :)&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=05band.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 354px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/05band.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;PESTA MIKRO&lt;/b&gt; - Chiptune adalah musik yg dibuat dari Sound Format yang telah disintesisikan secara Realtime oleh komputer atau videogame Sounchip. Berawal ketika Bangkitnya Era home computer dan home game consoles pada awal tahun 1980an musik ini dibuat dengan menggunakan komputer kuno seperti Commodore 64, Commodore Amiga atau Atari ST, dan videogame console seperti Gameboy NES &amp; Atari 2600. Komunitas Chiptune termasuk kecil tapi tersebar di seluruh dunia dengan banyak musisi yang meciptakan genre tang berbeda. Mereka bergerak secara inderground dan sangat aktif menjalankan hubungan antar negara. Banyak sekali event chiptune international yang diselenggarakan seperti pestamikro di Indonesia, Mikrobo Party di Italy, Lo-Bit Playground di Jepang dan Blip Vetival di New York - Disadur As Is dari banner Pesta Mikro. IMO musik yg mereka mainin oke banget, gila aja gue nggak pernah kepikir musik Soundtrack Game Jadul macem Contra atau 1946 bisa digabung2 dg enak...&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=06Band.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/06Band.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;MUSIK DI PANGGUNG JALANAN&lt;/b&gt; - Banyak sekali band yg live perform seperti ini, mungkin dari keseluruhan acara ini sebagian besar menyuguhkan musik.&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=07band.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/07band.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;ACOUSTICA&lt;/b&gt; - Waktu memainkan satu single dari Oasis - Wonderwall, saya langsung mendekat ke panggung ini, duduk dan menikmatinya. 3TU deh untuk band ini :)&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=08Band.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/08Band.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;ROCK ON BABY...&lt;/b&gt; - Siapa bilang Urbanfest hanya utk anak-anak muda...? contohnya om-om ini... Gila men! Beberapa single milik Helloween &amp; Iron Maiden masih fasih dimainkan. Sayatan &amp; Kocokan gitarisnya bener-bener mantep! kaya lihat live concertnya band rock tahun 70-80an. Ternyata saya ga salah dateng nih.... &lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=09Band.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/09Band.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;EVERYBODY LOVES IRENE&lt;/b&gt; - Rasanya single-single yang dimainkan ELI mengingatkan saya pada Portishead atau bahkan Glambeats Corp., entah rasa atau kuping saya... BTW ini satu-satunya band yg sempet saya potret di Main Stage.&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=10Grafitti.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 354px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/10Grafitti.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;GRAFFITI&lt;/b&gt; - Nice Work Sob! daripada coret-coret di dinding mending coret2 di sini &lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=11mainapi.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/11mainapi.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;MAIN API&lt;/b&gt; - He..he.. Kalo saya sih nggak mau atraksi seperti ini, BTW selain acara musik, pertunjukan kaya gini cukup menghibur juga... BTW Apa lidahnya gak kepanasan yah ... :)&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=12teater.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 354px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/12teater.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;SIRKUS PERKUSI&lt;/b&gt; - Nggak ngerti kenapa mesti perform dengan kostum seperti ini, tapi secara keseluruhan pertunjukan perkusi dari Sirkus Perkusi cukup unik dan berbeda dari pertunjukan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=13Instalasi.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/13Instalasi.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;4 BAJAJ&lt;/b&gt; - Berhubung sudah lupa pelajaran dan makna Simbol, maka saya juga nggak ngerti makna dibalik seni instalasi 4 bajaj ini. BTW Ini kondisi bajaj masih bersih kayanya sabtu sore mulai di cat &amp; digambar deh... &lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=14BMX.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 354px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/14BMX.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;BMX&lt;/b&gt; - Menyenangkan sekali menghabiskan peralihan siang menuju malam di arena ini. Meski nggak kaya X-TREME GAMES di luar negeri cukup menghibur lah. Beberapa kali pengendara BMX ini jatuh menghujam tanah, tapi sepertinya nggak bosan beratraksi terus.&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=15Inline.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 354px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/15Inline.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;NT&lt;/b&gt; - Sama seperti Extreme Sports lainnya, jatuh sudah menjadi hal biasa. BTW Host di arena ini cukup akomodatif utk fotografer dadakan yang bawa kamera ke arena, terbukti mereka mempersilahkan dan membebaskan untuk mengambil angle dari manapun, termasuk masuk ke arena.&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=16Guard.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 354px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/16Guard.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;THE GUARDIAN&lt;/b&gt; - Pasti yang liat udah ngeper duluan ngeliat tomgkrongan si Om he..he.. Mungkin ini secara psikologis membuat orang segan bikin rusuh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Camera :&lt;/b&gt; EOS 400D&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lenses :&lt;/b&gt; Tamron AF 17-50mm F/2.8 Di-II LD Aspherical&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lenses :&lt;/b&gt; Canon EF 70-200mm L USM&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Filter :&lt;/b&gt; Hoya UV (0)/HMC&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-2033081205470347944?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/2033081205470347944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=2033081205470347944' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2033081205470347944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2033081205470347944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/06/urbanfest-2008.html' title='URBANFEST 2008'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_02Baliho.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-5330870930439355816</id><published>2008-06-23T20:27:00.000+07:00</published><updated>2008-06-23T21:25:14.436+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Junkie Post'/><title type='text'>KISAH SI DUIT 25 &amp; 50 PERAK</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=MataUang.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 535px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/MataUang.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grrrr....!!! :( entahlah rasanya gue kepengen ngamuk aja nih. Perkaranya cuma sepele sebenernya, hanya tentang duit Pecahan Rp. 25.- &amp; Rp. 50.-! Seperti biasa setelah celengan Gue penuh dengan kembalian-kembalian receh Rp. 500.-, Rp. 200.- dst... sampai Rp. 25.- (Biasanya setelah 6 bulan) Gue tukerin duit recehan gue tersebut di warung sebelah. Udah biasa pula kalo gue beli makanan, beli minuman atau barang lain di warung ini, termasuk pula kembalian-kembalian recehan juga dari warung ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kantong plastik isi duit yang beiri hampir Rp. 150,000.-, gue dateng ke warung itu. Sambil beli Odol Pepsodent :)&lt;br /&gt;"Mbak, butuh duit kembalian gak?", sapa gue ramah. &lt;br /&gt;"Oh memangnya punya berapa Mas?" sambil mengulurkan odol ke arah gue.&lt;br /&gt;"Mungkin sekitar Rp. 145 Ribu deh mbak, coba dihitung lagi", kataku sembari mengeluarkan bungkusan duit dari kantong celana pendek.&lt;br /&gt;"Mbak gue jalan ke sono dulu yah, ntar balik lagi, duitnya itung aja" kata gue menunjuk orang jual Pempek Palembang. &lt;br /&gt;"Iye Mas... ntar ambil ke sini ye... ", kata si Mbak, sambil mengeluarkan duit dari bungkusan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- 10 menit kemudian -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Mas, ini duitnya Rp. 143,700.-" kata mbak penjaga warung.&lt;br /&gt;"Lah, tadi gue itung Rp. 149,500.-" Kata gue.&lt;br /&gt;"Iye Mas, tapi kalo yang ini kagak laku...", sambil ngembaliin duit Gocap &amp; 25 Perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjirrr.... ^$#!^&amp;$^&amp;$!^&amp;$!!!! Gue cuma nyumpah-nyumpah dalam hati aja, geblek ni orang! Duit gocapan itu kan sebagian dari sini juga. Jah! Daripada ribut2 perkara duit Gak sampe 10 Ribu itu, gue langsung ambil tukeran &amp; bergegas balik Pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh, emang aneh. Duit gue Rp. 25.- &amp; Rp. 50.- itu duit SAH! &amp; Halal, bukan hasil ngembat punya orang atau Korupsi! G^mb^l... Duit gue juga didukung oleh undang2 sebagai alat pembayaran yang sah!... Anehnya Duit Rp. 25.- &amp; Rp. 50.- itu gue dapet dari hasil kembalian dari supermarket terkemuka di ibu kota. Lah Masak sekarang di warung kecil pinggir jalan, gak laku?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merunut jauh ke belakang, sebenernya soal tolak menolak duit ini pernah beberapa kali gue alami. Dulu pernah pas makan siang di kantor, gue lagi makan ada pengamen kecil nyanyi di depan gue. Berhubung tangan gue lagi belepotan sambel, gue main ambil aja langsung dari kantong celana. Eeh si pengamen malah buang duit Cepekan gue! di depan muka gue! Gilanya masih bisa ngomel tuh anak! (Geblek bener tuh!, emang dikira cepek bukan duit apa??, kalo gak inget di situ banyak orang udah gue siram tuh pake sambel...) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus lagi saat gue jalan, waktu itu pas berenti di perempatan jalan, ada ibu2 pengemis, berhubung tampangnya melas &amp; kayanya belum makan seminggu, langsung aja gue raup duit kembalian di dashboard, mungkin ada 15-20 keping di situ.. Tau nggak apa yg dilakuin?, disortir ama dia! Kalo ga salah yg Rp. 50.- &amp; Rp. 100.- dibuang tepat di depan kap mobil gue.. dasar nenek ga tau diri, omel gue dalem hati... sumpah untuk pertama kalinya gue gak iklas ngasih orang di jalanan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena nggak terbiasa dipake sebagai alat pembayaran, jadi nya orang males bawa duit segitu. Menurut gue, kalo memang nggak nggak ada guna tu duit, mending jadiin aja harga barang yang dijual tuh genap! misalnya sebungkus sabun Rp. 500.-, sekantong krupuk Rp. 1,000.- atau segelas air mineral Rp. 5,000.- Menurut gue, Gak ada guna ada harga barang Rp. 999.99 Apaan tuh! Gue protes keras! tau nggak kalo lo beli barang seharga Rp. 950.- misalnya, apa pernah dibalikin? masih mending lo dikasih permen! Sebagai konsumen gue berhak penuh atas duit gue, gue gak butuh permen sebagai ganti (takut ompong :) ), fair enough bukan? tapi apa yang terjadi? Kalo lo pade jeli, belanja di manapun, di supermaket, atau di warung. seberapa sering kita memperoleh hak atas duit yang kita bayarkan? Sering, Kadang-kadang, Jarang, atau Nggak Pernah?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita berhitung secara sederhana. Misalnya kalo ada sebuah toko, supermarket, dan warung dengan total pembeli 100 orang. Misalnya 100 Orang ini seharusnya di bayarkan kembalian atas pembelian barangnya sebesar Rp. 75,- per orang. Tinggal dikalikan saja, berapa banyak duit yang nggak sah mereka ambil? Mungkin analisa ini sangat kasar dengan deviasi yang sangat tinggi, tapi apakah pernah dalam hidup loe, loe belanja Rp. 1,025.- loe hanya disuruh bayar Rp. 1,000.- Sering, Kadang-kadang, Jarang, atau Nggak Pernah?! --&gt; Pikir aja sendiri, gue masih sebel nih :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Photography by &lt;b&gt;Reza Rachmadiananto&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Canon EOS 400D &amp;  Tamron 17-50mm f/2.8 XR Di II&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-5330870930439355816?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/5330870930439355816/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=5330870930439355816' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5330870930439355816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5330870930439355816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/06/kisah-si-duit-25-50-perak.html' title='KISAH SI DUIT 25 &amp; 50 PERAK'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_MataUang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-6935771569900695830</id><published>2008-06-09T21:36:00.003+07:00</published><updated>2008-06-09T22:56:59.461+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Le Gallerie'/><title type='text'>[FR HUNTING] AUDI A4 (BEYOND THE LIMIT)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Acara  :&lt;/b&gt; AUDI A4 (Beyond The Limit)&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tanggal :&lt;/b&gt; 07 Juni 2008&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pukul :&lt;/b&gt; 13.00 - 14.30&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lokasi :&lt;/b&gt; AUDI Exhibition, G-06, Senayan City, Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mobil  :&lt;/b&gt; Audi A4 1.8 Turbo FSI&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Model  :&lt;/b&gt; Illmira (Uzbekistan) &amp; Olla (Indonesia)&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Camera :&lt;/b&gt; EOS 400D&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lenses :&lt;/b&gt; Tamron 17-50mm f/2.8 LD XR DiII AF&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Filter :&lt;/b&gt; Hoya UV (0)&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Flash  :&lt;/b&gt; Nissin Di622 for Canon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Audi1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Audi1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Audi2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Audi2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AudiElMira1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AudiElMira1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AudiElMira2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AudiElMira2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AudiElMira3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AudiElMira3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AudiElMira4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AudiElMira4.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AudiElMira5.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AudiElMira5.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AudiOla1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AudiOla1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AudiOla2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AudiOla2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AudiOla3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AudiOla3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AudiOla4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AudiOla4.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AudiOla5.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AudiOla5.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=AudiElOla.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/AudiElOla.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Photographer :&lt;/b&gt; Reza Rachmadiananto&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-6935771569900695830?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/6935771569900695830/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=6935771569900695830' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/6935771569900695830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/6935771569900695830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/06/fr-hunting-audi-a4-beyond-limit.html' title='[FR HUNTING] AUDI A4 (BEYOND THE LIMIT)'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Audi1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-3854716499988484318</id><published>2008-05-31T19:04:00.002+07:00</published><updated>2008-06-08T20:17:43.647+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips and Tricks'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><title type='text'>SUVENIR PERKAWINAN, CARI DI PASAR JATINEGARA!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Siapapun pasti pernah mendengar tentang pernikahan bukan? pasti dunkz... :) salah satu hal yang dicari bagi pasangan yang akan menikah untuk melengkapi acara resepsi pernikahan adalah "Suvenir". Memang sih, benda ini boleh dibilang "penting gak penting", kenapa? bagi saya sendiri pesta perkawinan boleh dong nggak ada suvenir, toh kadang suvenir yang kita berikan sama sekali nggak dipake sama yang menerima atau bahkan dibuang... :( duh sayang banget kan? di sisi lainnya, kalau nggak ada suvenir kok ya agak aneh, menyimpang dari kebiasaan, pelit dsb... you name it! :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lah kok malah bicara yang lain sih :) Ok. Hari sabtu ini, mestinya saya nyelesain pekerjaan di kantor, tapi berhubung lagi males, sewaktu siang saya putuskan untuk pergi nyari suvenir perkawinan untuk saya dan pasangan saya nanti. Sebelum berangkat, saya sudah persiapkan diri untuk membaca beberapa referensi tentang tempat nyari suvenir yang murah &amp; banyak pilihan. Dari beberapa bacaan yang saya dapatkan, &lt;a href="http://www.jakarta.go.id/jaktim/informasi/pasar/pasar_jatinegara.htm" target="_blank"&gt;Pasar Regional Jatinegara&lt;/a&gt; adalah tempat yang cocok untuk mencarinya! Sebenernya ada lagi tempat yang jauh lebih dekat dari kantor saya di daerah Thamrin, yaitu Pasar Pagi Asemka, tapi berhubung pasangan saya pernah ke pasar ini dan tidak menemukan yang dicari, akhirnya saya putuskan untuk mencoret tempat ini dari daftar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana sih Pasar Jatinegara? Orang Jakarta sendiri belum tentu pernah ke sini lho, kalau belum coba lihat dalam peta di bawah ini (yang saya gambar dengan tanda panah), di situlah Pasar Jatinegara berada! :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Jatinegara.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 535px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Jatinegara.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena merupakan sebuah Pasar Regional, Pasar Jatinegara merupakan kawasan yang sangat padat, padat &amp; semrawut malah. Jadi, siapkan mental &amp; kesabaran kalau jalan ke sana, terutama saat akhir pekan. Sekedar tips, kalau tidak mau terlalu lama ngantri masuk areal parkir pasar, anda dapat menaruh kendaraan anda di Jatinegara Trade Center yang terletak di depan Pasar. Meski harus berjalan agak jauh, tapi kita tidak perlu mengantri :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; Pasar Jatinegara juga dikenal dengan nama Pasar Mester, tolong dikoreksi kalau salah (karena tahu ini dari forum, dan validitasnya belum di uji, he..he..), Pasar ini disebut dengan nama mester karena dulu ada Orang Belanda yang jadi tuan tanah disana.  Halah kok malah ngomong sejarah :) Ok. Langsung masuk ke pasar... Saat saya datang, waktu sudah menunjukkan pukul 12.30 WIB! Puanas! Pengap! dan pastinya sumpek! maklum lah namanya pasar, jangan bayangkan kalau anda belanja di Mal dengan pendingin ruangan yang sangat nyaman. Secara umum yang meramaikan pasar ini adalah kaum perempuan, jadi kalau anda laki-laki jangan malu yah ikut menawar dengan ibu-ibu &amp; mbak-mbak yang saya akui dengan sangat gagah &amp; gigih menawar he..he.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terheran dan takjub ketika saya pertama kali datang di Pasar ini, dan hari sabtu ini merupakan kali pertama dalam hidup saya datang ke pasar seperti ini, di mana bangunan pasar yang cukup besar ini seakan-akan tak mampu menampung luapan orang-orang yang sedang malakukan transaksi. Untuk masuk ke dalam, kita harus membiasakan diri untuk lelalu bersetuhan &amp; bersenggolan dengan sesama pengunjung pasar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas saya lihat, barang yang paling banyak diperdagangkan adalah kain, dan pakaian jadi, sehingga saya agak bingung juga di mana letaknya toko Souvenir Perkawinan itu? Setelah celinguk kanan-kiri, bertanyalah saya ke satpam, dan ternyata lokasi yang penuh dengan souvenir ada di lantai basement. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sih, di lantai ini, hampir semua toko menjajakan hal yang berkaitan dengan perkawinan, seperti kotak seserahan, peningset dan tentu saja suvenir. Jujur saja saya tidak terlalu tertarik untuk lama mengeksplor lantai ini, sumpek-nya jalan membuat saya tidak banyak melakukan survey harga dari satu toko ke toko yang lain. Saya ber asumsi kalaupun toh harga suvenir yang saya ambil terlalu mahal, paling selisihnya tidak seberapa dibandingkan toko yang lain, mengingat penjualan dalam kawasan umumnya relatif terkontrol, dan biasanya diferensiasinya terletaik di service atau pelayanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke deh, langsung saja saya menuju toko yang sepertinya ramai dikunjungi ibu2 :) Berhubung saya laki-laki, semula mbak-mbak pemilik toko nggak terlalu antusias melayani saya :( Nanya sini dan sana nggak banyak tanggapan, tapi daripada harus nyari deitempat lain akhirnya (sedikit dengan memaksa he..he..) minta jadi prioritas. Tapi ternyata si Mbak, cukup ramah juga kok, tadi masih banyak pembeli sehingga kurang fokus untuk melayani saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah banyak bertanya, termasuk konsultasi dengan pasangan saya, dipilihlah Kipas &amp; Kotak tempat lipstick sebagai suvenir pernikahan kami nanti. Toko juga menyanggupi pesanan saya yang cukup customize di mana suvenir itu dibungkus dengan mika dan pita.    Ternyata pesanan saya jadi di luar ekspektasi saya, 1 minggu sudah bisa di ambil! hebat juga saya pikir. :) Pola pembayaran 50% sebagai DP (Down Payments) dan 50% sisanya akan dibayar ketika barang saya ambil. Sudah deh... transaksi ditutup hanya dalam waktu 30 menit! (he..he.. cepet yah! soalnya saya nggak minta &amp; nawar yg macem2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1 MINGGU KEMUDIAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan waktu yang dijanjikan, hari sabtu berikutnya saya datang ke Pasar ini lagi untuk mengambil barang. Alamaak... ternyata kardus tempat suvenir cukup banyak &amp; ukurannya sangat besar! sempet kepikiran bagaimana mengirim suvenir ini ke Surabaya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya bayar, si Mbak memanggil 2 orang tukang angkut untuk membawa suvenir ini ke Mobil Saya yang saya parkir di Jatinegara Trade Center. Berhubung jauh si Tukang angkut minta upah Rp. 20,000.- seorang, setelah ditawar mereka mau dibayar Rp. 15,000.- seorang. Mungkin kalau saya parkir di parkiran Pasar, Rp. 10,000.- juga sudah terlalu banyak... :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;UNBOXING SOUVENIRS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Jatinegara2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Jatinegara2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Jatinegara3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Jatinegara3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Gambar pertama di atas adalah pesanan kipas saya yang dibungkus oleh tabung mika, sementara untuk yang kedua adalah tempat lipstick yang juga dibungku mika. kedua pesanan tersebut juga dilengkapi dengan pita beserta bunga untuk aksen. Mengingat kardus yang diberikan untuk tempat suvenir sudah sangat reyot dan tidak layak untuk dipakai menirim, jadi harus saya packing ulang termasuk di bungkus lakban secara penuh. Dan akhirnya bungkusan tersebut telah saya kirimkan ke Surabaya via Ekspedisi yang menggunakan jasa Kereta Api Sembrani, Jurusan Jakarta - Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So bagi pasangan yang mau nyari souvenir wedding, happy hunting! :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Photograph By :&lt;/b&gt; Reza Rachmadiananto&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Camera :&lt;/b&gt; EOS 400D&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lenses :&lt;/b&gt; Tamron 17-50 f/2.8 LD XR DiII AF&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Filter :&lt;/b&gt; Hoya UV (0)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-3854716499988484318?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/3854716499988484318/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=3854716499988484318' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3854716499988484318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3854716499988484318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/05/suvenir-perkawinan-cari-di-pasar.html' title='SUVENIR PERKAWINAN, CARI DI PASAR JATINEGARA!'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Jatinegara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-2133157695084629916</id><published>2008-05-27T20:38:00.023+07:00</published><updated>2008-05-27T23:04:35.135+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Junkie Post'/><title type='text'>MY GADGET TIMELINE</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Entah kenapa tiba-tiba kepengen nulis tentang gadget (baca: hanphone/PDA) yang pernah menemani gue selama beberapa tahun terakhir ini. Entah disengaja atau nggak gadget2 itu punya masing-masing kisah. Tanpa banyak berpanjang lebar, gue langsung tulis aja deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ERICSSON R310Sc (2001-2002/9 Months)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=ER3102.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/ER3102.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; Ericsson R310s/sc juga dikenal sbg Si Sirip Hiu (merefer ke bentuk antene yg mirip sirip hiu.) HP ini merupakan telepon genggam pertama yang gue punya. Dibeli pada bulan September 2001 di salah satu toko Handphone di dekat Selokan Mataram Jogjakarta (entah sekarang masih ada apa nggak ya Toko itu). Ada sedikit cerita menarik tentang HP ini. Waktu itu saking kepengen tahunya ketangguhan HP ini, habis dibeli dari toko langsung Burn-In Test dengan dicelupin di Bak Mandi!!! Geblek bener he..he.. :) ajaibnya masih tetap nyala dan berfungsi dengan baik. Di beli waktu itu, karena spesifik untuk outdoor performance sbg seorang Antropolog yg seneng outing HP-nya mesti mendukung doong... :) kalo udah dipasang bareng adventure kit-nya kayanya udah gagah bener (kaya petualang deh pokoknya). BTW waktu kemunculan pertama pada iklan di tahun 2000 gue langsung jatuh cinta! Memang sebagai mahasiswa miskin, gue cukup tahu diri untuk tahu bhw HP ini nggak bakalan bisa kebeli, tapi entah baimana caranya (ada saja rejeki yg datang) 1 tahun kemudian berhasil gue tebus dari toko he..he.. :) Secara umum bagi gue HP ini sangat sempurna, nyaman di genggam, enaklah... hanya satu saja yg nggak seneng, nggak  ada delivery report buat SMS. Sampai akhirnya 9 bulan kemudian gue jual ini HP (sampe sekarang gue nyeseeel banget.... buat ngejual tuh hape).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; NOKIA 5210 (2002-2002/5 Months)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=N5210.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 350px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/N5210.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; Yah! gue akui membeli HP ini tanpa perhitungan yang masak! hanya gara-gara sms delivery report gue ngejual Si Hiu dengan harga murah untuk gue tuker dengan Nokia 5210 ini. Dalam Tag line Nokia, baik via iklan maupun brosur2 Hape ini dirancang untuk outdoor performance. Tapi sayang sekali, untuk HP kelas outdoor gadget ini tergolong ringkih. Nggak ada wheather shield, no splash resistant, apalagi waterproof. Bentuk casingnya agak aneh, mirip cangkang telur... :( Jujur gue nyesel ngejual R310 gue dengan HP ini. Karena kecewa ya wajar saja kalo hanya bertahan lima bulan di digenggaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;NOKIA 5510 (2002-2003/8 Months)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=N5510.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/N5510.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; Beli Hape ini sebenernya nggak sengaja. Waktu itu udah bete bener sama Nokia 5210, waktu iseng2 jalan di toko Handphone (VCell Jl. C. SImanjuntak Jogjakarta, kayanya) kok ada jual HP dg MP3 player dengan harga 1 juta pas! baru pula! Mengingat gue suka musik akhirnya dengan rela gue over-tombok Nokia 5210 gue dengan Si Gembrot Qwerty Nokia 5510. Waktu beli ini masih suka ngebayangin bisa ngedengerin MP3 dari Siemens SL45, gila cing ini HP sangat2 terkenal pada kalangan tertentu di Jogja, dan gue ngiler juga sama SL45 (apa daya uang tak sampai he..he..). Oke back to the topic, overal gue cukup puas deh sama ini HP. Music-nya (meski kapasitasnya hanya 64MB) lumayan enak, gue inget sepanjang tahun nyimpen lagu-nya Puddle Of Mudd - Blurry di HP ini. Tombol Qwerty-nya oke banget buat SMS, nulis sms secepat kilat! yg ga nahan body bongsornya aja neh he..he.. Mirip Comunicator 9210 yg saat itu lagi jaya-jayanya. HP ini sempet jadi temen KKN, jadi temen di kala susah atau seneng. Lagu-lagunya menghibur banget, sampai akhirnya karena nggak udah merasa berat membawa body bongsor gue lepas HP ini ke adik kelas gue, Si Puthu (Eh broer sekarang di mana loe... he..he..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SIEMENS S45i (2003-Present/&gt; 5 Years)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=S45i.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 125px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/S45i.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; Setelah puas dengan music player, gue berfikir untuk punya HP yang agak serius. Tahun itu juga seorang temen, Tataz, nunjukin S45i dia yang udah dimodifikasi &amp; dioprek macem-macem. Ketertarikanku sebenernya tidak hanya dimulai dari itu. Pertama S45i ini merupakan HP bisnis yg terkesan serius dan elegan. Kedua, waktu itu udah mau lulus kuliah &amp; cari kerjaan, butuh HP yg bisa nyimpen banyak nomer telepon, nyimpen banyak catetan, sms dsb dan si Siemens S45i ini bisa! dan ketiga, harganya relatif terjangkau. Gue dapet BM warna item yg made in Germany! Sebuah cerita sedih pernah terjadi pada HP ku ini. Tahun 2004 gue lupa ngambil ini HP dari kantong celana, setelah itu celana direndem di air sabun selama 2 jam untuk di cuci, sudah dapat dipastikan S45i gue tewas dengan sukses, sedih banget waktu itu... :( Udah nggak punya duit, bagaimana mau nyari HP? eeeh Tataz yg baik ngejual HP-nya ke gue, jdnya gue pake S45i lagi deh. Dan sejak itulah, HP ini banyak membawa kenangan, gue keterima kerja pake HP ini, gue pacaran &amp; putus cinta via HP ini,  sampe hampir dijambret juga HP ini. Kalo inget masa itu suka pengen ketawa :) Oh ya sampai saat ini masih tersimpan dengan baik ini HP, kemungkinan besar nggak akan di jual. It's worth too Much! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;NOKIA 3210 (2004-Present/&gt;4 Years)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=no3210_00.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 150px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/no3210_00.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; Yak! Nokia sejuta umat! (eh masuk sejuta umat nggak yah?, soalnya setahu gue yang sejuta umat itu kakaknya, si Nokia 5510). Dibeli seharga Rp.250,000.- di Roxy Mas, Jakarta. Batangan, only charger &amp; hape, itupun dengan batere yang ngedrop. Sama sekali nggak ada yg spesial dengan HP ini. Dulunya dipake untuk telpon-telponan SLJJ (Jakarta - Jogjakarta), waktu itu masih pake Kartu AS yang murah meriah, semenit cuma seceng! (tolong jangan bandingkan dengan keadaan sekarang dimana pake bermenit-menit cuma berapa perak!). Karena nggak mau gonta-ganti kartu dan HP makanya Nokia 3210 ini dibeli, dapet warna abu-abu yang perkiraan gue diimpor dari luar negeri, kayanya di luar udah jadi sampah, kalo di jual di Indonesia masih laku aja, he..he... Sekarang benda ini masih ada, seringnya malah cuma jadi ganjelan pintu he..he.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;IPAQ 2210 (2005-2006/ 1,5 Years)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=IPAQ2210.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 250px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/IPAQ2210.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; Kalo ini sih bukan HP yah, tapi PDA murni. dibeli lagi dari tangan Tataz. This is my first PDA! setelah pake PDA ini langsung jatuh cinta pada dunia PDA &amp; dunia Windows Mobile... Seolah-olah begitu dimanjakan oleh komputasi tanpa batas (ce ileee bahasanya). Dengan ini PDA gue bisa nge game, dengerin musik, nonton movie, baca peta, lihat/edit foto, dan yang jelas-jelas fungsi utama sbg Digital Assistant. Lha bener kan, namanya saja PDA (Personal Digital Assistant) saya fungsikan sebagai buku telepon, pencatat jadwal, perekam dsb. pendek kata no complaining abaout this device! eeh... ada ding dikit, satu-satuya yg jadi komplain gue adalah sidegrip yang mudah melar, dalam setahun boleh dibilang udah habis 3 set! geblek bener nih... Bukan karena udah nggak suka, atau nggak cocok lagi sampai akhirnya PDA ini tergantikan oleh XDA IIs!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MOTOROLA ROKR E1 (2005-2005/3 Months)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=ROKRe1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/ROKRe1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; Sebenernya sewaktu saya beli HP ini dalam keadaan tidak sadar, alias lagi Kalap! Waktu itu ceritanya lagi putus cinta (he..he..) sedih banget rasanya! nah anehnya untuk melampiasakan itu, gue belanja! gimana nggak aneh coba? he..he.. gue belanja apa aja, mulai hal-hal yang jelas sampe hal-hal ga penting. Salah satunya ya ini. Kalo dibilang gue ngawur, sebenernya nggak juga sih, sebelum beli gue sempatkan baca-baca di forum mengenai HP ini, plus &amp; minusnya, pokoknya udah belajar deh. Tapi kok setelah gue tebus ini HP dari MTC (Makassar Trade Center, Mall terbesar di Makassar) kok rasanya biasa aja yah? nggak ada rasa excited dapet barang baru gitu... apa karena gara2 putus cinta yah? he..he.. entahlah! tapi yang jelas, begitu gue pindah tugas lagi ke Jakarta, langsung gue lego ini HP! Kalo soal fitur &amp; kapabilitas kayanya no problemo deh. cuma kadang gue ngerasa nggak familiar dengan menu-menunya, bagi gue terasa aneh &amp; kadang nggak logic. Beda banget menu-menunya sama Nokia &amp; Siemens.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MODOTTEL WTE-320 (2006-2007/10 Months&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/?action=view&amp;current=1TampakDepan.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 250px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/1TampakDepan.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;udah dulu lah... cape nulisnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-2133157695084629916?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/2133157695084629916/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=2133157695084629916' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2133157695084629916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2133157695084629916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/05/my-gadget-timeline.html' title='MY GADGET TIMELINE'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_ER3102.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-7362423990613165608</id><published>2008-05-25T17:12:00.005+07:00</published><updated>2008-06-08T18:57:31.946+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Human Interest'/><title type='text'>PENCANANGAN HUT JAKARTA KE 481</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PHJ06.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 535px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PHJ06.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat orangnyanyi di atas? Yap! anda nggak salah kok, salah satunya Iis Dahlia, salah satu pedangdut papan atas Indonesia. Selain ada Teh Iis, ada dua pedangdut lainnya yang menghibur warga kota Jakarta yang pagi ini meluangkan waktu di Seputaran Monas. Memang kalo di lihat nggak seperti biasanya, maksud saya monas memang ramai kalau minggu pagi, tapi tidak semeriah hari ini, ternyata pada hari ini dilaksanakan pencanangan HUT kota Jakarta ke 481, dan sudah menjadi tradisi setiap tanggal 22 Juni diperingati sebagai hari jadi kota Jakarta yang semula hanya sebuah bandar kecil bernama Sunda Kelapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya saya nggak sengaja datang ke monas, kebetulan minggu pagi ini ingin beli tiket Kereta untuk balik ke Surabaya di Stasiun Gambir yg tidak terlalu jauh dari monas. Memang kebiasaan, sejak dulu ke mana-mana selalu bawa kamera, jadi kalo ada moment bagus langsung saja di jepret :) Memang hobi yg nggak bisa ditinggalkan hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Oke deh ini sedikit liputannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PHJ01.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PHJ01.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Ini adalah panggung utama yang sebelum acara musik dangdut digunakan untuk senam pagi atau aerobik, waktu saya datang acara senam sudah hampir bubar. Dari pengamatan tampak yang ikut &amp; berpartisipasi cukup banyank bapak-bapak, ibu-ibu, tua-muda-anak tumplek blek di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PHJ03.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PHJ03.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;he..he... Lucu juga yah, bapak-bapak lagi bermain "Egrang" (maaf dalam bahasa Indonesia saya nggak tahu). Permainan ini menuntut keahlian dan kelincahan kalau tidak, bisa dipastikan si pemakai "Egrang" akan jatuh ke tanah. Dulu sekali, mungkin sewaktu saya masih duduk di bangku SD sering bermain dengan "Egrang" di halaman sekolah saya di desa, sambil menikmati istirahat sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PHJ04.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PHJ04.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Selain olah raga yang sifatnya biasa Minggu pagi ini terasa berbeda dengan kehadiran arena permainan "Flying Fox". Sayang orang tua nggak boleh naik :) kalau boleh pasti saya mau ikut 'terbang' bersama sang Rubah Terbang... :) "Flying Fox" dapat menjadi wahana latihan alternatif bagi anak-anak untuk melatih rasa percaya diri &amp; keberanian, contohnya anak ini, tampak begitu menikmati permainan yang penuh resiko semacam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PHJ02.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PHJ02.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Yup! Monas juga dilengkapi lapangan Basket &amp; Futsal. Di atas merupakan tim yang sedang bertanding minggu pagi ini. Cukup seru sih, sayang saya nggak terlalu antusias sama basket jadinya nggak banyak waktu saya habiskan untuk nongkrong di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PHJ05.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PHJ05.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Bagi mereka yang ingin meluangkan waktu bersama keluarga, bersepeda tandem seperti ini tampaknya pilihan yang bijak. Murah, bebas polusi, dan bisa muat banyak orang he..he.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Photograph By :&lt;/b&gt; Reza Rachmadiananto&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Camera :&lt;/b&gt; EOS 400D&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lenses :&lt;/b&gt; Canon 70-200mm f/4 L USM, Tamron 17-50 f/2.8 LD XR DiII AF&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Filter :&lt;/b&gt; Hoya UV (0) &amp; Hoya CPL&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-7362423990613165608?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/7362423990613165608/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=7362423990613165608' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7362423990613165608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7362423990613165608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/05/pencanangan-hut-jakarta-ke-481.html' title='PENCANANGAN HUT JAKARTA KE 481'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_PHJ06.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-6542824720041337707</id><published>2008-05-24T15:35:00.000+07:00</published><updated>2008-05-24T16:03:33.607+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Recent Issues'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Junkie Post'/><title type='text'>BENSIN MAU NAIK, MAKA ANTRILAH!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pukul 16.00 WIB seorang teman menelepon kurang lebih intinya gini "Segera penuhi tangki Mobil, besok bensin akan segera naik". Gue bilang Oke thank atas Infonya.&lt;br /&gt;Pukul 20 WIB gue balik dari kantor, di jalan-jalan relatif sepi padahal biasanya pada jam yang sama apalagi akhir pekan akan selalu macet atau setidaknya &lt;b&gt;PAMER PAHA&lt;/b&gt; PAdat MERayap tanPA HAsil he..he.. Akronim yang lucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yap, balik ke Topik! jalanan yang biasanya jadi titik kemacetan mendadak sepi banget... tapi, alamaaak... di deket tempat tinggal gue macet total! Mobil-mobil antri dengan sangat kacau. Sebenernya kepengen ngisi bensin juga, bukan karena kepengen menimbun sebanyak-banyaknya namun karena butuh. Terlebih lagi, sorry... saya tidak pakai premium bersubsidi, selama ini dengan sadar sudah pakai PERTAMAXXXX Plus pula :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu lewat SPBU itu gue sempat melihat Alpard &amp; Lexus ikut ngantri bareng sama Bajaj. He..he.. kalau mau berperasangka buruk, Kok tega-teganya ya mereka makan bensin bersubsidi... sudah mampu beli mobil mahal, tapi nggak kuat ngisi PERTAMAX :) , tapi tunggu dulu siapa tahu mereka memang lagi kosong tanki bensinya, harus mengisi dan bisa jadi mereka antri di Dispenser PERTAMAX --&gt; lha pintu masuk SPBU kan segitu, nggak mungkin yg antri dipisah-pisah :) Whatever, yg penting sangka baik aja lah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, balik ke tangki kosong gue, melihat antrian yang sudah sedemikian panjang akhirnya gue memutuskan untuk terus aja deh... toh mau bensin naik atau nggak, kan nggak ada beda, karena saya pakai PERTAMAX!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-6542824720041337707?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/6542824720041337707/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=6542824720041337707' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/6542824720041337707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/6542824720041337707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/05/bensin-mau-naik-maka-antrilah.html' title='BENSIN MAU NAIK, MAKA ANTRILAH!'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-709309200475177197</id><published>2008-05-18T20:48:00.001+07:00</published><updated>2008-05-25T21:24:04.520+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Le Gallerie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips and Tricks'/><title type='text'>BELAJAR HDR (High Dynamic Range)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Akhir-akhir ini gue lagi demen bereksperimen dengan High Dynamic Range, kenapa? kenapa ya...? :) karena warna HRD itu keren bener! seperti melihat pemandangan yg tidak biasa. Kalau melihat hasil jepretan kamera digital biasa Range yg dihasilkannya umumnya sangat terbatas, misalnya nih, kalo kita lagi motret gedung dengan awan yg bagus, umumnya kita milih salah satu AWAN atau GEDUNG. Kalo Fokus-nya diarahkan ke gedung maka metering di Kamera akan menyesuaikan dg lingkungan Gedung, hasilnya Awan akan cenderung Over Exposure, demikian sebaliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya apa sih HDR (High Dynamic Range) itu?, berdasarkan (copy-paste) &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/High_dynamic_range_imaging" target="new"&gt;Wikipedia.org&lt;/a&gt; : &lt;i&gt;In image processing, computer graphics and photography, high dynamic range imaging (HDRI) is a set of techniques that allows a greater dynamic range of exposures (the range of values between light and dark areas) than normal digital imaging techniques. The intention of HDRI is to accurately represent the wide range of intensity levels found in real scenes ranging from direct sunlight to shadows.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;High Dynamic Range Imaging was originally developed in the 1930s and 1940s by Charles Wyckoff. Wyckoff's detailed pictures of nuclear explosions appeared on the cover of Life magazine in the early 1940s. The process of tone mapping together with bracketed exposures of normal digital images, giving the end result a high, often exaggerated dynamic range, was first reported in 1993, and resulted in a mathematical theory of differently exposed pictures of the same subject matter that was published in 1995. In 1997 this technique of combining several differently exposed images to produce a single HDR image was presented to the computer graphics community by Paul Debevec.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This method was developed to produce a high dynamic range image from a set of photographs taken with a range of exposures. With the rising popularity of digital cameras and easy-to-use desktop software, the term "HDR" is now popularly used[3] to refer to this process. This composite technique is different from (and may be of lesser or greater quality than) the production of an image from a single exposure of a sensor that has a native high dynamic range. Tone mapping is also used to display HDR images on devices with a low native dynamic range, such as a computer screen.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara bikin HDR? Googling aja yah? nggak bisa bikin tutorial yg baik dan benar nih (lagi males soalnya he..he..) :) BTW ini &lt;b&gt;Contoh hasil belajar HDR yang bisa gue buat ...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh 1/4&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=HDR02.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/HDR02.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Contoh 2/4&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=HDR01.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/HDR01.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh 3/4&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=HDR03.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/HDR03.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh 4/4&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=HDR04.jpg" target="_blank"&gt; &lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/HDR04.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi : Seputaran Kota Tua, Jakarta&lt;br /&gt;Camera : Canon EOS 400D&lt;br /&gt;Lensa  : Tamron 17-50mm f/2.8 AF XR Di&lt;br /&gt;Filter : Hoya CPL (Circular Polarizer)&lt;br /&gt;S/W    : Photomatix 3.0&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-709309200475177197?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/709309200475177197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=709309200475177197' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/709309200475177197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/709309200475177197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/05/belajar-hdr-high-dynamic-range.html' title='BELAJAR HDR (High Dynamic Range)'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_HDR02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-828562422687688146</id><published>2008-05-03T14:17:00.004+07:00</published><updated>2008-05-26T10:48:46.964+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Recent Issues'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Junkie Post'/><title type='text'>BUBUR AYAM VS MINYAK DUNIA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pagi ini saya bangun agak kesiangan, seperti biasanya sabtu &amp; minggu merupakan hari yang dinantikan dalam sepanjang minggu. Aktivitas pekerjaan yang saya lakukan setiap hari mulai pukul 7.00 pagi sampai rata-rata pukul 20.00 seringkali membuat kelelahan fisik yang luar biasa, dan biasanya recovery akan dilakukan di akhir minggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam Weker di atas lemari sudah menunjukkan pukul 08 pagi! sambil masih mengucek mata, langsung nongkrong depan komputer dan menju situs berita langganan. Headline yang cukup populer akhir-akhir ini.. "MINYAK DUNIA NAIK LAGI" isinya mudah ditebak bukan? Ya! Minyak dunia sedang merambat naik, pelan namun pasti. Dengan naiknya minyak dunia akan diikuti kenaikan harga-harga komoditas lainnya. 15 belas menit cukup aku habiskan untuk membaca index berita pagi ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=BA.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/BA.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Seperti kebiasaan, sabtu-minggu pagi waktunya sarapan bubur ayam! Oh ya, OOT dikit Beberapa tahun yang lalu kegiatan yang biasa dilakukan ini muncul sebagai tema lagu yang sempet populer waktu itu "SABU" (Sarapan Bubur). :) Back To The Topic Tukang bubur ayam ini nggak terlalu jauh mangkal dari tempat tinggal saya. Bubur ayamnya cukup enak terlebih lagi topping-nya lumayan banyak (pas lah dengan seleraku). "Bos! bungkus satu, sambel banyak, krupuk banyak juga, sate ati-usus satu" kata saya, tak berapa lama pesenanku segera diracik, paling hanya 5 menit sudah selesai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menyerahkan bungkusan bubur ayam pesenanku , Si tukang bubur merenges, "bos, maap nih buburnya naik yaah?", sambil takut-takut kalo saya menolak membayar. "Lah, bensin aja belum naik kok udah naik duluan...?", sahut saya sambil tersenyum. "Iya nih bos, yg naik paling tinggi ini nih" sambil menenjuk kotak stereofoam. "Krupuk juga udah naik kemarin di pasar, kalo saya nggak naikkan saya bisa tekor nih...", sahutnya dalam Bahasa Indonesia yg sangat kental dengan logat banyumasan-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sih, korelasi yang sangat tepat bahan baku stereofoam merupakan minyak, sehingga ya wajarlah naik. Tapi kalau kerupuk?entahlah... korelasinya jauh banget :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya saya tidak mempersoalkan atau menggugat kenaikan bubur ayam sebesar Rp. 1,000.- itu, bagi saya pribadi mungkin uang 'seceng' mungkin tidak terlalu saya risaukan, tapi bagi orang lain? tentu lain cerita. Jika kita mau bicara angka yang seharusnya khawatir dengan kenaikan harga-harga adalah Kaum Miskin. Mari menengok data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penduduk miskin di Indonesia pada bulan Maret 2007 sebesar 37,17 juta atau 16,58% dari total seluruh penduduk Indonesia. Nah iniliah mereka yang akan kena dampak terbesar akibat kenaikan harga kebutuhan pokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang saya jadi miris sekali, bagaimana jadinya nasib orang-orang yang terpinggirkan karena nasib &amp; keadaan. Sangat mudah membayangkan nasib orang-orang ini yang semakin terjepit karena kenaikan harga kebutuhan pokok. Saya nggak ngerti politik apalagi itung-itungan statistik yang njlimet, hanya prihatin terhadap sesama saya yang sekarang mungkin sedang tidak makan akibat nggak punya beras untuk dimasak atau tidak ada cadangan minyak tanah untuk menyalakan kompor. Untuk itu pemerintah harus bekerja keras untuk mentabilkan harga &amp; kalau bisa menguranginya agar target mengurangi penduduk miskin di Indonesia tercapai :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lah, dari cerita bubur ayam kok malah cerita yang nggak-nggak sih???&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-828562422687688146?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/828562422687688146/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=828562422687688146' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/828562422687688146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/828562422687688146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/05/bubur-ayam-vs-minyak-dunia.html' title='BUBUR AYAM VS MINYAK DUNIA'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_BA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-1119447340560570616</id><published>2008-05-01T21:35:00.003+07:00</published><updated>2008-05-01T22:12:36.407+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Le Gallerie'/><title type='text'>BEAUTY ON THE STREETS</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Hasil dari hunting kemarin, tema yang diambil emang street casual, menepati hari free car day. Seluruh sesi pemotretan dilakukan di sepanjang Jalan M.H. Thamrin &amp; Sudirman Jakarta. Saat ini gue lagi demen sama efek glow, jd sebagian besar contohnya post-poccessingya pake effek ini. Model: Julie, Lusi, Nena, Maria &amp; Mona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/?action=view&amp;current=Juliea.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/Juliea.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;A M  I  S E X Y ?&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/?action=view&amp;current=LusilagiFN.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/LusilagiFN.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LOOK AT ME, I'M TIRED!&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/?action=view&amp;current=Maria_resize.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/Maria_resize.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;HELLO... JAKARTA&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/?action=view&amp;current=Neena_resize.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/Neena_resize.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;HMMM....&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/?action=view&amp;current=LuNeMa1_resize.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 450px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/LuNeMa1_resize.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;HA...HA...HA...&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/?action=view&amp;current=MaMoNe1_resize.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: Center; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 450px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/MaMoNe1_resize.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;NARSIS ITU SEHAT &amp; BERMANFAAT&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan dicaci-maki, dikritik atau dinikmati....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam dahsyat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Photography by Reza Rachmadiananto (Canon EOS 400D, Canon EF 28-105mm f:3.5-4.5 II USM, UV Filter, Nissin Di622)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-1119447340560570616?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/1119447340560570616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=1119447340560570616' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/1119447340560570616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/1119447340560570616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/05/beauty-on-streets_01.html' title='BEAUTY ON THE STREETS'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/th_Juliea.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-5354739012757526589</id><published>2008-05-01T21:14:00.004+07:00</published><updated>2008-05-01T21:31:25.798+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Junkie Post'/><title type='text'>KERACUNAN CANON L-SERIES</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/?action=view&amp;current=LacunR.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FIX: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/LacunR.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil dari hunting kemarin jelas! Gue mulai keracunan L-Series nih... Gelang merahnya begitu gagah &amp; menggoda. Namun apa daya, keinginan dan kemampuan berbanding terbalik :( Keinginan yang menggebu tidak didukung dalamnya kantong, terpaksa deeh... Masih harus menunggu lagi sampai entah berapa lama untuk memperoleh lensa idaman gue sepanjang Masa ini :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat hasil yang udah di upload temen-temen di forum &amp; baca beberapa review (yang sudah gue lakuin sejak jaman dulu) makin hari makin tertarik untuk menjual lensa-lensa yg ada saat ini, Doooh.... Geblek! :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Photography by Reza Rachmadiananto (EOS 400D, EF 28-105mm f:3.5-4.5 II USM, Adobe Photoshop CS3)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-5354739012757526589?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/5354739012757526589/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=5354739012757526589' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5354739012757526589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5354739012757526589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/05/keracunan-canon-l-series.html' title='KERACUNAN CANON L-SERIES'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/forum/th_LacunR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-7839008916663809384</id><published>2008-05-01T20:00:00.000+07:00</published><updated>2008-05-01T21:07:17.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>JAKARTA CAR FREE DAY</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Tanggal 27 April 2008, Jam 06.00 Pagi dengan Kopaja 91 dilanjutkan menumpang Trans Jakarta (yang lebih dikenal dengan Bus Way) saya sudah bergegas berangkat dari rumah untuk berangkat hunting bareng DPMP KASKUS di arena Jakarta Car Free Day. Apa itu Free Car Day? sesuai Perda Provinsi DKI Jakarta No 2/2005 tentang Penanggulangan Pencemaran Udara bahwa setiap minggu keempat Jl MH Thamrin dan Jl Sudirman tertutup bagi kendaraan bermotor yang bukan umum dengan rute tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, acara Car Free Day ini melarang kendaraan bermotor pribadi untuk masuk ke jalan yg disebutkan di atas. Sambil menyelam minum air, sekalian menanggulangi (baca: sedikit sekali mengurangi) pencemaran udara, acara ini banyak dipakai untuk memperlebar ruang terbuka publik yang sudah semakin sempit. Kalau diamati, banyak orang tua sambil membawa anak-anak mereka berjalan-jalan di lokasi ini atau kalau tidak, tampak anak muda bermain bola, badminton atau sekedar nongkrong di salah satu sudut jalan terpenting di kawasan Jakarta atau bahkan mungkin di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin banyak mendapatkan dukungan kabarnya, mulai Juni nanti Program car free day (hari bebas kendaraan bermotor) akan diperluas ke wilayah lima kawasan lain di Jakarta. Sejumlah kawasan sudah diusulkan untuk menjadi lokasi program ini. Di Jakpus misalnya, direncanakan akan diterapkan di Jalan Asia Afrika atau Jalan Letjen Suprapto. Di Jaksel, kawasan yang disulkan adalah Jalan Wijaya. Sementara di Jakut, target pelaksanaan program ini adalah di kawasan Danau Sunter. Untuk Jakbar alternatifnya adalah Kawasan Kota Tua. Sedangkan Jaktim disulkan kawasan Jalan Pemuda atau Jalan Pramuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=FCD01R.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 535px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/FCD01R.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sudut yang saya ambil di depan plaza BII di jalan Thamrin. Masyarakat banyak memanfaatkan jalan salah satu jalan terpenting di ibu kota ini dengan bermain sepak bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=FCD02R.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 535px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/FCD02R.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keramaian atau pusat jujugan masyarakat ibu kota ketika menikmati Free Car Day adalah di Bundaran Hotel Indonesia, segala kegiatan tumplek blek di sini. Sudut foto ini saya ambil dari arah Bundaran HI ke arah Jalan Thamrin. Di Bundaran HI ini banyak aktivitas yang dilaksankan pagi ini, antara lain Panggung Musik, Acara Shooting TV, serta acara-acara lainnya. Masyarakat banyak memanfaatkan moment ini untuk sekedar berfoto dengan background Air Mancur Hotel Indonesia yang sangat legendaris ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=FCD03R.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 535px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/FCD03R.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beginilah gambar keadaan di depan Kedubes Jepang pada jam 11.30an sepi banget. Sangat kontras dengan keseharian jalan protokol ibu kota ini yang sangat macet penuh polusi. Diharapkan dengan adanya free car day lainnya akan semakin memperbaiki kualitas lingkungan yang semakin memburuk akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Photography by Reza Rachmadiananto (EOS 400D, EF-S 18-55mm f:3.5-5.6, EF 28-105mm f:3.5-4.5 II USM)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-7839008916663809384?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/7839008916663809384/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=7839008916663809384' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7839008916663809384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7839008916663809384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/05/jakarta-car-free-day.html' title='JAKARTA CAR FREE DAY'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_FCD01R.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-6260209201356518387</id><published>2008-04-27T20:49:00.001+07:00</published><updated>2008-04-27T21:26:25.242+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><title type='text'>OUR PREWEDDING  @ SEPUTAR INDONESIA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Hari ini, pas gue lagi Hunting di Seputaran Thamrin &amp; Sudirman menepati Jakarta Free Car Day bareng anak2 KASKUS, gue dapat Misscall dari Mas April fotografer yang kemarin motret prewedding gue di Bromo. Tau ada Misscall, gue telpon balik ternyata dia ngabarin kalo portofolio dia yaitu foto prewedding gue diambil buat cover features LIFESTYLE di &lt;a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/halaman-utama/abadikan-gengsi.html" target="new"&gt;KORAN SINDO Edisi Minggu, 27 April 2008&lt;/a&gt; Gue kaget &amp; ga percaya juga neh, belum kawin eeh preweddingnya udah beredar ke seluruh Indonesia. Sepulang dari hunting gue beli satu eksemplar yg di bilang Mas April. Alamaaakk.... di taruh didepan coy....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=crIMG_4220.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/crIMG_4220.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=crIMG_4223.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/crIMG_4223.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita LIFESTYLE di KORAN SINDO hari ini yang dimaksud :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ABADIKAN GENGSI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 27/04/2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRE-WEDDING tidak hanya sekadar foto.Selain kenangan,di baliknya,tersimpan ambisi dan gengsi.Tidak heran jika saat ini banyak orang nekat berpetualang mencari lokasi pre-weddingdemi mengabadikan gengsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dulu foto pre-wedding sudah jadi bagian penting untuk sebuah pesta pernikahan. Sejatinya,foto-foto ini hanya sekadar ornamen untuk mengisi kekosongan ruangan resepsi pernikahan. Seiring berjalannya waktu, fungsi ini justru berubah jadi gengsi pasangan pengantin. Hal ini terjadi karena banyak masyarakat mengapresiasi tinggi foto-foto yang mempunyai kualitas dan gaya khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik itu pemilihan lokasi yang menarik, teknik pemotretan, hingga tema foto yang unik. Demi apresiasi dan gengsi, tidak heran jika saat ini banyak orang nekat berpetualang mencari lokasi pre-wedding. Jika tidak ada di dalam negeri,ke luar negeri pun mereka sambangi. Untuk biaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang jutaan rupiah tidak jadi masalah.Yang penting gengsi mereka bertambah karena foto-foto tersebut. Angga Pratama, contohnya, karyawan salah satu bank swasta di Jakarta ini rela mengeluarkan kocek Rp15 juta untuk seluruh rangkaian dokumentasi pernikahannya mulai pre-wedding hingga resepsi. Walau masih dibantu keluarga dalam pendanaan dokumentasi, Angga dan pasangannya menganggap bahwa pernikahan ini hanya terjadi sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat resepsi pernikahan, foto-foto prewedding dipajang menghiasi tembok.Tamu undangan yang datang pun banyak mengeluarkan komentar senada, bagus dan eksotis! Mendengar pujian ini, Angga dan istri pun tersenyum bahagia.Keinginan mereka agar foto-foto tersebut diapresiasi positif terwujud sudah. Plus, gengsi mereka pun bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Undangan banyak yang mengira bahwa lokasinya berada di luar kota atau luar negeri. Padahal kan cuma di Pantai Indah Kapuk, Katedral, dan Taman Prasasti,” jawabnya. Lain lagi dengan Risda Novlara,mahasiswi Magister Manajemen Trisakti ini mengeluarkan kocek Rp5 juta untuk pre-wedding. Meski terbilang cukup murah, Risda dan pasangan telah mendapatkan apa yang dia butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai album, frame foto dan dua lokasi (indoor dan outdoor) untuk pemotretannya. Tak harus jauh-jauh berburu lokasi,Risda yang menikah Agustus 2008 nanti hanya melakukan pemotretan di kawasan Puncak, kawasan Kun i n g a n , kawasan Jalan Sudirman Jakarta serta di Picco Studio.Tapi, agar terlihat berbeda, Risda harus menepis malu saat dilihat orang lalu lalang di kawasan pusat bisnis Ibu Kota tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pemotretan di jalan raya (Sudirman) benar-benar melelahkan, cuaca panas dan polusi harus diterjang meski dengan busana pengantin,”kenangnya. Begitu juga dengan Marino Verdi. Pasangan yang telah menikah 27 Januari kemarin langsung memajang foto pre-wedding ke dalam Friendster, situs pertemanan di dunia maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marino yang melakukan pre-wedding di Pulau Bidadari dan Pulau Kelor kawasan Pulau Seribu malah mendapatkan komentar lucu dari teman maupun pengunjung situs tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kok, mukamu di foto lebih catchy ya daripada aslinya dan lebih naturalis,” tiru Marino seperti di Friendster yang enggan menyebut harga pasti dari pre-wedding-nya. Walau harus berpanas-panas dan bercapek ria mulai Ancol hingga lokasi pemotretan, Marino dan pasangan dengan didampingi Dipta sebagai fotografer prewedding- nya malah merasakan kesenangan luar biasa.Mulai make up luntur,capek berjalan, kepanasan di sekitar pantai hingga kesemutan.Apalagi harus bergonta-ganti pakaian.(didik purwanto)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;HARUS SIAP MENDERITA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 27/04/2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIDAKcukup di atas daratan, dalam air pun akan dicoba. Agar berbeda dengan yang lain, calon pengantin memang mencoba segala cara, termasuk berfoto di dalam air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski harus menyelam di dalam air selama berjam-jam dan menyebabkan mata pedih, masih banyak yang menyukai foto gaya ini. Hal ini diakui M Hartono dari Picco Studio. Kesiapan calon pengantin menjalani gaya ini memang lebih penting ketimbang teknik memfoto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soalnya, calon pengantinlah yang harus siap menderita. “Soalnya mereka harus berada di dalam air dalam waktu yang lama. Bagi mereka, itu sangat menguras tenaga,” katanya. Untuk teknik pemotretan, Hartono mengatakan, pemotretan di kolam bukan masalah serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon pasangan yang suka dengan pemandangan bawah air akan disiapkan alat khusus untuk pemotretan. Walau hanya terbatas pada momen sekian detik, fotografer harus mampu mengabadikan momen tersebut. Pada studio tertentu, ada dua fotografer yang mengambil gambar calon pasangan. Hal ini dipakai untuk memperoleh foto dengan sudut pandang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika satu sisi tidak terangkat oleh satu fotografer, fotografer lainnya akan berusaha menangkap momen yang tertinggal tersebut. Bagi Hartono, keterampilan fotografer menangkap momen memang merupakan keahlian tersendiri. Bukan hanya sekadar memencet shutter dan fokus pada objek, tetapi fotografer harus mampu menangkap emosi yang sanggup mewakili jiwa sang calon mempelai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sang calon pengantin bukan model atau artis yang sanggup memadu gaya dengan leluasa, fotografer harus mampu membuatnya tampil semenarik mungkin. Entah diajak ngobrol, rileks menghadapi fotografer, hingga memerankan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Anggap fotografer itu sebagai teman kita, bukan seseorang yang mau menembak kita,” kata Hartono. Pria yang mengaku hobi fotografi semenjak kecil ini mengaku fotografer harus memahami dua kondisi saat pemotretan, baik itu liputan ataupun candid. Begitupun dengan lokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat sebagai bagian latar belakang objek saat pemotretan bukanlah hal utama untuk mendapatkan gambar terindah. Fotografer harus dituntut untuk bisa mengambil momen di mana pun. ”Di mana saja favorit saya, baik pinggiran trotoar ataupun puncak gunung tidak jadi masalah. Justru calon pengantinnya yang dituntut berani tampil di muka umum,” tambah alumnus Darwis Triadi dan Canon Shool ini. (didik purwanto)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PETUALANGAN TERINDAH SEBELUM MENIKAH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 27/04/2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ImageSALAH satu bagian terindah dalam kehidupan manusia adalah menikah.Namun, untuk mendapatkan kenangan terindah sekali seumur hidup itu bukan perkara mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNTUK mengabadikan momen-momen spesial itu, banyak pasangan pengantin mengeluarkan uang jutaan rupiah. Termasuk untuk sesi foto pre-wedding. Berbeda dengan foto pernikahan, pre-wedding justru membutuhkanusahayangkeras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai prosedur, seperti hunting lokasi, berurusan dengan pihak yang berwenang hingga beraksi di depan kamera harus dilakukan guna mendapatkan foto yang maksimal. Tapi, di situlah letak keasyikannya. Menjalani prewedding layaknya berpetualang. Mereka harus berjuang keras guna mencari lokasi yang sesuai keinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi tujuan tersebut, sudutsudut kota,gunung,hingga ke pantai harus dijalani. Jika tidak cukup, ke luar negeri pasti dijalani. Angga Pratama, contohnya, project coordinator bank swasta di Jakarta ini, semula tidak mau menggunakan jasa pre-wedding untuk pernikahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria yang telah menikah 3 November 2007 ini baru tergoda mencoba setelah melihat-lihat berbagai foto pre-wedding yang ada di internet. Dari situ, ia merasa pre-wedding tidak boleh dilewatkan begitu saja. Akhirnya, Anggi pun mulai mencari-cari jasa prewedding dan membandingkan kualitas sekaligus harga yang ditawarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kebetulan saya dan istri ingin bebas berekspresi dan suka hal yang gokil,” ujar Angga yang menjatuhkan pilihan jasa pre-weddingke Picco studio. Setelah menjatuhkan pilihan pada Picco studio,mereka langsung sibuk hunting lokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pilih-pilih tempat, akhirnya mereka memutuskan beraksi di beberapa lokasi di seputaran Jakarta yakniMuseum TamanPrasasti Tanah Abang, Katedral maupun Pantai Indah Kapuk. Ketika beraksi,Anggi dan pasangannya justru terlihat sangat ekspresif. Mereka tidak berpikir dua kali, saat disuruh fotografer untuk berlari- lari membawa layanglayang di padang ilalang. ”Kami padukan antara yang gokil dan resmi.Kadang pose malah bagus saat candid, ternyata lucu juga kami difoto,”kenangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambisi dan Gengsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto-foto pre-wedding punya hubungan yang erat dengan ambisi dan gengsi. Banyak calon pengantin mempunyai ide-ide yang imajinatif dan luar biasa buat foto prewedding. Sebab, jika hasilnya sesuai keinginan, diyakini foto-foto tersebut bisa menaikkan gengsi calon pengantin. Contohnya,Ricky Apriyanto, Manajer PT Ratu Setalu Indah ini semula hanya mengenal fotografer jasa prewedding dari teman.Kepada temannya,Ricky mengatakan punya keinginan untuk membuat foto pre-wedding yang bisa seperti rangkaian film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berkonsultasi, Ricky akhirnya meminta bantuan jasa pre-wedding dari Creamfotokraft, guna mewujudkan keinginan tersebut. Hasilnya, semua keinginan Ricky terkabulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Foto tersebut dicetak seukuran A1 dalam 12 frame dengan konsep black&amp; white (B/W), sephia, dan full colour. Saat acara nikah, frame tersebut terpampang di lokasi acara sehingga bisa menggambarkan proses bertemu hingga menjelang pernikahan,” ujar Ricky. Pentingnya gengsi memang sangat terasa.Buktinya, bagi Abi Januar Putra, fotofoto tersebut tidak akan cukup ia pajang di gedung tempat ia menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria asal Medan yang bekerja di Banda Aceh ini sangat bangga memajang sebagian foto preweddingdi blogpribadinya. Jadi, tidak hanya temantemannya saja yang bisa menikmati foto-foto yang mengambil lokasi di danau buatan kawasan Universitas Sumatera Utara hingga Pantai Lhok Nga di Aceh itu. Orang lain pun bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pernah kami diperingatkan oleh warga di sekitar pantai agar jangan berduaan di waktu sore. Nanti bisa digerebek oleh polisi syariat,” kata Abi yang melakukan pemotretan sebelum nikah dengan Vidya Rimasari melalui jasa fotografer freelance Budi Perwira.Maklum saja,di Aceh memang diberlakukan syariat tidak boleh berduaan jika bukan pasangan suami istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang gila lagi, Risda Novlara, mahasiswi Magister Manajemen Trisakti ini malah sengaja keluar dari kerja untuk menyiapkan pernikahannya Agustus nanti.Sebelum memilih Picco studio sebagai jasapre-wedding,Risdasempat membandingkan empat jasa pre-weddingdi tempat lain. ”Saya lebih memilih bujet minimal tapi keuntungan maksimal,”ujar Risda. (didik purwanto)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;EKSLUSIVITAS LOKASI JADI GARANSI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 27/04/2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMUAorang akan merasa malu jika bertemu dengan orang yang mengenakan baju yang sama.Begitu juga dengan pemilihan lokasi pre-wedding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang berburu lokasi sekeras mungkin demi mendapatkan lokasi yang berbeda. Sekali pun akhirnya memilih lokasi yang umum digunakan, pemilihan tema jadi jurus andalan. Pentingnya ekslusivitas lokasi memang disadari betul oleh para fotografer pre-wedding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak heran, saat ini banyak calon pengantin melihat profesional atau tidaknya fotografer pre-wedding,terletak pada kemampuan mereka memberikan garansi pemilihan lokasi yang sangat eksklusif. Creamfotokraft, contohnya, memiliki konsep berbeda dengan tempat lain karena memilih lokasi yang jarang dipakai fotografer lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa lokasi favorit mereka adalah pinggiran gerai atau toko di sepanjang Jalan Fatmawati hingga ke Panglima Polim, atap rumah hingga kehidupan masyarakat tradisional. Lain dengan Picco Studio. Dengan harga yang ditawarkan berkisar antara Rp5 juta–Rp29 juta, calon pengantin bisa memilih paketpaket yang disediakan mulai paket lima juta, Rp10 juta, Rp15 juta atau paket komplet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua paket menawarkan lokasi yang berbeda. Meski demikian, lokasi yang ditawarkan memang cukup fleksibel tergantung calon pasangan. Pernah ada pasangan yang meminta di hanggar pesawat pribadinya di daerah Sukabumi, Jawa Barat.Atau bahkan ada yang meminta di dalam kolam (under water).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Demi eksklusivitas, kita memakai dua fotografer untuk satu pasangan. Jadi mereka dapat mengambil moment terindah dan terbaik dari dua sisi yang berbeda,” tegas Evlyn Wasiso, Manajer Marketing Picco studio yang menekankan kualitas hasil foto fotografer daripada teknik olah gambar memakai efek tertentu di komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan Andalan Utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasa pre-wedding sebenarnya bukan dijadikan sebagai andalan utama yang menopang usaha fotografi. Biasanya jasa fotografi lebih membidik event kegiatan,produk, poster iklan,company profile, fashion catalog,bahkan pemotretan foto model. Hal ini diakui oleh Andre Kusuma,Creative StyleCreamfotokraft. Jasa fotografi di Cipete, Jakarta Selatan, ini kadanghanya melayaniduahingga tiga pasangan per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jasa pre-wedding merupakan usaha liburan kita-kita (fotografer, stylist, make up artis dan wardrobe).Apalagi kalau sampai ke luar kota bahkan sampai luar negeri,” ujar Andre yang telah membuat paket jasa pre-wedding ke China dan Australia. Meski mematok jasa prewedding sekitar Rp27 juta –Rp30 juta, kebanyakan pelanggan merasa puas atas kinerja tim fotografi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga ini memang standar karena sudah meliputi paket komplet seperti layanan konsultasi pembahasan konsep, garansi lokasi yang belum dijamah oleh fotografi lain, make up,fashion stylisthingga album dan wedding book-nya. Lain lagi dengan Sueswit Nawa Aprilianto asal Surabaya. Fotografer freelance ini malah autodidak belajar fotografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski hanya berpromosi melalui internet, calon pelanggan ini malah mendapatkan klien justru dari orang asing yang menikah dengan orang lokal. ”Saya membatasi maksimal hanya delapan klien per bulan.Saya harus teliti dalam mengerjakan pascapemotretan daripada mengejar orderan,” terang Sueswit,lulusan S1 Psikologi Universitas 17 Agustus Surabaya yang mengerjakan semuanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mematok harga Rp1.750.000 –Rp4.500.000, calon pengantin sudah dapat menikmati keindahan wisata di Jawa Timur. Mulai Bromo, Balekambang, Malang, hingga lokasi penting di Surabaya. Fatty, owner Difiapro Bandung justru membidik warga kota Bandung atau warga metro Jakarta yang ingin mengabadikan pre-wedding di kota Paris Van Java tersebut. Sejumlah lokasi favorit seperti Sapu Lidi,Ciwidey,atau Tangkuban Perahu sudah menjadi langganan bagi calon pasangan. (didik purwanto)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Phograph by &lt;b&gt;Reza Rachmadiananto&lt;/b&gt; with Canon EOS 400D, Canon EF 28-105mm F:1.3,5-4,5&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-6260209201356518387?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/6260209201356518387/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=6260209201356518387' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/6260209201356518387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/6260209201356518387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/04/our-prewedding-seputar-indonesia.html' title='OUR PREWEDDING  @ SEPUTAR INDONESIA'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_crIMG_4220.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-2595961405277563470</id><published>2008-04-20T17:02:00.000+07:00</published><updated>2008-04-20T17:03:09.549+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Le Gallerie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Human Interest'/><title type='text'>LIGHT &amp; SILENCE</title><content type='html'>&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=FNLightnSilence.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/FNLightnSilence.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sudah seminggu ini aku melewati jalan ini pada jam yang sama, bahkan mungkin jauh lebih malam. Jika aku melewatinya aku selamu memandang ke arah kiri, betapa indahnya bila bisa sejenak berdiri memandang kosong... sebuah kota penuh cahaya. &lt;br /&gt;Malam ini aku berdiri di sini. Angan dan asaku menarikku untuk sejenak menghentikan laju kendaraanku yang seharusnya membawaku pulang, membawaku menebus segala penat dan gelisahku dalam pekerjaan. Dan aku berdiri di sini. Memandang kosong ke arah titik penuh cahaya, betapa aku baru tersadar, setiap hari 2 kali aku melewati tempat ini, 10 kali dalam seminggu, entah berapa ratus kali dalam setahun... &lt;br /&gt;Entahlah, aku begitu menikmati sebuah paradoks yang ada di hadapanku, sebuah kenayataan hakiki bahwa hidup tercipta senantiasa berpasangan. Jauh di ujung sana, gedung bertingkat angkuh menantang langit, menyemburkan ribuan watt cahaya, sementara tak jauh di depanku, rumah-rumah petak berhimpitan seolah tidak mau memberikan ruang satu dengan lain, atau cobalah lihat seorang pemulung sedang menikmati sebatang rokok dibalik bayangan gelap jembatan, sementara di saat yang sama tuan besar sedang bergumul nyaman di tempat tidurnya... &lt;br /&gt;Ah..., inilah hidup... aku tak mampu berbuat muluk-muluk saat ini, puas memandang dan merenung, beberapa menit kemudian aku hamburkan jepretan kameraku ke arah cahaya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Photograph by&lt;/b&gt; Reza Rachmadiananto&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-2595961405277563470?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/2595961405277563470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=2595961405277563470' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2595961405277563470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2595961405277563470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/04/light-silence.html' title='LIGHT &amp; SILENCE'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_FNLightnSilence.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-2619330260017621116</id><published>2008-04-13T20:17:00.000+07:00</published><updated>2008-04-13T20:38:16.396+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Junkie Post'/><title type='text'>RAPIDSHARE BLOCKING</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Gue baru nyadar, kalo dalam 24 jam x 5 hari, gue telah ngabisin bandwith 25 GB di Rapidshare :) Beberapa menit sebelumnya temen di Forum ngasih tau jangan sampe ngabisin kuota atau bakalan kena block! damn.... he's right gue kena block sekarang :( Semenjak bisa pake Fastnet yang baru 5 hari terpasang, gue beli account RS seharga Rp. 70,000.- (LEGAL &amp; LEGIT tentunya he..he..) dengan harapan bisa D/L sepuasnya, tapi kayanya ga bisa  sebebas-bebasnya deh. BTW ini nih screenshoot-nya peringatan kalo gue kena block.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Rapidshare.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 535px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Rapidshare.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ya udah, setelah Rapidshare gue diblok selama 24 jam nggak bisa download, gue lanjutin aja queuing gue di torrents. dooh.... gini ini nggak enak-nya kalo punya koneksi kenceng, pengennya download mulu... gebleks! :)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-2619330260017621116?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/2619330260017621116/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=2619330260017621116' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2619330260017621116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2619330260017621116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/04/rapidshare-blocking.html' title='RAPIDSHARE BLOCKING'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Rapidshare.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-5927718360850001171</id><published>2008-04-10T19:55:00.001+07:00</published><updated>2008-04-12T20:29:11.128+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips and Tricks'/><title type='text'>FASTNET OH FASNET</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=DSC00061.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/DSC00061.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Phew... :) setelah hampir satu bulan menunggu, kemarin sore teknisi PT. First Media Tbk, akhirnya pasang sambungan internet (FAST NET) di tempat gue. Sebelumnya, ketika tahu bahwa agak susah pasang fastnet, mengingat antrian yang begitu panjang (maklum harga jasa yang ditawarkan emang murah sih dibanding ISP lain) gue nyoba cari 'jalan lain' yang ditawarkan oleh 'oknum-oknum' di beberapa forum. Nggak malah membantu, justru makin mempersulit dengan upah jasa yang nggak masuk akal dan pelayanan asal-asalan, cuma bisa janji nggak pernah di tepati. Geblek!!! Nggak tahan selalu uring2ngan &amp; makan ati sama si Oknum ini, akhirnya gue lepasin aja. Setelah itu iseng2 gue coba telpon CS PT. First Media Tbk. yg resmi (waktu itu habis maghrib) eeeh... ga taunya langsung dibikin schedule pemasangan. dan setelah 7 (tujuh) hari kalender telah terpasang ditempat gue :) tanpa hasus makan ati dan keluar biaya tambahan sepeserpun... (ada dink he..he.., yah sekedar tips buat teknisi-nya buat beli gorengan he..he..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Fast1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Fast1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Yap! for the first time gue beli paket FAST NET 786 seharga Rp. 295,000.- (belum termasuk PPN sehingga biaya yang harus gue bayar per bulan adalah sebesar Rp. 324,500.-). Emang sih lebih mahal Rp 60,000.- dibandingkan dengan XL Corporate gue, tapi soal kecepatan gila cing... :) kalo gue pake XL Corporate @ jalur 3G paling banter dapat kecepatan 64 kbps, coba bandingkan dg 768 kbps!!! (bahkan pada prakteknya sering lebih kenceng). Dengan terpasangnya FAST NET, berarti gue akan menutup XL GPRS gue yang telah menemani selama 2 tahun terakir.... hiks.. :( apa boleh buat, gue belum mampu bayar 2 koneksi internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=B2B_Product_SB5101_MD_US-EN.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: LEFT; MARGIN: 0px 10px 0px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/B2B_Product_SB5101_MD_US-EN.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;O Iya dalam pemasangan untuk paket ini, disediakan modem gratis (Pinjem pakai), kalo nggak salah PT. First Media Tbk, sediain 3 pilihan merk modem Motorola, Scientific Atlanta (SA) &amp; satu lagi gue lupa. Kebetulan gue dapet &lt;a href="http://www.motorola.com/business/v/index.jsp?vgnextoid=a24401f1a5e46110VgnVCM1000008406b00aRCRD&amp;vgnextchannel=7084bd0aea3b6110VgnVCM1000008406b00aRCRD" target="new"&gt;MOTOROLA SURFBOARD SB5101i&lt;/a&gt;, dalam keadaan baru. Masih segel Boo... :) Peminjaman modem ini nggak diberikan kepada pelanggan yang pasang paket dibawah 768 (512 &amp; 384). Tapi sebenernya kalaupun kepengen pasang paket yang nggak dapet pinjeman modem, kita bisa beli di PT. First Media Tbk. Harganya sendiri gue rasa masih cukup murah dibandingkan beli di Mangga Dua atau Glodok (sekitar Rp. 700 ribu). Berdasarkan pembicaraan dengan CS, cable modem di atas ditawarkan sekitar Rp. 450,000.- + PPN 10% = Rp. 495,000.- (Kenapa PT. First Media Tbk, bisa jual murah mungkin karena mereka ada kerjasama dg vendor/pabrikan modem kali ya...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pemasangan internet nggak lama kok, total jendral mungkin sekitar 30 menit. Nggak perlu setting yg ribet, yang agak lama sih masang kabel ke TAP yg letaknya ada di dekat tiang Listrik depan rumah. Kalo soal online-nya, teknisi cukup telp ke base-nya dan voilla!!! sudah ON. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah teknisinya pulang, gue geber tuh internet... wew!!! gue buka TV berita-nya Kompas.com enak banget, demikian juga TV beritanya detik.com streamingnya nggak nge-lag &amp; nggak patah-patah. Saat internet gue terpasang, di Indonesia lagi gencar-gencarnya blokir beberapa situs internasional seperti Rapidshare &amp; Youtube. Soal ini sih saya cuma prihatin, cuma bisa ngomong kalo mau nangkep satu ikan jangan kasih potas satu kolamnya dunkzz... :( nek jare wong jowo, ojo digebyah uyah :) Oke balik lagi, untungnya khusus untuk Rapidshare sudah banyak cara bypass blokiran dg ganti IP-nya Rapidshare sehingga gue masih bisa download data sekaligus burn-in koneksinya (untung juga gue baru aja beli account RS di warung sebelah, so nggak perlu nunggu buat bisa D/L). Hasil dari test drive selama 24 jam dapat dilihat di gambar bawah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Fast2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Fast2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Coba liat, dalam sehari gue (24 jam) menghabiskan bandwith sebesar 7.1 GB. Rata-rata Receive &amp; transfer rate bisa mencapai 350 MB/jam, dan bisa dibayangkan betapa akan semakin menggembungnya data di hardisk. he..he.. (Hardisk gue yg 320 GB aja udah tinggal 11% ruang kosongnya..., kayanya mesti siap-siap buat beli hardisk baru nih, &amp; lagi ngincer WDC 500GB). Dalam burning test ini, kecepatan rata-rata bisa dapet di atas 786 kbps (diukur dg DU Meter). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sementara ini ga komplain nih sama Fastnet :) Semoga aja nggak perlu komplen deh...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-5927718360850001171?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/5927718360850001171/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=5927718360850001171' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5927718360850001171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5927718360850001171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/04/fastnet-oh-fasnet.html' title='FASTNET OH FASNET'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_DSC00061.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-3774636777075914640</id><published>2008-04-02T18:34:00.010+07:00</published><updated>2008-04-02T20:17:41.632+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Le Gallerie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Human Interest'/><title type='text'>KIDS ON THE LENS</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;Membicarakan anak-anak rasanya tak akan pernah habis, banyak hal yang dapat dilihat dari sudut manapun. Baik, buruk, Ceria, Sedih, Gembira... Biarlah lensa yang berbicara. toh sudah banyak yang bilang, foto mewakili seribu kata... Salam dahsyat!!!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=KDS1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/KDS1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;AYO BELAJAR!!!&lt;/b&gt; Belajar dimulai sejak usia dini sampai maut menjelang. Manusia yang baik dalah manusia yang selalu mau belajar. [Muntilan, Jawa Tengah 2003]&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=KDS4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/KDS4.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;NUMPAK GLEDHEGAN&lt;/b&gt; Lupakan Play Station, Nintendo, atau Sega!!! Anak-anak ini gembira tanpa semua benda-benda produk mutakhirnya dunia. Sungguh mestinya kita berkaca pada kearifan dan kesederhanaan mereka. Hubungan orang tua dan anak-anak terjalin dengan erat. Ayah bekerja, anak bermain, dalam satu ruang dan waktu. Pernah membayangkan ini di Kota? [Gunung Kidul, DIY 2004]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=KDS3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/KDS3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BASAH KUYUB&lt;/b&gt; Anak-anak ini mengingatkan saya akan masa kecil. Have fun, Laugh Out Loud!!! Dulu sekali, ketika seumuran mereka, saya banyak menghabiskan waktu untuk mandi di Kali Belakang Rumah. Ah.... betapa tak terasa waktu bergulir begitu cepat. [Losari-Makassar, Sulawesi Selatan 2005]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=KDS2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/KDS2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ANCAMAN&lt;/b&gt; Anak-anak merupakan object yang rentan terhadap segala bentuk ketidakbaikan. Minuman Keras, Narkotika &amp;amp; Obat Berbahaya, dan hal buruk lainnya senantiasa mengintai. Mereka harus senantiasa dibimbing untuk dapat menggapai masa depan yang baik dan cemerlang. [Mattoanging-Makassar, Sulawesi Selatan 2006]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=KDS5.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 297px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/KDS5.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PAHLAWAN KECIL&lt;/b&gt; Ketika anak-anak lain sedang bersekolah atau bermain gadis kecil ini harus berjuang demi sekeping uang. Ada bermacam alasan mengapa mereka terjun dalam dunia yang keras sedini ini. Gadis ini tidak sendiri, ada ratusan ribu bahkan mungkin jutaan di Negara ini. Tak usah jauh-jauh, tengoklah setiap perempatan di Jakarta, niscaya akan kita temui gadis kecil seperti ini. [Palembang, Sumatera Selatan 2005]&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-3774636777075914640?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/3774636777075914640/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=3774636777075914640' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3774636777075914640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3774636777075914640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/04/kids-on-lens.html' title='KIDS ON THE LENS'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_KDS1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-5124820846914932207</id><published>2008-04-01T17:37:00.019+07:00</published><updated>2008-04-06T10:51:19.648+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><title type='text'>MOTOROLA MOTOSPIN MS-280 (A890) CDMA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Siang ini, setelah melakukan transaksi dengan seorang rekan di salah satu forum di internet akhirnya Motorola Motospin MS-280 (A890) CDMA saya dapatkan. Segera saya siapkan kamera untuk membuat foto untuk melengkapi review ini. &lt;br /&gt;Sebelumnya, ketertarikan untuk memiliki handset ini dari muncul sudah agak lama, mungkin 2/3 tahun lalu ketika sebuah review singkat muncul &lt;a href="http://www.phonescoop.com/articles/moto_2003_fall/index.php?p=3" target="new"&gt;di Sini&lt;/a&gt;. Bila dihitung sejak kemunculannya di tahun 2004 maka sudah cukup lama HP ini beredar di luar (utamanya di Korea Selatan), kebetulan beberapa hari sebelumnya saya melihat sebuah iklan di forum dan karena ada &lt;a href="http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/03/bajinguukkk-wong-kurang-ajar-tenan.html" target="new"&gt;kejadian&lt;/a&gt; yang 'memaksa' untuk mendapatkan HP CDMA baru maka saya memutuskan untuk membelinya, sekaligus pengen nge-test Moto CDMA (soalnya selalu pakai Nokiyem seeh... :) )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=MS280a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/MS280a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Possibly the hottest new phone on Motorola's roadmap is the MS280. This phone features a rotating design similar to the Sony Ericsson SO505i that's taken Japan by storm. The MS280 also features a 176-by-220-pixel 260,000-color TFT display, dual cameras, and streaming MPEG4 video. The phone will be available in Korea in November, expanding to "other markets" in 2004.&lt;/i&gt; Jadi secara umur, motorola ini sudah nggak bisa dikatakan baru... tapi masih lumayanlah lah sebagai HP kedua untuk menunjang komunikasi :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=MS280b.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/MS280b.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Oke deh daripada berlama-lama, saya lanjutkan dengan spesifikasi teknis Motorola Motospin MS-280 (A890) CDMA --&gt; selanjutnya cukup saya sebut &lt;b&gt;Motospin&lt;/b&gt; sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;NETWORK :&lt;/b&gt; CDMA 1xRTT, 800 Mhz&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MECHANISM :&lt;/b&gt; Swivel&lt;br /&gt;&lt;b&gt;DISPLAY :&lt;/b&gt; Type TFT, 262K colors (176x220 pixels, 13 lines)&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ADDRESS BOOK : &lt;/b&gt;500 (15 Entry)&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MEMORY :&lt;/b&gt; Internal Type 54 MB&lt;br /&gt;&lt;b&gt;RINGTONE :&lt;/b&gt; Polyphonic 32 Channels (Vibra Support)&lt;br /&gt;&lt;b&gt;CAMERA :&lt;/b&gt; Dual Camera CMOS (VGA 310.000 pixel)&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LANGUAGE :&lt;/b&gt; English &amp;amp; China&lt;br /&gt;&lt;b&gt;CONNECTIVITY :&lt;/b&gt; Infrared&lt;br /&gt;&lt;b&gt;FEATURES :&lt;/b&gt; Text Messaging, Photo &amp;amp; Video Mail, Voice Message &amp;amp; Memo, Alarm, Calculator, Calendar, Schedule, Organizer, Witop Platform (nate browser,GVM,SKVM,TCM3,Nate Air,NATE AD), PC Link/Modem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;WHAT'S IN THE BOX&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=MS280c.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/MS280c.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Dalam paket penjualan yang saya terima terdiri dari :&lt;br /&gt;- 1 (satu) Unit Handset Motorola Motospin MS-280&lt;br /&gt;- 1 (satu) Unit Baterai&lt;br /&gt;- 1 (satu) Unit Travel Charger&lt;br /&gt;- 1 (satu) Unit Kabel Data (Interface-nya USB tapi kecepatannya mirip serial)&lt;br /&gt;- 1 (satu) Unit CD Driver Copy-an (dooh.... :( )&lt;br /&gt;- 1 (satu) Unit Manual Book Seadanya :(&lt;br /&gt;- 1 (Satu) Unit Kartu garansi dari Importir Umum-nya&lt;br /&gt;- 1 (Satu) Unit Kardus Generik, tanpa merek Motorola&lt;br /&gt;- Plastik pembungkus secukupnya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;DESIGN, STYLE &amp;amp; ERGONOMY&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=MS280d.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/MS280d.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Sepintas, bentuk Motospin mengingatkan saya akan Siemens SL 75 yang terlihat feminin. Sementara itu, Motospin memiliki form factor kecil &amp;amp; mungil dengan ukuran (keyboard terlipat) 10cm (p) x 4.3cm (l) x 2.7cm (t) --&gt; Saya ukur dg penggaris, jd miss beberapa mm mungkin saja terjadi :) . Bagi mereka yang memiliki tangan yang besar mungkin terlihat kurang proporsional ketika memakai handset ini, bahkan mungkin akan merasa sedang memegang mainan :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme Swivel memberikan sentuhan dan nuansa berbeda bagi para penggunanya. Namun demikian mekanisme ini bisa saja menjadi nilai pengurang, terlebih lagi bagi mereka yang tidak terbiasa menggunakan handphone semacam ini, untungnya saja engsel Swivel Motospin ini dirasakan cukup kuat dan relatif tidak rapuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang mengganggu (bagi saya terutama) material yang dipakai untuk membungkus LCD Monitor terlihat murahan, dan terlalu 'plasticy'. Belum terlalu lama dipakai, sudah mulai terlihat baret-baret halus di sana-sini :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=MS280g.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/MS280g.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Motorola cukup cerdas dengan menyediakan banyak tombol untuk bermacam-macam keperluan terutama ketika keyboard utama disembunyikan dibawah tubuh Motospin. Penempatan tombol melingkar ini cukup manis yang mewakili 10 fungsi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=MS280e.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/MS280e.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Penempatan tombol-tombol pembantu lainnya saya nilai cukup logic. Dalam gambar di atas terlihat beberapa tombol yaitu tombol Voice/Memo Records, Volume (-) &amp;amp; (+), tombol camera on &amp;amp; shutter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menambah manisnya bentuk Handphone ini, Plug Charger &amp;amp; Kabel Data (Jadi Satu) ditutup dengan seal karet memanjang, demikian halnya Earplug/Handsfree Plug juga rapi tertutup. Namun, bagi saya fungsi pemanis ini justru menjadi hal yang tidak menyenangkan di mana untuk melakukan charging &amp;amp; konek to PC harus membuka seal (dan ini sama sekali tidak mudah!!...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=MS280f.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/MS280f.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Nah ini, yang paling saya suka... tombol keyboardnya lebar dan enak dipencet! sehingga untuk melakukan text messaging akan terlihat mudah selain itu, tombol-tombol ini terlihat 'classy' dan mewah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=MS280i.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/MS280i.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Motospin ini telah mendukung RUIM (orang biasanya menyebut kartu, sebagai lawan dari Inject... he..he..). Dibeberapa negara yang telah mengadopsi system CDMA sebagian besar hadsetnya dibundle dengan nomornya melalui inject. Justru anehnya di Indonesia, handset inject tidak terlalu laku (terlebih lagi masyarakat indonesia sangat sensitif dengan tarif, sehingga dengan handset ber-RUIM akan lebih mendukung fleksibilitas, untuk pindah operator, dibandingkan dengan handset inject).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang suka berganti-ganti kartu operator, penempatan RUIM Motospin sangat cerdas, kita tidak perlu bongkar pasang battery untuk mengganti kartu (Asal saja kartu kita nggak ilang terjatuh aja... he..he.. :) )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=MS280h.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/MS280h.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, saya hampir lupa, mungkin kalau tidak saya sebut sebagai Motorola, mungkin banyak yang tidak tahu bahwa Handset ini adalah Motorola. Di depan hanya disebutkan sebagai "CDMA " saja. Akan tetapi begitu membuka baterry akan terlihat tulisan Motorola di sana. Berdasarkan label yang tertempel, handset ini dibuat di Korea Selatan, perlu diketahui bahwa Motospin MS-280 keluar untuk pertama kalinya di negeri ginseng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;FUNGSI : HARDWARE &amp;amp; SOFTWARE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SPEAKER :&lt;/b&gt; Pertama kali dinyalakan, Jingle Motorola menyapa. Tapi.... Suara-nya terdengar pecah! nggak enaklah... memang sih kalau dibandingkan dengan Motorola Rokr E1 kalah jauh, namun bagi saya ini tidak dapat ditoleransi. Hal yang sama terdengar ketika speaker phone di-nyalakan. Suara penelpon di sana terdengar pecah. Situasi ini sedikit bisa di atasi dengan menurunkan tingkat volume menjadi 2 atau 3 dari 5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TELEPHONING :&lt;/b&gt; Jika digunakan bertelepon, suhu handset akan segera naik, namun tidak akan drastis, mungkin karena lokasi testing penuh dengan sinyal sehingga handset ini tdak melakukan multi tasking antara bertelepon &amp;amp; mencari sinyal. Suara speaker internal terdengar cukup nyaman, meskipun tidak dapat dikatakan enak banget, perbaikan sangat terasa manakala saya menggunakan handsfree :) selain bebas melakukan aktifitas, juga suara yang didengarkan lebih bening dan empuk. Oh ya dalam paket penjualan tidak disertakan handsfree, kebetulan saya ada handsfree nganggur dengan plug 2.5" yang pas dg handset ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LCD :&lt;/b&gt; Bagus! 262 TFT terlihat terang dan warna-warni! tapi hati-hati layar warna yang terang jelas akan meminta trade off dengan batere&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;ADDRESS BOOK :&lt;/b&gt; Beberapa spesifikasi yang saya lihat di luar menyebutkan kalau Address Book Handset ini dapat mencapai 5000, bahkan di kardusnya sekalipun menyebutkan angka ini. Namun setelah saya otak-atik, kok saya belum menemukan bagaimana cara membuat Address book sampai 5000. Yang jelas telah tersedia 500 address book dengan 15 Entry (Nama, Nomor, Kategori, Foto, No. Mobile, No. Rumah, No. Kantor, No. Lainnya, E-Mail, No. Fax, Memo, Profile, Ringtone, Birhday, Anniversary) yang siap di isi. Hanya sayang, sampai saat ini saya belum menemukan cara bagaimana dapat secara cepat mengisinya (misalnya Syncronize dg Outlook) kecuali harus Tapping satu per satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;FOTO &amp;amp; VIDEO :&lt;/b&gt; Motospin telah dilengkapi dengan memori Internal sebesar 54 MB dan cukup untuk menyimpan hasil rekaman Video dengan ukuran 176x144 pixel Up To 1 jam. untuk dapat diputar diplayer lain dibutuhkan konversi. Kualitas maksimal Foto yang dapat dihasilkan hanyalah VGA. Namun demikian hasilnya relatif cukup baik untuk ukuran resolusi sebesar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KONEKTIVITAS :&lt;/b&gt; Hanya Infra Red Direct Access (IRDA) saja, nggak ada pilihan lain. Soal kecepatan transfer data, jangan harap terlalu banyak dari koneksi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;VOICE RECORDER :&lt;/b&gt; Dengan memory sebesar 54 MB cukup untuk melakukan perekaman suara sampai beberapa menit... (maaf belum test he..he..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MENU :&lt;/b&gt; Cukup Logis, bagi orang yang baru saja menggunakan Handphone ini saya kira tidak terlalu lama akan dapat menguasainya dengan mudah. Selain itu, Menu-menu yang ada terlihat advance dibandingkan dengan Handset sejenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PROVIDER :&lt;/b&gt; Sepertinya sebelum diimpor Ke Indonesia, Handset ini merupakan handset yang dipasarkan/didistribusikan/dibundling dengan &lt;a href="http://www.chinaunicom.com.hk/en/home/default.html" target="new"&gt;China UNICOM&lt;/a&gt;, soalnya masih ada menu yang tertinggal dan nggak bisa di set ulang, seperti browser untuk internet. Berhubung Handset ini berjalan di Frekuensi 800 Mhz, saya kira bisa dipakai semua operator CDMA di Jakarta (Flexi, Starone, Fren, Esia) kecuali SMART yang masih ada di 1900 Mhz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;MODEM &amp;amp; INTERNET&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bagi sebagian orang, daya tarik utama sebuah perangkat adalah konvergensi-nya. Saat ini, gadget banyak dibuat untuk tujuan sebagai Perangkat Hybrida yang bisa berfungsi ganda. Selain untuk dapat berkomunikasi sebagai Telepon, Motospin dapat dengan mudah difungsikan sebagai Modem CDMA. Beruntunglah dalam paket penjualan Motospin telah dilengkapi dengan kabel data (USB). Talam test yang saya lakukan dengan Starone Time Based diperoleh kecepatan sbb :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=GPRSmon1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/GPRSmon1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=GPRSmon4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/GPRSmon4.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengujian diperoleh kecepatan star-one relatif naik turun dan tidak stabil, kecepatan maksimal yang dapat saya diperoleh adalah 21 KBps. Saya kira di sini yang paling berpengaruh adalah kekuatan signal provider itu sendiri, kecepatan dan kestabilan sangat tergantung dengan lokasi dimana anda berada. Menurut saya, Motospin sebagai modem dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Sekedar diketahui, ketika terkoneksi dengan PC via kabel data Motospin otomatis nge-charge! So Don't Worry 'bout Your Battery! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PLUS MINUS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;+ Model Stylish, Kecil Mungil, &amp;amp; Trendy&lt;br /&gt;+ Nggak banyak orang pakai (Bukan HP Sejuta Umat)&lt;br /&gt;+ Layar Warna 262K&lt;br /&gt;+ Terlihat mahal &amp;amp; Advanced&lt;br /&gt;+ Dual Camera VGA&lt;br /&gt;+ Keyboard-nya enak&lt;br /&gt;+ 500 Address Book &amp;amp; Lengkap dg Multiple Entry&lt;br /&gt;+ Memory Internal Besar&lt;br /&gt;+ PC Modem Capability (Without Charging)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Nggak ada FM Radio&lt;br /&gt;- Nggak ada bluetooth&lt;br /&gt;- Material too plasticy&lt;br /&gt;- Speaker nyaring tapi agak sember&lt;br /&gt;- Mekanisme Input Addressbook membingungkan&lt;br /&gt;- Software Support/PC Sync Minim (Atau saya beum ketemu aja ya)&lt;br /&gt;- Swivel-nya agak membingungkan (bagi yg tidak terbiasa)&lt;br /&gt;- Mungkin anda akan memperoleh HP Refurbished (oleh karena umur &amp;amp; pemasaran)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KONKLUSI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat &lt;b&gt;tidak ada gading yang tidak retak&lt;/b&gt; demikian pula Motorola Motospin MS-280 ini, sebagai konsumen tentunya menginginkan hal sempurna. Kalo boleh membuat Wishlist, saya kepengen HP CDMA dual Band, R-UIM, bisa MP3, FM Radio, Kamera minimal 3 MP, Ada Slot memory Eksternal, batere tahan seminggu. dsb. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimanapun juga, membandingkan harga dengan kualitas yang didapatkan, saya rasa Motorola MS-280 ini tidak berlebihan disebut sebagai handphone yang lengkap, dalam arti kebutuhan dasar berkomunikasi telah tercakup didalamnya let say, telepon, sms, modem, kamera, recorder, hanya minus MP3 Player, FM Radio &amp; Program Sinkronisasi (soal ini salam belum sempat googgling lebih jauh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sedikit review singkat saya sebagai user, jujur saja saya baru pegang Handset ini baru sehari, jadi belum dalam banget melakukan pengujian. Bisa jadi dalam kesempatan selanjutnya akan ditumukan hal-hal baru lainnya. Segala input akan saya terima dengan senang hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regards&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS: Photography By Me! Using Canon EOS 400D With Canon EF-S 18-55mm F:3.5-4.5 &amp;amp; Tamron 70-300mm F:4-5.6 Di Macro &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-5124820846914932207?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/5124820846914932207/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=5124820846914932207' title='21 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5124820846914932207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5124820846914932207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/04/motorola-motospin-ms-280-a890-cdma.html' title='MOTOROLA MOTOSPIN MS-280 (A890) CDMA'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_MS280a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>21</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-1445739592092670270</id><published>2008-04-01T16:16:00.001+07:00</published><updated>2008-04-01T16:48:06.203+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Junkie Post'/><title type='text'>MAJAPAHIT</title><content type='html'>&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Majapahit-map.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: Left; MARGIN: 0px 0px 0px px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Majapahit-map.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sehabis makan siang sebelum mulai bekerja, iseng-iseng baca Wikipedia Indonesia dan klik mouse saya berhenti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Majapahit" target="new"&gt;di sini.&lt;/a&gt;, ternyata Wilayah Majapahit luasnya melebihi Indonesia sekarang. Ilustrasi dalam peta ini tergambar dengan baik daripada pelajaran yang saya terima dulu waktu Sekolah Dasar he..he..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-1445739592092670270?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Majapahit' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/1445739592092670270/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=1445739592092670270' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/1445739592092670270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/1445739592092670270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/04/majapahit.html' title='MAJAPAHIT'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Majapahit-map.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-7083053726970072255</id><published>2008-03-29T08:42:00.002+07:00</published><updated>2008-03-29T09:11:46.795+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Junkie Post'/><title type='text'>LIFELESS WITHOUT MY COMPUTER</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;OOh... Not Again... please... ini sudah kedua kalinya LCD Monitorku bergaris. DEATH PIXEL!!! nggak cuma beberapa titik, tapi ini garis vertikal dari bawah ke atas atau atas ke bawah... you name it! Death pixel bershaf &amp; berjamaah kata temenku di salah satu forum komputer. Belum ada seminggu gw ambil dari tempat servisan pertama dengan symptom yang sama! kemarin sih gw sebenernya ragu juga pas mau ngambil-nya &lt;i&gt;lha wong&lt;/i&gt; segel-nya aja masih utuh... sepertinya emang nggak dibenerin nih LCD Gw&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaudah deh... garis ini muncul lagi setelah jam 6 pagi, setelah habis mandi mau berangkat kerja pagi ini.... terpaksa bongkar kardus (lagi) gw bawa kekantor buat dibenerin di daerah Mangga Dua, kali ini nggak mau balik ketempat kemarin langsung ke service centernya Acer aja deh.. *Ngomong2 soal ACER, banyak yg bilang ACER itu Awas CEpet Rusak, moga-moga LCD gw nggak kena ini deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malem ini, habis pulang kerja bingung rasanya, biasanya kalo akhir pekan gini bisa bawa kerjaan ke rumah, sekedar main-main dengan photoshop di 'sambi' surfing baca berita atau nge-junk di forum... dan yg paling penting malem sabtu gini gw bisa nonton DVD malem ini ga bisa!!! I'm hopeless &amp; Lifeless ... :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ga tahan dg penderitaan ini, akhirnya memohon ibu kost untuk minjem monitor yg dirental ketikan... Sama ibu kost boleh sih... tapi, monitornya ble'e bener nih, udah kecil, nggak sebandning dg LCD 19" Wide gw, nggak fokus pula! bikin mata sakit.... dduuuhhh.... kenapa nasib gw sial banget ya hari ini :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Halah* kok aku malah nge-junk di sini ya... :(&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-7083053726970072255?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/7083053726970072255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=7083053726970072255' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7083053726970072255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7083053726970072255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/03/lifeless-without-my-computer.html' title='LIFELESS WITHOUT MY COMPUTER'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-2423988510044788113</id><published>2008-03-27T21:14:00.002+07:00</published><updated>2008-03-27T22:39:54.630+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips and Tricks'/><title type='text'>SPOT PREWEDDING @ BROMO</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Saya ingin berbagi pengalamaan saat pengambilan gambar pre-wedding kemarin tanggal 20/21 Maret 2007, siapa tahu ada yg nantinya juga pengen prewedding di sini. he..he... :) Tulisan ini akan lebih fokus kepada masalah transportasi dan spot pengambilan gambar. Untuk mudahnya akan saya sertakan peta yang saya modifikasi di bawah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=prewedd.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 0px 0px; WIDTH: 540px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/prewedd.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Transportasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghemat ongkos transport sebaiknya membawa kendaraan bukan jenis sedan atau minibus. (yang ditakutkan tidak kuat menanjak sehingga harus menyewa kendaraan di sana) :) Pemilihan rute juga berpengaruh kepada bagaimana cara kita berhemat. Dalam peta tampak jalur merah yang merupakan rute perjalanan saya kemarin. Dalam Rute perjalanan merah, medan menanjak masih dapat dilalui mobil sekelas kijang (meskipun tetap menanjak namun jalan yang dilalui relatif mulus), sementara untuk jalur biru, lebih terjal dan sulit. Saya nggak tahu pasti, kata beberapa orang, mobil pribadi (apabila melalu jalur Tongas-Ngadisari, jalur biru) tidak diperbolehkan naik sampai ke Puncak Penanjakan, kecuali harus menyewa Toyota Hardtop di bawah sebelum menuju puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Spot/Lokasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Lokasi ini merupakan lokasi tertinggi yang dapat dijangkau oleh kendaraan untuk dapat memperoleh view pegunungan/daerah Tengger dan sekitarnya. Apabila cuaca cerah (tanpa awan &amp; kabut) maka Anda dapat melihat spot yang sangat indah misalnya saat matahari terbit, kemudian pemandangan Bromo, Batok bahkan Semeru. Kalo bawa kamera IR (Infra Red) spot di bawah bangunan (gardu pandang) merupakan lokasi terbaik untuk mengambil gambar. Mesti diingat, apabila cuaca cerah kabut akan dapat segera datang setelah pukul 09.00 - 10.00 pagi, sehingga lekas selesaikan pengambilan gambar di tempat ini :)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saya nggak tahu apa nama tempat ini, tapi yang jelas, tempatnya berada di pinggir jalan di mana kita dapat melihat pemandangan Gunung Batok, Bromo dan Semeru agak lebih dekat dengan sudut yang berbeda. Berhubung tempatnya di pinggir jalan, awas ati-ati, parkirlah kendaraan anda di tempat yang aman :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kawah/Kaldera Bromo. Anda dapat mengambil gambar di lokasi ini. Kemarin saya hanya sampai di kaki kawah, atau awal tangga berundak menuju puncak kawah. Lokasi di sini kebanyakan batu &amp; tebing tanpa vegetasi. Meski demikian, untuk memperoleh gambar yang bagus tinggal main angle &amp; komposisi saja. Oh ya saran saya, kendaraan bermobil hanya bisa sampai di parkiran yang jauhnya munkin antara 900-1200 meter dibawah kaki kawah (ditunjukkan oleh spot no. 4), sehingga untuk sampai ke spot No. 3 hanya bisa dilalui oleh kaki, kuda atau kalo mau nekat bisa naik motor. Jangan jalan kaki! jaraknya sudah bikin 'kemringet' apalagi kalo sudah dandan cantik, alamat rusak tuh dandanan, jangan pula gagah-gagahan naik motor, kalo motornya nyungsep repot mesti dorong-dorong motor tuh... :) Saran bijak naiklah kuda! dengan membayar Rp. 30 ribu -  Rp. 70 ribu (tergantung nego), anda tidak akan capek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Setelah menghabiskan waktu di kaki kawah bromo, di bagian parkiran mobil (spot no. 4) meskipun terlihat kosong &amp; flat, masih dapat diambil gambar bagus dengan latar belakang gunung batok atau tebing di bawah penanjakan dengan lautan pasirnya, selain itu, dapatkan model tambahan bersama kuda yang tadi di sewa... hehehe... (kapan lagi bisa foto nunggang kuda..) :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tempat ini merupakan sabana, atau padang rumput. Tinggal cari spot yang enak aja untuk dapat 'great picture' di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tempat ini pernah digunakan untuk syuting pasir berbisik di mana lokasi ini terdapat batu-batu karang besar berserakan, cakep lah buat take pre wedding... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya ada satu tempat lagi yang bagus, yaitu di depan restoran lava view, di sini dapat ditemukan titik-titik menarik yang siap diekplorasi lebih dalam. Sayangnya pada pengambilan gambar kemarin, kami tidak dapat menggunakannya akibat hujan turun dengan derasnya..... :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segitu aja dulu tulisannya, semoga membatu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regards.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-2423988510044788113?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/2423988510044788113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=2423988510044788113' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2423988510044788113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2423988510044788113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/03/spot-prewedding-bromo.html' title='SPOT PREWEDDING @ BROMO'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_prewedd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-6923793083880118381</id><published>2008-03-22T19:04:00.002+07:00</published><updated>2008-03-24T20:18:10.079+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Life'/><title type='text'>BAJINGUUKKK!!! WONG KURANG AJAR TENAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sore ini saya dan keluarga Saufa sedang ngobrol santai di ruang tengah, kami bercerita hal-hal ringan, entah kapan mulainya Papa-nya Saufa cerita siang tadi betapa banyak Durian yang sedang bagus-bagusnya di Bromo. Ya sudah, sahutku, kalau memang kepengen makan durian mari cari keluar. Setelah semua bersepakat akhirnya kami berangkat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan utama kami adalah Jl. Barata Jaya. Di Surabaya, tempat ini cukup terkenal sebagai kluster khusus penjualan buah durian. Setelah melihat-lihat sejenak, papa menghentikan mobil di depan penjual yang buah duriannya terlihat baik. Berdua dengan Mama, beliau berdua turun untuk menawar harga. Kami berlima (saya, saufa, kak ila, kak anggi &amp; nathan) turun setelah mendengar panggilan dari tempat penjual yang tak seberapa jauh dari mobil diparkir, mungkin hanya lima meter kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum keluar saufa bertanya, apakah tas-nya boleh ditinggal di sini (mobil) jawab saya terserah (tak terlintas sedikitpun pikiran bahwa ini akan jadi musibah malam ini).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menghabiskan 4 butir durian, seorang pembeli lain berteriak-teriak "Pak-pak pintunya dibuka!!!", sambil menunjuk-nunjuk sisi kanan mobil yang berhadapan langsung ke jalan. Saat itu tak seorangpun dari kami aware dan sadar dengan teriakan tersebut, saat itu saya pikir mobil Papa kena serempet mobil yang lewat. Sambil menuju ke mobil semua orang berdatangan, bertanya ada apa... saat melihat sisi kanan mobil saya melihat tak ada bekas serempetan, tapi ketika melihat ke jok belakan saya sangat terkejut, tas-nya saufa telah lenyap!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biadab bener!!! apakah orang sudah kehilangan rasa takut akan laknat Allah, apakah orang sudah sedemikian 'sakit' hingga tega mengambil hak milik orang lain?! Dua buah handphone, uang Rp. 800 ribu, kartu ATM, Kartu kredit, dan kartu identitas lain musnah-hilang tak berbekas. Mungkin sekitar Rp. 5 juta kerugian material Saufa saat itu, namun data (nomor telepon, notes, jadwal serta catatan lain) tersimpan dalam handphone yang tak ternilai harganya juga ikut lenyap. Saufa hanya bisa menangis, menyesali kenapa meninggalkan tas di mobil, saya pun nggak bisa berbuat banyak saat itu... (Saya ikut menyesal kenapa tak memberikan saran yang benar dg membawa tas ke luar untuk tidak ditinggal di mobil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan keterangan ibu-ibu yang berteriak pertama tadi, sewaktu kejadian ada 3 sepeda motor yang sedang mengawasi seorang remaja tanggung masuk ke mobil. Kak Anggi sempat melihat seorang bertubuh kecil dengan baju putih masuk ke mobil, namun saat itu dia nggak memperhatikan karena lebih fokus ke Nathan yang sedang bermain-main. Setelah kejadian itu kami tak mampu berbuat apa-apa karena pencuri telah lenyap. Apapun yang terjadi dalam hati saya masih bersyukur bahwa kami hanya kehilangan harta benda bukan yang lain...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera setelah membayar Durian kami bergegas segera meninggalkan tempat itu untuk kemudian melapor kepada Kantor Kepolisian Sektor terdekat. Dalam perjalanan, untuk meminimalkan potensi kerugian yang lebih besar saya segera menghubungi call center untuk memblokir seluruh kartu kredit &amp; ATM yang ada. Sampai di Kantor Polisi, kami diterima oleh beberapa orang Bapak Polisi yang tidak dapat berbuat banyak, kecuali hanya membuatkan laporan (Sigh....), alangkah bangganya kalau bapak-bapak tersebut dapat bertindak dengan cepat, atau setidaknya melakukan sesuatu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membuat laporan kehilangan kami segera angkat kaki dari situ untuk segera pulang. Di sepanjang jalan, Mama senantiasa menenangkan bahwa apa yang diambil mungkin merupakan bagian harta yang menjadi hak orang lain, mama juga berpesan dengan kejadian ini harus lebih banyak mendekatkan diri kepada Allah SWT, banyak beramal dan berbuat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Moral Of The Story :&lt;br /&gt;1. Jangan pernah meninggalkan barang berharga dalam mobil&lt;br /&gt;2. Kunci mobil sewaktu parkir&lt;br /&gt;3. Senantiasa bawa barang berharga secukupnya&lt;br /&gt;4. Don't put your egg on one basket (pisahkan barang berharga)&lt;br /&gt;5. Waspada terhadap segala kemungkinan&lt;br /&gt;6. Mendekatkan diri kepada Allah, berbuat baik dan banyak beramal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-6923793083880118381?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/6923793083880118381/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=6923793083880118381' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/6923793083880118381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/6923793083880118381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/03/bajinguukkk-wong-kurang-ajar-tenan.html' title='BAJINGUUKKK!!! WONG KURANG AJAR TENAN'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-2536264960715692965</id><published>2008-03-21T18:21:00.001+07:00</published><updated>2008-03-26T15:55:53.671+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>SUNRISE @ PENANJAKAN-BROMO</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Tanggal 20 Maret 2008 kemarin dalam rangka mengambil gambar untuk keperluan prewedding, saya dan rombongan berangkat ke Bromo. Kenapa Bromo? pertama karena memang kami ingin mencari suasana yang 'tak biasa' dan yang kedua sekalian jalan-jalan plus refreshing menghilangkan penat karena pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami (Saya, Saufa, Photographer: Mas April &amp; Co Workernya, Mas Ari serta Pak Arifin, Driver) berangkat dari Surabaya sekitar pukul 23.30 WIB. Perjalanan diperkirakan akan memakan waktu kurang lebih 2.5 - 3 jam dari Surabaya. Sesuai dengan petunjuk Papa-nya Saufa, kami berangkat menuju Bromo via Tosari. Alasan dipilihnya jalur ini adalah untuk menghemat pengeluaran serta jauh lebih logic, karena tempat pertama yang dituju adalah Puncak Penanjakan untuk menanti Sun Rise dilanjutkan ke Kawah Bromo. Rute ini mungkin tidak terlalu biasa bagi pelancong pada umumnya (yang lebih menyukai rute Tongas). Keuntungannya, bagi pengguna/pemakai mobil sejenis MPV dapat memakai kendaraannya sendiri tanpa harus menyewa Jip, untuk dapat mengunjungi Penanjakan, Lautan Pasir dan Kawah Bromo). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kami dari Surabaya sangat lancar, Gangguan yang semula kami kira berada di daerah Porong akibat luapan lumpur Lapindo ternyata tidak terjadi. Justru dalam perjalanan ini kami sempat 'nyasar' beberapa kali akibat runtuhnya jembatan disebabkan terjangan banjir beberapa waktu terakhir di daerah Pasuruan. Kami sampai di Puncak penanjakan kurang lebih pukul 03.00 dini hari, saat masih sepi. BTW, Di Puncak Penanjakan terdapat beberapa warung makanan (tersedia kopi atau indomie hangat bagi mereka yang laper). :) Sebenernya kami datang agak terlalu pagi, konsekuensinya kami agak lama menunggu Sunrise datang. Tampak beberapa pengunjung sedang menyalakan api unggun di puncak. Udara sebenarnya tidak terlalu dingin di bulan September - April (Musim Hujan), kata beberapa orang Udara akan sangat dingin ketika saat puncak musim kemarau datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Brm1_resize.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 525px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Brm1_resize.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin mendekati fajar, semakin banyak orang merangsek naik di sekitar puncak Penanjakan yang saat ini telah dibangun dengan apik (sponsrored by salah satu Bank BUMN). Sekitar pukul 04.45 Matahari menampakkan sinarnya meski malu-malu, tertutup oleh awan. Sebenernya agak kecewa juga, sudah jauh-jauh menempuh perjalanan namun tidak dapat menemukan pemandangan sunrise yang sempurna.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Brm3_resize.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt=""src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Brm3_resize.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Untuk menikmati datangnya fajar, pihak pengelola telah menyediakan sebuah tempat duduk yang nyaman menghadap tepat ke arah matahari terbit (mirip susunan tempat duduk lapangan bola). Tempat duduk ini cukup menampung ratusan pengunjung. Saking nyamannya, banyak pengunjung enggan meninggalkan tempat ini sampai terang, untuk menikmati hangatnya sentuhan mentari. Namun demikian banyak pula yang berdiri bergelantungan di Pagar pembatas. Meskipun tampak beresiko akan dapat ambruk, apalagi ketika dimuati oleh banyak orang, namun saya amati pagar ini tampak kokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Brm5_resize.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Brm5_resize.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Semakin siang, tampak di depan saya hamparan pemandangan yang begitu indah. Tepat persis di depan saya, Gunung Batok, bersebelahan dengan kawah Gunung Bromo dan jauh dibelakangnya tampak Gunung Semeru dengan kokoh berdiri, sesekali menyemburkan debu vulkaniknya. Damn! It's pretty nice guys!!... Sayangnya pagi ini cuaca 'agak tidak bersahabat', soalnya kabut nggak cepet hilang, sehingga pemandangan ke Kaldera Bromo sempat terhalang kabut. Saya agak khawatir juga kalau, kabut nggak hilang-hilang maka 'take' prewedding akan gagal, atau setidaknya tidak memperoleh hasil yang memuaskan. Namun demikian, saya mendapatkan trade off yang sangat berharga yaitu dengan terciptanya langit yang biru dramatis dan tidak flat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Brm2_resize.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 175px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Brm2_resize.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Ketika cahaya semakin terang, saya mengamati bahwa tempat inipun ternyata tidak lepas dari tangan-tangan jahil para pengunjung yang datang. Tampak di beberapa sudut lokasi puncak Penanjakan aksi-aksi vandalisme meninggalkan Artefaknya. Coretan-coretan di dinding tanpa makna bertebaran seolah-olah tidak merasa bersalah atas apa yang mereka tinggalkan. Celoteh-celoteh tak berguna yang menyatakan "bahwa saya pernah di sini", "aku cinta kamu", atau uangkapan lain tampak membuat kotor tempat yang seharusnya nyaman ini. Sadar atau tidak ternyata masih banyak anak bangsa yang tidak menghargai kebaikan. Jika mau jujur sebenernya kondisi ini jamak di mana-mana, pahatan, goresan dan coretan tak bermakna senantiasa ada sampai manusia itu sadar &amp; menghargai hasil karya orang lain. Bicara dari hati saya hanya bisa membayangkan kapan Indonesia lepas dari jeratan orang-orang yang tidak bertanggung jawab macam ini. Sebagai salah satu anak bangsa, malu juga punya sodara-sodara sebangsa yang kaya gini... dooohhh..... :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Brm4_resize.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Brm4_resize.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Ada sedikit hal yang membuat agak tidak nyaman (bagi saya), yaitu bahwa lingkungan sekitar puncak sangat tumbuh subur hutan BTS (Base Transceiver Station) milik beberapa perusahaan telekomunikasi, bukan lagi hutan pohon yang mampu memberikan perlindungan terhadap kerusakan alam. Lagi-lagi, atas nama kemajuan dan atas nama kebutuhan manusia akan telekomunkasi, tempat-tempat seperti ini harus menanggung kerusakan. Bagi saya pribadi, tidak akan apa-apa sejenak meninggalkan sinyal telepon saya untuk menikmati panorama alam ini, toh orang berkumpul di tempat ini untuk refreshing, dan sedang bukan untuk bekerja sehingga harus 'stay connected' dengan dunia luar. Tapi entahlah, apa yang ada dibenak orang-orang ini.... fiuh... :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah puas menikmati pemandangan, proses 'take' prewedding di mulai.... :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;PS : Photograph by Me, use Canon 400D &amp; EF-S Lens 18-55mm 3.5-4.5 with UV Filter&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-2536264960715692965?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/2536264960715692965/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=2536264960715692965' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2536264960715692965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2536264960715692965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/03/menunggu-fajar-di-penanjakan.html' title='SUNRISE @ PENANJAKAN-BROMO'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Brm1_resize.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-4780415087324040987</id><published>2008-03-09T15:45:00.003+07:00</published><updated>2008-03-26T15:59:46.950+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Life'/><title type='text'>KERETA GUMARANG HARI INI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Gumarang.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Gumarang.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Seperti biasa, saya menggunakan kereta api untuk kembali ke Jakarta. Demi mencapai optimal isasi pengeluaran transportasi pilihan jatuh pada kereta Gumarang, Satu - satunya kereta api kelas bisnis jurusan Jakarta - Surabaya PP. via pantai utara. Dengan biaya Rp. 130,000.- saya sudah dapat sampai Surabaya dari Jakarta atau sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 17.00 WIB saya sudah sampai Stasiun Pasar Turi, Surabaya. Masih, ada waktu kurang lebih 45 Menit sebelum kereta berangkat pada pukul 17.45 WIB. Waktu yang tersisa saya gunakan untuk ngobrol dg Saufa yang sore ini mengantarkan saya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 17.45 WIB kereta Gumarang berangkat. Kebiasaan saya, sejam atau dua jam pertama digunakan untuk ber-chit-chat dengan penumpang sebelah. Sore ini duduk di sebelah saya seorang Ibu-ibu yang selanjutnya saya kenal sebagai seorang pedagang pakaian di Sidoarjo yang sedang 'kulakan' di Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul sembilan selepas dari Stasiun Cepu, saya segera menggelar koran untuk tidur di bawah (tempat kaki penumpang). Tentu saja bagi umumnya orang atau penumpang akan tampak menjijikan tidur di kolong tempat duduk, akan tetapi bagi yang telah terbiasa sebagai komuter (frequent passenger Jakarta-Solo/Jogja, Jakarta-Semarang/Surabaya) lokasi tempat ini merupakan posisi stategis, di mana kita bisa beristirahat dengan dengan nyaman (baca: meluruskan badan). Bagi saya yang harus bekerja setelah menempuh jarak 1.000 Km, tidur di kolong merupakan trade-off supaya masih tetap segar &amp; bersemangat dalam pekerjaan (halah... boso opo iki... :) ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin setelah pukul 21.30 saya terlelap. Enak-Nggak Enak sebenernya, tapi daripada nggak bisa 'meluruskan' badan saya memilih 'ngolong' :). Sepanjang perjalanan, kadang terbangun sewaktu kereta berhenti atau gerbong ramai dengan suara pedagang asongan menjajakan dagangan(mulai dari minuman, brem, tahu, nasi bungkus sampai popmie). Megingat kaki yang melintang, tidak jarang kaki saya terinjak oleh siapapun yang lewat, itu merupakan resiko tidur tidak pada tempatnya he..he.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 04.30 saya terbangun gara-gara kereta berhenti lama, merasa sudah cukup tidur saya duduk di tempat duduk semula. Saya surpise sekali pada pukul 04.30 Kereta telah berada di stasiun Cikampek! Wau... betapa cepat dan 'tepat waktu-nya' Gumarang kali ini. Sejam kemudian saya telah sampai di Stasiun Gambir!!! Hebat, salut untuk PT. KAI kali ini.... Kalo saja setiap saat kereta hanya telat beberapa menit, saya akan dapat bekerja tanpa terlambat... (yang biasanya terjadi, kereta ini datang pukul 08.00 Pagi... :( )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-4780415087324040987?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/4780415087324040987/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=4780415087324040987' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/4780415087324040987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/4780415087324040987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/03/kereta-gumarang-hari-ini_4138.html' title='KERETA GUMARANG HARI INI'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Gumarang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-3446515929558303696</id><published>2008-02-09T22:11:00.001+07:00</published><updated>2008-02-19T23:26:37.121+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi'/><title type='text'>RAMBO IV (2008)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Rambowallpaperkr8.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 270px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Rambowallpaperkr8.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Setelah seharian menjelajah Tunjungan Plaza Surabaya untuk mencari perlengkapan untuk keperluan pre-wedding, kami memutuskan mengisi malam minggu dengan nonton. Nggak terlalu banyak pilihan Film yang ada di Tunjungan 21, kebanyakan saya sudah nonton di DVD bajakan a la Glodok. Setelah bersepakat akhirnya, diputuskan untuk memilih nonton RAMBO IV. Sejak semula, kami memang tak mengharapkan tema serius malam ini :). Jujur saja, saya ingin bernostalgia dengan RAMBO setelah terakhir kali melihatnya tahun 1988/89, dan ternyata Saufa mau dibujuk untuk nonton Rambo. Ditemani segelas Mango Juice dr Starbuck, dan sekantong Popcorn Jumbo maka dimulailah pertunjukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film dimulai dg adegan pemberitaan krisis di Burma. Saat itu Burma berada di bawah pemerintahan Than Shwe, yang sangat menekan gerakan Pro-Demokrasi. Pada adegan awal ini adegan yang sangat menegangkan ketika sekelompok orang yang dianggap sebagai pemberontak dipaksa menyeberang sawah yang sudah ditanami ranjau. Orang-orang ini tak punya pilihan, kalau tidak maju akan ditembak, sementara itu dari sebuah jip terlihat seorang Letnan Kolonel berkaca mata hitam BL yang sedang mengawasi adegan tersebut sambil merokok. (dan Letnan-Kolonel ini menjadi aktor antagonis sepanjang Film).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film dilanjutkan dengan scene Rambo, yang kalau tidak salah di RAMBO III tinggal di perbatasan Burma. Di sini Rambo beralih profesi, dari seorang tentara menjadi tukang cari ular untuk dijual &amp; menyewakan perahu utk penduduk sekitar. Seorang Misionaris Michael Burnett (Paul Schulze), mendekati Rambo untuk dapat membawa Relawan Kemanusiaan ke Hulu Sungai Salwen, tentu saja dengan perahunya. Semula Rambo menolak, tapi akhirnya mau setelah salah seorang relawan perempuan, Sarah Miller (Julie Benz), meyakinkannya (klise banget nggak seehhh... :) )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan menyusuri sungai Salwen, Rambo &amp; Serombongan Relawan tersebut dihadang bajak sungai, yang menginginkan Sarah untuk jadi sandera. Setelah negosiasi yang nggak berlangsung lama tsb gagal, Rambo dengan mudahnya langsung menembak jidat kepala bajak sungai hingga mamp*s. Tindakan rambo tersebut mengejutkan semua orang, dan akhirnya Michael memutuskan untuk tak lagi menggunakan jasa Rambo untuk pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kampung yang dituju, Relawan tersebut melakukan tugas kemanusiaan, ada yg membagi obat, mengobati orang yang sakit serta ada pula yang memberikan pelayanan doa dsb. Tak lama usaha tersebut berlangsung, sang Letnan Kolonel berkaca mata datang &amp; membumihanguskan kampung tersebut, hampir semua penduduk tewas, sementara relawan tersebut ditawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 10 hari tidak kembali, seorang Pastur pembina relawan tersebut datang kepada Rambo, menceritakan apa yang terjadi dan memohon membawa pasukan bayaran (mercenaries) yang disewa untuk membebaskan relawan tersebut, ke hulu sungai tempat relawan bertugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mercenaries yang dipimpin oleh Lewis (Graham McTavish), seorang mantan anggota SAS, akhirnya dibawa Rambo menuju ke kampung tujuan relawan. Semula Lewis, yang digambarkan seorang yang sangat mudah tersinggung dan temperamental tidak memandang sebelah mata Rambo, hanya Si School Boys (Matthew Marsden) yang menaruh respect terhadap Rambo. Sesudah sampai kampung di hilir sungai, mereka dihadapkan pada pemandangan yangs angat mengerikan. Seluruh kampung dibantai habis!!! (memang agak kebangetan sih penggambaran betapa sadisnya penguasa di sana...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Lewis, Rambo di minta kembali ke hilir, mereka tak butuh bantuan rambo untuk membebaskan sandera, toh sudah ada pemandu orang lokal-nya. Rambo akhirnya kembali ke kampung-nya sendiri (meskipun pada akhirnya nanti Rambo kembali untuk membantu para Mercenaries). Sementara itu Lewis CS melanjutkan perjalanan ke kamp yang dikuasai Letnan Kolonel berkaca mata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah itu dimulailah adegan tembak menembak. Seru pokok-nya, banyak sekali yang terlibat mulai dari senapan biasa, hingga kaliber 50mm, granat, ranjau, bazzoka, panah sampai shootgun ada. Kalau anda mengharapkan film yang sopan, anda salah masuk studio! dalam RAMBO IV mungkin 80%-nya menyuguhkan adegan kekerasan yang tidak pantas ditonton anak-anak di bawah usia 13 tahun. Kalau mau nonton pastikan anak-anak didampingi oleh orang tua masing-masing :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti film berjenis ini yang lain, RAMBO IV menyuguhkan happy ending. Sarah akhir-nya berhasil dibebaskan, tentu saja tak semua orang selamat, beberapa orang telah berkorban nyawa sebagai bumbu-bumbu agar terlihat dramatis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;After all, film yang menurut pengamatan saya hanya dapat *** (dari *****), cukup lah sebagai pengisi malam minggu kami, yang penting terhibur, meskipun pasangan saya ngomel-ngomel sepanjang perjalanan pulang, karena filmya penuh kekerasan. :) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-3446515929558303696?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://en.wikipedia.org/wiki/Rambo_(film)' title='RAMBO IV (2008)'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/3446515929558303696/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=3446515929558303696' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3446515929558303696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3446515929558303696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/02/rambo-iv-2008.html' title='RAMBO IV (2008)'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Rambowallpaperkr8.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-4496957691985327772</id><published>2008-02-02T10:54:00.002+07:00</published><updated>2008-03-25T19:12:09.437+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Life'/><title type='text'>BANJIR-BANJIR DATANG LAGI SAYANG...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Malam sebelumnya saya sudah sangat khawatir hujan nggak berhenti sama sekali. Tanggal 31 Januari 2008, sejak pukul 11 Malam hujan deras terus-menerus membasahi. Benar, pagi-nya saya berangkat ke kantor masih hujan deras. Dengan menggunakan jas hujan Batman, pagi tanggal 1 Februari 2007 saya berangkat ke kantor, dengan basah kuyub! :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berharap hujan berhenti, tapi nyata-nya tidak. Suasana di kantor bener-bener kelabu, soalnya mendung di luaran sangat gelap. TV Sony 29" yang dipasang di kantor menyiarkan kalau di beberapa tempat telah terjadi banjir, bahkan Presiden Soesilo Bambang Yoedhoyono (SBY), terjebak macet akibat banjir di deket Sarinah (yang kebetulan tak jauh dari lokasi kantor saya) sehabis pulang dari sidak di pasar Tangerang, sampai akhirnya beliau berganti kendaraan dengan SUV milik para pengawalnya yang memiliki ground clearance yang lebih tinggi dibandingkan dengan sedan Mercedez-Benz S600 yang biasa beliau gunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sesekali mata menengok ke jendela dari lantai 3 tempat saya bekerja, masih mendung. Sudah jam makan siang, detik.com mengabarkan banjir di mana-mana! GILA! pikir saya, Jakarta bakalan banjir lagi.... Pukul 13.00 hujan berhenti, tapi jalanan di luar jendela kantor sepi... waduh, pertanda buruk nih, berarti ada simpul macet yg entah di mana. Temen yg baru pulang dari OTS mengabarkan pula, Jalan Kebon Sirih depan Bank Indonesia sudah terendam banjir setinggi 70 centimeter, bahkan air sempat masuk ke mobil Kijang Innova milik kantor. Seorang OB juga mengabarkan, jalan sabang udah mirip selokan! jalan depan sarinah apalagi, mirip Kolam Besar. Damn it!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bos, saya yang sedang tugas ke Pekan Baru Riau, yang semestinya sudah sampai kantor sebelum sholat jum'at mengabarkan kalau pesawatnya mendarat di bandara Halim Perdana Kusumah akibat cuaca buruk sehingga tidak bisa mendarat di Cengkareng, meski sudah mendarat, tak bisa keluar pesawat! berati bener-bener deh... Jakarta bajir lagi, cape deee..... :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 16.45 dari yang biasa balik setelah jam 19.00 saya bergegas memacu Yamaha Jupiter MX saya untuk pulang, in case sampai kebanjiran di jalan. Jalan Kebon Sirih sepi, tapi tampak bekas air tumpahan dai kali di depan BI menggenang di mana2 tembok &amp; trotoar tampak kecoklatan. Sampai di perempatan hotel milenium masih sepi, demikian pula di perempatan Jati Baru. Sepi yang tak biasa, apalagi mengingat saat ini adalah akhir pekan dan waktunya orang pulang kerja. Pasti-nya jalan-jalan yang saya lewati ini sudah sangat ramai dan moatjet!!!. Lewat cideng, jalan agak tersendat, apalagi di  Jalan Musi, wis macet!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan susah payah, akhirnay bisa selip kana selip kiri sampai turun di jembatan kanal barat! dan ternata di situ banjir hampir 80 cm... Ada yg nekat masuk air, beberapa terlihat beberapa motor mogok kemasukan air. nggak mau ambil resiko, bayar Goceng sama tukang gerobak untuk nyebrangin motor sampai ke depan (kurang lebih 200m). Setelah lewat genangan, saya bersyukur bisa lewat genangan dan segera bisa menikmati akhir pekan yang nyaman :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun itu hanya angan-angan saja, dan mimpi buruk di mulai. Sesampai di perempatan underpass Tomang semua kendaraan yang akan menuju ke arah Grogol/Citraland berhenti, kata salah seorang petugas polisi, depan apartemen yang sedang dibangun banjir dengan kedalaman 70cm - 1 meter, gilaaaa.... Ya udah deh akhirnya menerobos Tol Kebon Jeruk!  keluar jalan ke Jl. Panjang dan dimulailah petualangan ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Banjir2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Banjir2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Semula saya berniat lewat Jl. Tanjung Duren Raya untuk bisa balik rumah, dan untuk menuju ke situ saya mesti lewat pinggir jalan tol, menuju ke arah Taman Anggrek, tapi apa lacur, jalan tersebut tak luput tergenang. Akhirnya memutuskan banting setir ke kiri, masuk ke daerah Kepa Duri, dan hampir semua jalan tertutup air. Tak ada pilihan lain, harus terus maju! kalau sebelumnya dengan kedalaman banjir 70cm saya menyerah dengan naik gerobak, sekarang tak ada pilihan! mesti diterjang... semula sempat khawatir Jupiter MX saya nggak mampu menembus genangan sedalam itu. Tapi mengingat posisi mesin tegak 45 derajat, saya yakinkan bahwa motor ini mampu, meskipun tertatih-tatih dengan gigi 1 saya terjang genangan2 tersebut. Makin masuk ke dalam perumahan-perumahan semakin banyak genangan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya udah nggak mampu lagi maju, kedalaman banjir di daerah Greenvile sudah mencapai 1 Meter! rasanya tak mungkin Jupiter MX saya menembus genangan setinggi itu, dan pasti akan konyol nantinya. Kalau motor mogok, saya harus mendorongnya entah sampai mana... belum lagi mesin pasti rontok kena masuk air, biaya yang mesti saya tanggung untuk servis juga tak sedikit.. Bah! sangat menyusahkan banjir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Banjir1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Banjir1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Beberapa jalan besar, dan perumahan elit tak bebas dari banjir! Setelah tak mampu menembus Greenvile, saya memutuskan kembali ke Jalan Panjang. Hari sudah beranjak malam, dari jalan terdengar gema Adzan Maghrib mengumandang, pertamax saya sudah hampir habis. Celaka! mungkin karena jalan di gigi 1 menghamburkan energi. Mesti cari POM bensin pikir saya. Setelah mencari dapat juga di Jalan Panjang sebelum Wisma Indovision, konyolnya Pompa bensin untuk Pertamax tak dialiri listrik, mungkin gensetnya terpakai untuk yang lain, ya sudahlah... PertamaxPlus tak apa, untung bawa duit yang cukup. Setelah mengisi, saya berfikir, mungkin lewat Jalan Daan Mogot akan lebih mudah, ternyata tidak! jalan sudah macet menuju ke arah perempatan Wisma Indovision. Nanya sama pedagang Asongan, Pesing banjir... Bah! akhirnya puter balik aja deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu sudah menunjukkan pukul 19, berarti sudah hampir 3 jam saya di jalan, berputar-putar nyari jalan keluar. Dari Jalan Panjang, akhirnya memutuskan menuju ke arah Kebon Jeruk, siapa tahu masih kering.... Rupanya harapan tersebut terkabul. Meskipun macet, jalan tersebut bebas banjir. Sampailah akhirnya saya di derah Batu Sari. Setelah nyeberang jembatan yang membelah Tol Kebon Jeruk, sampailah juga di Jalan Tanjung Duren... Dan akhirnya, tepat 20.10 saya telah sampai di rumah. Phew... :( :) :D &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Photography by Reza,&lt;/b&gt; Sony Ericsson K608i White&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-4496957691985327772?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/4496957691985327772/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=4496957691985327772' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/4496957691985327772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/4496957691985327772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/02/banjir-banjir-datang-lagi-sayang.html' title='BANJIR-BANJIR DATANG LAGI SAYANG...'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Banjir2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-7649841694327238340</id><published>2008-01-31T16:53:00.002+07:00</published><updated>2008-02-24T11:01:11.449+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><title type='text'>A CUTE CREATURE CALL "CAT"</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;Felis silvestris-catus&lt;/b&gt;, adalah sejenis karnivora. Kata "kucing" biasanya merujuk kepada "kucing" yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada "kucing raksasa" seperti singa, harimau, macan dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Kcg1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Kcg1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Salah satu contoh kucing liar yang telah terdomestikasi manusia, Gambar sebelah merupakan Kucing keponakan saya (Hafiz) sedang terlelap dan memang dia suka bermalasan. (Photography by Reza, Fuji Finepix FX-S5000 UZ &amp; Fujinon EBC Eqv. 37-370mm 1:2.8-5.6)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 3.500 tahun yang lalu, &lt;span class="fullpost"&gt;ketika orang Mesir kuno menggunakan kucing untuk menjauhkan Tikus atau hewan pengerat lain dari hasil panen. Saat ini, kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing ras atau galur murni (pure breed), seperti persia, siam, manx, sphinx. Kucing seperti ini biasanya dibiakkan di tempat pemeliharaan hewan resmi. Jumlah kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing di dunia. Sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran seperti kucing liar atau kucing kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya hewan yang telah mengalami domestikasi (penjinakan), kucing hidup dalam hubungan mutualistik dengan manusia. Tapi sejarah mutualisme ini jauh lebih pendek dibandingkan dengan hewan domestikasi yang lain dan tingkat domestikasi kucing juga masih diperdebatkan. Karena keuntungan yang diperoleh dari adanya kucing, maka manusia membiarkan kucing liar berkeliaran di pemukiman. Nenek moyang kucing rumahan tidak terlalu dekat dengan pemiliknya, berbeda dengan hewan domestik yang lain. Sejarah inilah yang mungkin menyebabkan tidak adanya ikatan yang kuat yang dimiliki kucing pada pemiliknya. Akibatnya, kebanyakan pemilik kucing menganggap kucing adalah hewan yang tidak terlalu peduli dan mandiri. Namun, kucing dapat sangat dekat dengan pemiliknya, terutama jika ia dibesarkan sejak kecil dan sering mendapatkan perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Kcg4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 267px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Kcg4.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Saya sendiri telah memelihara kucing sejak usia 7-8 tahun, gambar di samping merupakan kucing pertama saya (1988) bernama "KUCING MOPI". Setelah KUCING MOPI mati karena keracunan/diracun? berturut-turut saya memiliki kucing bahkan sampai kuliah. Teakhir kali di kontrakan saya (Jogja) waktu itu juga ada kucing berwarna hitam (mirip luna, kucing-nya Sailormoon). (Photography by Bapak saya, Pocket Kamera "Unknown Brand")&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-7649841694327238340?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://id.wikipedia.org/wiki/Kucing' title='A CUTE CREATURE CALL &quot;CAT&quot;'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/7649841694327238340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=7649841694327238340' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7649841694327238340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7649841694327238340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/01/kucing.html' title='A CUTE CREATURE CALL &quot;CAT&quot;'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Kcg1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-8201509724993089682</id><published>2008-01-27T20:00:00.000+07:00</published><updated>2008-02-03T10:43:06.681+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><title type='text'>SUGENG TINDAK PAK HARTO</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=PHrtITien.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/PHrtITien.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Siang ini, dalam perjalanan pulang nganter Mama &amp; Dea dari Dufan,  pukul 13.10 WIB di Radio yang sedang dimainkan datang berita duka dari salah seorang Putra Bangsa Indonesia. Jenderal Besar (Purn) &amp; Bapak Pembangunan Indonesia Haji Mohamad Soeharto Meninggal Dunia dalam Usia 87Th.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Inallillahi Wa' Innallillahi Roji'un, SUGENG TINDAK PAK!, &lt;i&gt;Semoga amal ibadah dan segala kebaikan yang pernah Bapak abdikan untuk anak negeri dan bangsa ini mendapatkan imbalan sebaik-baiknya, dan semoga diampunkan dosa-dosa oleh ALLAH SWT&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-8201509724993089682?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.antara.co.id/arc/2008/1/27/tim-dokter-kepresidenan-nyatakan-soeharto-meninggal-dunia/' title='SUGENG TINDAK PAK HARTO'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/8201509724993089682/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=8201509724993089682' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/8201509724993089682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/8201509724993089682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/01/sugeng-tindak-pak-harto.html' title='SUGENG TINDAK PAK HARTO'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_PHrtITien.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-8810956522573064387</id><published>2007-10-18T20:04:00.000+07:00</published><updated>2008-02-02T19:22:55.339+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>SORE DI MASJID AGUNG SURABAYA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/FNMahaBesarEngkauTuhan.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 267px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/FNMahaBesarEngkauTuhan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Masjid Agung Al-Akbar Surabaya atau dikenal dengan Masjid Agung Surabaya (MAS), merupakan masjid terbesar kedua setelah Masjid Istiqlal di Jakarta. MAS Terletak dekat dengan Jalan TOL Perak - Gempol, sehingga untuk menjangkaunya relatif mudah. Gambar di samping ini merupakan menara utama Masjid Agung Surabaya, Masyarakat umum dapat naik ke puncak menara dg menggunakan lift. Dari atas menara akan terlihat sebagian besar kota Surabaya. Gambar di samping saya ambil setelah Sholat Ashar di sini sesaat sebelum acara pertemuan keluarga besar di Surabaya. (Photography by Reza, Canon EOS 400D &amp; Canon EF 28-105mm 1:3.5-4.5 II USM &amp; Tamron 58mm Circular Polarizer Filter)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-8810956522573064387?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/8810956522573064387/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=8810956522573064387' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/8810956522573064387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/8810956522573064387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/01/sore-di-mesjid-agung.html' title='SORE DI MASJID AGUNG SURABAYA'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_FNMahaBesarEngkauTuhan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-7505277376886697714</id><published>2007-08-18T23:07:00.001+07:00</published><updated>2008-02-24T09:32:33.899+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>KEBUN RAYA PURWODADI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Cabang Balai Kebun Raya Purwodadi didirikan atas prakarsa Dr. D.F. Van Slooten pada tanggal 30 Januari 1941 sebagai Pemekaran dari Stasiun Percobaan S'Lands Plantentuin Buitenzorg atau Kebun Raya Bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=KBP3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/KBP3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Salah satu sudut Kebun Raya. Untungnya di lokasi ini telah dilengkapi dengan jalan beraspal dengan kualitas cukup baik, sehingga mudah dijelajahi menggunakan kendaraan (Photography by Reza, Canon EOS 400D &amp; Canon EF 28-105mm 1:3.5-4.5 II USM)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mula-mula kebun ini dipergunakan untuk kegiatan penelitian tanaman perkebunan. Kemudian pada tahun 1954 mulai diterapkan dasar-dasar per-kebunraya-an yaitu dengan dimulainya pembuatan petak-petak tanaman koleksi. &lt;span class="fullpost"&gt;Sejak tahun 1980 sebagian tanaman ditata kembali menurut kelompok suku yang menganut klasifikasi sistem Engler dan Pranti. Dalam perkembangannya diharapkan Cabang Balai Kebun Raya Purwodadi akan menjadi pusat konservasi dan penelitihan tumbuhan iklim kering di daerah tropis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=KBP1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/KBP1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Di samping memiliki koleksi ratusan jenis pohon, Kebun Raya Purwodadi memiliki koleksi berbagai macam bunga. Saufa sedang duduk dengan latar belakang Taman Bougenville (Photography by Reza, Canon EOS 400D &amp; Canon EF 28-105mm 1:3.5-4.5 II USM)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebun ini merupakan salah satu dari 3 cabang Kebun Raya Indonesia (Kebun Raya Bogor) yang masing-masing memiliki tugas dan fungsi spesifik. Kedua cabang lainnya adalab Kebun Raya Cibodas dan Kebun Raya Eka Karya Bali. Cabang Kebun Raya Indonesia (Kebun Raya Bogor). Kebun Raya Indonesia merupakan Unit Pelaksana ( Kebun Raya Bogor ), Kebun Raya Indonesia merupakan Unit Pelaksana Teknis yang bernaung dibawah dan bertanggung jawab kepada Deputi Ketua LIPI Bidang IPA. Yang pembinan sehari-hari dilakukan oleh Kepala Pusaat Penelitian dan Pengembangan ( Pulitbang Biologi ). Pengelolahan seluruh Kebun Raya ini berada dibawah tanggung jawab LIPI ( Lembaga IImu Pengetahuan Indonesia )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=KBP2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/KBP2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Selain digunakan untuk tempat penelitian, lokasi ini dapat digunakan sebagai lokasi pemotretan. Di samping merupakan salah satu spot yang manis untuk mengambil gambar (Photography by Reza, Canon EOS 400D &amp; Canon EF 28-105mm 1:3.5-4.5 II USM)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi Kebun Raya ini terletak di Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan Lokasi ini terletak di tepi jalan besar yang menghubungkan 3 kota, yaitu Malang, Surabaya, dan Pasuruan. Jarak dari kota Malang adalah 24 km ke arah utara, dan dari kota Pasuruan 30 km ke arah barat daya dan dari kota Surabaya 65 km ke arah selatan. Luas Kebun Raya Purwodadi sakitar 85 ha, pada ketinggian 300m dpl dengan topografi datar sampai bergelombang. Curah hujan rata--rata per tahun 2366 mm dengan bulan basah antara bulan November dan Maret dengan suhu berkisar antara 22 - 32 C. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda sempat &amp; punya waktu, mampirlah ke sini... lumayan menghilangkan stress dan jenuh dengan pekerjaan di kota besar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-7505277376886697714?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.eastjava.com/tourism/pasuruan/purwodadi/main.html' title='KEBUN RAYA PURWODADI'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/7505277376886697714/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=7505277376886697714' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7505277376886697714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7505277376886697714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/01/melepas-stress-di-kebun-raya-purwodadi.html' title='KEBUN RAYA PURWODADI'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_KBP3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-8893333303164624125</id><published>2007-08-18T22:44:00.000+07:00</published><updated>2008-02-03T01:20:01.104+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>THE JATIM PARK</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;East Java (Jatim) Park is located in Kartika Street 2 Batu is offer recreation tourism of new entertainment amusement for all level. It begins from children, finite adolescent until grandmother and grandfather. Of course, this tourism object drawn up as place of family tourism in East Java. To get to the location Jatim Park is not too difficult, because, the object only 2, 5 kilos meters from Batu downtown. It is in tourism object of width around 22 hectares with height of 850 meters to sea level, save the multifarious knowledge, entertainment amusement as supporting facilities for relaxing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=JPark1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/JPark1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Saufa berfoto di depan pintu gerbang utama Jatim Park. Pastikan Anda datang pagi-pagi agar dapat menikmati suasana yg masih sejuk dan cukup waktu utk bermain (Photography by Reza, Canon EOS 400D &amp; Canon EF 28-105mm 1:3.5-4.5 II USM)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;East Java Park may have said as tourism object that different in East Java province, because besides offering to tourist to have recreation and for learnt, because we will get new knowledge besides entertainment amusement. This thing can be seen from various facilities being provided by East Java Park, there are at least 36 kinds of facilities which able to be enjoyed visitor. Before enjoying all supporting facilities for entertainment amusement, at the time of beginning of location admission will give scenery of ‘Galeri Nusantara’. Then stepped into ‘Taman Sejarah’ is a containing miniature temple in East Java like Sumberawan temple (Singosari- Malang regency), customhouse Kiai Hasan Besari Ponorogo and Sumberawan Statue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=JPark2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/JPark2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Sebuah Gong Raksasa yang menandai hadirnya kita di taman rekreasi Jatim Park. Rasanya tak Afdol kalau kita tidak mencoba memukulnya. Mudah dan bebas biaya (Photography by Saufa, Canon EOS 400D &amp; Canon EF 28-105mm 1:3.5-4.5 II USM)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The other facility which able to enjoyed is ‘Agro Park’ presenting crop and rareness fruits, Animal Diorama, contain on unique animals which have been conserved, supporting facilities for playing at like bowling, throw ball, scooter disco, food centre Ken Dedes and Ken Arok, etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=JPark3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/JPark3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kaktus kecil ini dijual di pasar tanaman yang letaknya dekat dengan pintu keluar, sehingga mudah dijangkau sewaktu hendak meninggalkan lokasi Wisata Jatim Park (Photography by Reza, Canon EOS 400D &amp; Canon EF 28-105mm 1:3.5-4.5 II USM)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=JP3.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/JP3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;There are 36 In Jatim Park; meanness is as a `simulation' tour East Java circumference. Ticket to entry is ranging from Rp. 10000,- until Rp. 15000, / people. There are two hotels being managed by this place, which is Flower Club and Pondok Jatim Park. Pondok Jatim Park self offer three room types and special provided for tourist who paying a visit to Jatim Park, with the price of starting Rp. 40000,- until Rp. 450000,per night. Map taken from www.eastjava.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-8893333303164624125?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.eastjava.com/tourism/batu/jatim-park.html' title='THE JATIM PARK'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/8893333303164624125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=8893333303164624125' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/8893333303164624125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/8893333303164624125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2007/08/jalan-jalan-di-jatim-park.html' title='THE JATIM PARK'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_JPark1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-3460044114937096974</id><published>2007-08-17T12:39:00.000+07:00</published><updated>2008-02-03T01:24:05.661+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>AN EVENING AT HOUSE OF SAMPOERNA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Museum di House of Sampoerna (HoS) menawarkan pengalaman yang unik. Mulai dari cerita tentang keluarga pendiri sampai melihat dari dekat fasilitas produksi rokok linting tangan dan berakhir dengan pengalaman tak terlupakan melinting sendiri sebatang rokok Dji Sam Soe. Di sini kita dapat bergabung dengan 3.900 wanita di pabrik ini, melinting rokok dengan alat tradisional. Mereka melakukannya dengan kecepatan lebih dari 325 batang rokok per jam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=1_880556990l.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/1_880556990l.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Mbak-mbak, beli rokoknya doong... hehe... Saufa sedang berdagang sebuah Rombong/Warung rokok yang biasa kita jumpai di jalan-jalan, Rombong-nya lumayan lengkap, ada rokok, permen, kopi, gula, etc. (Photograpgy by Reza, Sony Ericsson K800i Allure Brown)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=1_174467926l400.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/1_174467926l400.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kita lagi berfoto di depan rombong rokok &amp; di dekatnya ada sepeda motor kuno, yang digunakan oleh pemiliknya berdagang rokok. Sayang tidak sempat dicatat, merk &amp; tahun pembuatannya (Photography by -/timer, Sony Ericsson K800i Allure Brown)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kompleks dengan HOS ada sebuah tempat nyaman untuk melepas lelah atau barangkali bersantai sejenak dengan sentuhan art deco, kilau kreativitas bebas serta taburan sejarah, Kafe di HoS menawarkan suatu pengalaman bersantap yang unik. Memadukan kaca timah asli dan panel kayu jati ukir berusia seabad dengan desain modern yang bersih. Aneka hidangan selera Barat dan Asia dipersiapkan khusus untuk memuaskan selera pengunjung, bahkan bagi mereka yang sangat kritis terhadap rasa. Pada malam-malam tertentu, live music akan mengiringi santap malam. Harga yang ditawarkan relatif mahal buat saya, tapi sekali-kali nggak papa juga sih :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Hos.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Hos.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; HoS sendiri terletak di daerah kota tua, Surabaya Utara, sebenernya deket dari pusat kota, tapi tidak tau kenapa rasanya jauh. HoS juga dekat dengan Chinatown-nya Surabaya. Gampang kok ke tempatnya, kalo nggak ada kendaraan pribadi, boleh pakai taxi (Taxi Surabaya relatif lebih murah disamping jalanan Surabaya yang tidak terlalu macet dibandingkan dengan Jakarta). Peta di atas yg saya ambil dari www.eastjava.com The House of Sampoerna ditunjukkan oleh nomor 5.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-3460044114937096974?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/3460044114937096974/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=3460044114937096974' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3460044114937096974'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3460044114937096974'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/01/evening-on-house-on-sampoerna_29.html' title='AN EVENING AT HOUSE OF SAMPOERNA'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_1_880556990l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-5085770244840664312</id><published>2007-07-29T17:11:00.000+07:00</published><updated>2008-02-03T01:07:55.842+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>TAMAN BUNGKUL SURABAYA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TB1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TB1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Sebagai paru-paru kota Surabaya yang Panas, Taman mBungkul tak hanya menawarkan keindahan dan kelengkapan fasilitas. Keteduhan dari rimbunnya pepohonan membuat banyak orang meluangkan waktu sejenak untuk menyegarkan diri di tengah panasnya matahari Surabaya. Bagi mereka yang membutuhkan berelaksasi alternatif selain berbelanja di Mall atau pusat-pusat perbelanjaan taman ini dapat menjadi tujuan. Kadang kalau saya ke Surabaya dan ada waktu saya sempatkan mampir barang sejenak :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TB5.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TB5.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Taman mBungkul Surabaya yang sebelumnya terkesan tidak terawat, setelah renovasi kini terlihat lebih tertata dan cantik. Lingkungan taman cukup asri dan bersih. Renovasi Taman mBungkul itu dibiayai salah satu operator telekomunikasi plat merah Indonesia sebagai bentuk kepedulian perusahaan tersebut tersebut terhadap fasilitas warga kota Surabaya. Konon biaya yang digunakan revitalisasi taman ini mencapai Rp. 1.2 Milyar. Taman mBungkul sendiri saat ini dilengkapi dengan jaringan nirkabel (Wi Fi/Wireless Fidelity) untuk memudahkan masyarakat melakukan akses internet. Fasilitas ini disediakan oleh perusahaan yg membiayai revitalisasi taman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TB6.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TB6.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Mungkin tidak banyak orang tahu, nama Taman mBungkul yang berlokasi di jalan Raya Darmo Surabaya ini berasal dari nama seorang tokoh Islam yang menyebarkan agama Islam di Jawa Timur saat jaman Kerajaan Majapahit pada abad ke XV. Di sekitar taman (tepatnya di jalan Progo yang bersebelahan dg Jl. Darmo), terdapat makam Sunan Bungkul (yang merupakan mertua dari Raden Rachmada atau yang lebih dikenal sebagai Sunan Ampel, salah satu Anggota Wali Songo). Dalam peta yg saya ambil dari www.eastjava.com Taman mBungkul ditunjukkan oleh nomor 37.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon, dahulu sewaktu ikut menyebarkan Agama Islam Sunan Bungkul ini amat disegani oleh masyarakat sekitar. Namun menurut versi GH. Von Faber, kompleks makam yang ada di dekat Taman mBungkul ini sudah ada sejak jaman Hindu. Lengkungan pada makam dan pagar banyak ditemukan pada perpaduan gaya arsitektur Jawa Hindu di era kerajaan Majapahit. Di area ini terdapat sebuah altar yang dianggap keramat. Merupakan tempat perabuan para tentara kerajaan Singasari yang tewas dalam peperangan tahun 1270. Keterangan lengkap baca &lt;a href="http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?ID=5604" target="new"&gt;di sini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TB4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TB4.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Taman mBungkul merupakan taman yang penuh dengan pepohonan, Sebagai salah satu paru-paru kota Surabaya sudah seharusnya Taman ini ikut dirawat oleh masyarakat sekitar. Terakhir kali kami mampir, keadaan Taman mBungkul masih sangat asri dan teduh, padahal waktu itu menunjukkan pukul 14.00 Waktu Surabaya yang panas!. Untunglah tak ada aksi Vandalisme di Taman mBungkul, dan semoga masyarakat yang menggunakan dan menikmati taman ini akan menjaganya dg baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TB2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TB3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Arsitektur/ornamen yang ada di Taman mBungkul, terlihat cukup kontemporer, kalau tidak boleh disebut dengan modern. Di belakang kami tampak pilar-pilar yang mirip dengan salah satu sudut di Kota Singa Negara Tetangga. Pilar-pilar ini membuat tampak berbeda dengan bangunan di sekitarnya. Taman seluas 900 meter persegi ini juga dilengkapi dengan semacam Amphitheater berdiameter 33 meter, jogging track, arena bermain anak-anak dan skate board (atau extreme game) play ground.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TB2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TB2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Bicara tentang makanan, di belakang Taman mBungkul ini terdapat semacam "Food Court" yang diisi oleh pedagang kaki lima dengan berbagai macam jenis makanan dan minuman. Bersantai di Taman mBungkul rasanya tak lengkap kalau tak menghambur- hamburkan uang untuk makan dan minum. Kalau kami mampir ke sini, biasanya nggak lupa mampir di salah satu warung juice buah. Satu hal yang bisa saya katakan tentang warung ini, MURAH!. Dengan ukuran gelas Jumbo, juice buah tersebut cukup ditebus dengan harga Rp. 6,000.-, harga semurah ini di Jakarta tidak mungkin dapat diperoleh. Baca-baca di blog rekan-rekan lain yang pernah mampir ke sini, kayanya ada Rawon yang cukup enak, sayang-nya kami belum pernah mencobanya, mungkin lain akan mencoba... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi... Selamat bersantai di taman mBungkul :) :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;b&gt;Photography by Reza&lt;/b&gt;, Fuji Finepix FX-S5000 UZ &amp; Fujinon EBC Eqv. 37-370mm 1:2.8-5.6)&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-5085770244840664312?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/5085770244840664312/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=5085770244840664312' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5085770244840664312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/5085770244840664312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2007/07/taman-bungkul-surabaya.html' title='TAMAN BUNGKUL SURABAYA'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_TB1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-4134990657398554338</id><published>2007-07-03T12:14:00.000+07:00</published><updated>2008-02-03T01:29:58.656+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><title type='text'>OAKLEY JULIET DUCATI CARBON BLACK IRIDIUM</title><content type='html'>&lt;P align=justify&gt;&lt;TR&gt;&lt;TD&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;TR&gt;&lt;TD&gt;&lt;FONT face=Arial&gt;&lt;STRONG&gt;Description: &lt;/STRONG&gt;Flex couplers allow these blends of X Metal® and art to fit naturally around the skull. The adjustable frames include temple shocks, interchangeable nosebombs, and all the innovations that sculptural physics can offer. Pure Plutonite® Lenses retain the precise geometry of XYZ Optics for optical correction along three axes, not just two. For larger facial sizes, XXTM amplifies the lens orbitals of Juliet®. Prescription Ready &lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=strip.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: center; MARGIN: 0px 0px 0px 0px; WIDTH: 530px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/strip.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;STRONG&gt;Ducati: &lt;/STRONG&gt;They build the machines that dominate the World Superbike Championship. When they choose eyewear, this is their idea of technology accelerated. It’s the Ducati &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;®, a 25-piece blend of &lt;SPAN class=caps&gt;X METAL&lt;/SPAN&gt;® and art. Styled with Ducati colors and signed with a laser-etched script logo, it offers the unbeatable clarity and protection of Oakley’s &lt;DFN title="Oakley’s patented technologies surpass all ANSI Z87.1 standards for clarity, refraction, and prism."&gt;&lt;SPAN class=caps&gt;HIGH DEFINITION OPTICS&lt;/SPAN&gt;® (HDO®)&lt;/DFN&gt;. The sculptural metal frame optimizes comfort by combining a lightweight titanium alloy with adaptable architecture.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;TR&gt;&lt;TD colspan="2"&gt;&lt;STRONG&gt;Spesifikasi Teknis &lt;/STRONG&gt;&lt;br/&gt;&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;TR&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7" align="left"&gt;&lt;B&gt;UV Protection : &lt;/B&gt;&lt;/TD&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7"&gt;100% UV Protected&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt; &lt;br/&gt;&lt;TR&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7" align="left"&gt;&lt;TR&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7" align="left"&gt;&lt;B&gt;Warna Frame : &lt;/B&gt;&lt;/TD&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7"&gt;Carbon&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt; &lt;br/&gt;&lt;TR&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7" align="left"&gt;&lt;B&gt;Warna Lensa : &lt;/B&gt;&lt;/TD&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7"&gt;Black Iridium&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt; &lt;br/&gt;&lt;TR&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7" align="left"&gt;&lt;B&gt;Tipe Case : &lt;/B&gt;&lt;/TD&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7"&gt;Microfiber Pouch/Cleaning Cloth&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt; &lt;br/&gt;&lt;TR&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7" align="left"&gt;&lt;B&gt;Bahan Bingkai : &lt;/B&gt;&lt;/TD&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7"&gt;X Metal Titanium Frame&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt; &lt;br/&gt;&lt;!-- hmmm... --&gt;&lt;TR&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7" align="left"&gt;&lt;B&gt;Tipe Lensa : &lt;/B&gt;&lt;/TD&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7"&gt;Oakley Plutonite®&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt; &lt;br/&gt;&lt;TR&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7" align="left"&gt;&lt;B&gt;Ukuran : &lt;/B&gt;&lt;/TD&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7"&gt;Medium&lt;/TD&gt;&lt;/TR&gt;&lt;br/&gt;&lt;!-- hmm... --&gt;&lt;TR&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7" align="left"&gt;&lt;B&gt;Aktivitas : &lt;/B&gt;&lt;/TD&gt;&lt;TD bgcolor="#f7f7f7"&gt;Everyday Wear, Motorcycle, Driving&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Oakley1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Oakley1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; Meskipun sedikit mahal (harga pasaran US $ 325 atau sekitar Rp. 3 juta di Jakarta), &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;® lumayan cukup berharga sebagai investasi, artinya dengan apa yang anda bayarkan anda memperoleh sesuatu yang seuai. Saya mulai tertarik untuk memiliki &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;® sejak tahun&amp;nbsp;1999,&amp;nbsp;dan baru kesampaian (baca :&amp;nbsp;mampu beli di tahun 2007).&amp;nbsp;Mungkin bagi sebagian orang terlihat sedikit tidak masuk di akal menghabiskan uang sebegitu besar hanya untuk sepasang Sunglasses. Dalam jajaran keluarga Sunglasses Oakley, &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;® adalah satu varian paling laris, paling banyak variasi-nya serta banyak diburu kolektor &amp; fans berat Oakley.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Oakley2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Oakley2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; OK, mari kita mulai. Dengan harga hampir mencapai Rp. 3 Juta anda akan mendapatkan satu kotak persegi panjang bergambar pembalap Ducati berisi 1 pasang Ducati &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;® , 1 buah lap micro-fibre yang berfungsi sebagai soft case dan lap Sunglasses, 1 pasang extra nose bombs (bantalan hidung), 1 pasang extra Temple Socks, 1 buah koin X-Metal, 1 set Manual, Warranty &amp; Kuisioner. Well, masih tampak terlalu mahal? mari kita baca di bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ducati &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;® merupakan salah satu varian spesial dari &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;® yang ada di pasaran. Di jual dengan mengusung nama besar Ducati yang terkenal akan kemampuannya memenangi seri Kejuaraan World Superbike. Ducati sendiri digandeng Oakley karena memiliki kesamaan spirit yang extrim. Di Ducati &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;®, nuansa Ducati (warna merah) terlihat di earstem, nosebombs, temple shock dan ukiran laser "DUCATI" di lensa-nya. Yang jelas, Ducati &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;® tampak lebih keren dibanding seri &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;®&amp;nbsp;lainnya (Personal Judgement). Ciri khas Ducati &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;® adalah penggunaan frame berwarna carbon den penggunaan lensa berwarna black iridium. Kalau anda menginginkan sebuah Sunglasses lain daripada yg lain bisa saja &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;® dikustomisasi, namun saya tidak menyarankannya, sebab originalitasnya akan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di banyak situs penjualan, dan beberapa review yang pernah saya baca, frame X-Metal hampir tak dapat rusak (nearly industructable), meskipun demikian saya yakin benefit semacam ini bukan daya tarik utama untuk membeli Sunglasses semacam ini. Fakta bahwa Frame X-Metal nearly Industructable, tentunya tidak akan membuat orang memakai dengan sembarangan. Sebuah paradox yang menarik, pada satu sisi saya membeli barang yang benar-benar kuat dan durable, namun di sisi lain saya memperlakukannya dengan sangat hati-hati mirip dengan perhiasan yang rapuh, maklum harga-nya coy! :D :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Oakley4.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Oakley4.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; Sama seperti semua produk oakley, kejernihan lensa hampir tiada bandingannya. Waktu panas menyengat memakainya terasa begitu teduh dan dingin, dan inilah yang membuat sunglass ini terasa bedanya dengan yang lain. Lensa tergores? pasti ada kemungkinan. Saya katakan, dengan cara apapun anda memakainya atau seberapa hati-hati anda merawatnya, lensa tanpa baret-baret adalah tidak mungkin! bersyukur di Indonesia dan di Jakarta khususnya harga lensa XYZ masih relatif terjangkau, kalau tidak salah Rp. 600 ribu sepasang. Untuk proteksi yang lebih maksimal tersedia case khusus untuk &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;®&amp;nbsp;, yaitu X-Metal SOFT VAULT yang tebuat dari bahan yang keras dan mampu melindungi &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;®&amp;nbsp; dari tekanan-tekanan. Sayangnya case ini tidak dijual sebagai bundle/paket dengan &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;®&amp;nbsp;, padahal kalau diingat harga &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;®&amp;nbsp; sendiri mencapai Rp. 3 juta lho... :( BTW, untuk mendapatkan case ini anda harus rela menebusnya dengan harga Rp. 400 ribu (itupun kalau lagi ada stock!), beruntung saya memperolehnya bekas pakai seharga Rp. 200 ribu, yang saya dapatkan dari memasang iklan di Kaskus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Oakley1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Oakley3.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Sekarang bicara Ergonomi dan Style. Saya kira, Oakley memang jago bikin sunglass/frame, setiap sunglasses maupun frame-nya selalu bagus, dan sesuai dengan semangat muda. &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;®&amp;nbsp;sangat nyaman di pakai, hampir-hampir tak ada celah untuk sinar matahari masuk leluasa menerobos mata. Demikian hal-nya sewaktu dipakai bersepeda motor, sangat nyaman! angin tidak bisa masuk dan bikin kelilipen :D Secara umum, konstruksi "The sculptural metal frame" &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;®&amp;nbsp;sangat pas dengan kepala saya, nggak terlalu besar dan nggak terlalu kecil. Meskipun terbilang varian yang sudah cukup berumur, bagi saya &lt;SPAN class=caps&gt;JULIET&lt;/SPAN&gt;® masih terlihat up-date dengan mode saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Photography by Reza,&lt;/b&gt; Fuji Finepix FX-S5000 UZ &amp; Fujinon EBC Eqv. 37-370mm 1:2.8-5.6&lt;/FONT&gt;&lt;/P&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-4134990657398554338?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://oakley.com/pd/3622' title='OAKLEY JULIET DUCATI CARBON BLACK IRIDIUM'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/4134990657398554338/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=4134990657398554338' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/4134990657398554338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/4134990657398554338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/02/oakley-juliet-ducati-carbon-black.html' title='OAKLEY JULIET DUCATI CARBON BLACK IRIDIUM'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_strip.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-7262428829171557644</id><published>2006-04-22T09:59:00.002+07:00</published><updated>2008-02-24T11:01:07.637+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal Life'/><title type='text'>PADA SEBUAH MASA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Menjejalkan diri dalam bayang-bayang masa mungkin terlalu menarik bagiku.. Mungkin itulah kenapa manusia hidup.. Selalu berkubang dengan masa.. Jum'at 17.30, seharusnya aku masih tenggelam dalam pekerjaanku.. Tidak! kukatakan 'enough' pada diriku.. aku butuh udara segar. Sekarang!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengayun langkah.. Semburat langit sore tak menunjukkan lembayung.&lt;br /&gt;mendung tampak menggayut lelah dalam tua-nya hari ini. Aku duduk, aku diam, aku melihat, aku tertawa, aku meratap.... hampir saja aku menangis jika saja aku tidak ingat bahwa aku adalah laki-laki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebutir hujan mulai menyadarkanku dari lamunan. Sebuah kendaraan umum berhenti sepuluh meter di depanku.. erangan klaksonnya ramah menyapaku.. entahlah, aku naik saja.. aku tak perduli kemana ia membawaku.. sungguh aku tak peduli..&lt;br /&gt;perlahan raungan mesin 1000cc mulai mengeras... dan tertatih ia melaju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ruang pengap berkabut asap sigaret aku menghela nafas.. Aku tak mengutuk sang kapten yang sedang orgasme berkelanjutan dengan sebatang rokoknya. Aku juga tak memaki raungan mesin mesin kelelahan itu. Aku bahkan tak berani menyumpahi hujan deras yang telah memuntahkan segala kemarahannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba aku merasa nyaman dalam ruang kabin berasap itu... Aku merasa damai dengan harum cengkeh bersetubuh dengan tembakau yang terbakar itu. Aku mulai merasa hangat dengan riang mesin itu berputar. Dan aku mulai menikmati derasnya hujan di balik jendela mobil ini. &lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang perempuan muda duduk tak nyaman di depanku... setiap menit ia melihat layar telpon genggamnya. Seorang bapak tua di sebelahku tertidur pulas.. mungkin ia lelah dan menyerah pada hari ini. Hanya ada tiga orang penumpang dan seorang kapten dalam kabin pengap penuh asap.. Empat orang yang punya masalah sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga buah lagu yang berturut-turut diputar sang kapten membuatku tersentak, menghempaskanku dalam ingatan tentangnya. Tiba-tiba saja aku seperti merasakan sedotan ruang dan waktu.. menghisapku tanpa memberiku kesempatan untuk mohon dilepaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa berada pada usia yang jauh lebih muda.. kenangan itu membawaku ke tujuh tahun yang lalu.. &lt;br /&gt;1999, awal dari sebuah akhir...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja aku bisa memilih, aku tak mau berada dalam kabin pengap dan berasap ini&lt;br /&gt;Aku membayangkan aku bisa menendang head unit mobil ini, menhancurkan dengan sekuat tenaga.. agar tak perlu berbunyi. &lt;br /&gt;Entahlah... masih saja bermasturbasi dengan lamunanku.. aku berkhayal.. sampai sebuah saat dimana aku hampir klimaks..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Damn! sudah... cukup! aku tak akan membiarkan diriku menyentuh puncak.. e.n.o.u.g.h.!!! Masih mengehala nafas... aku mulai membiarkan ibu jariku menari diatas 12 tombol teleponku.. tuut... tuuut... tuut... belum sampai pada bunyi ke empat, tombol merah aku tekan... damn! what I'm doin..??!! Sejurus kemudian, van hallen-ku berbunyi... +62811****** dan sebaris nama muncul..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isaac Newton mungkin benar, setiap aksi selalu memicu reaksi dan itu yang kulakukan sekarang... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanyalah menyalakan pemantik yang akan membakar sumbu bom..&lt;br /&gt;hanya berharap benda penghancur ini akan menghancurkan apa yang seharusnya hancur..&lt;br /&gt;pengap, berisik, dan hujan dalam kabin... dengan keberanian kuangkat telpon itu...&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-7262428829171557644?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/7262428829171557644/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=7262428829171557644' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7262428829171557644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7262428829171557644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/04/pada-sebuah-masa.html' title='PADA SEBUAH MASA'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-7506626040831761414</id><published>2006-04-14T22:29:00.001+07:00</published><updated>2008-02-20T23:35:26.477+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalan-jalan'/><title type='text'>TANA TORAJA (DAY ONE)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Saat liburan telah tibaa....!!!! Kesempatan untuk dapat menghabiskan waktu lebih panjang dari akhir pekan biasanya datang April 2006. Hari jum’at tanggal 14 April 2006 merupakan hari libur nasional, sehingga kita-kita yang pekerja kantoran bisa sedikit bernafas lebih lega, lepas dari pekerjaan sehari-hari. Mumpung lagi tugas di Makassar (dan tak lama lagi ditarik ke Jakarta), kesempatan untuk main-main ke daerah eksotis di Sulawesi Selatan tidak boleh di sia-siakan. Bersama seorang kolega (duuh... bahasanya :D ), Ricco Bonar Simanjuntak selanjutnya cukup disebut Cobo, kami berencana menghabiskan akhir pekan di Tana Toraja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis malam pukul 21.00 merupakan waktu yang ditentukan untuk berangkat ke Toraja. Sialnya, hari kamis malam ini, saya masih ada acara perpisahan beberapa rekan kantor yang akan dipindah ke Jakarta, Bandung dan Surabaya (termasuk saya yang dipindah ke Jakarta). Bertempat di Restoran Losari Beach (yang menjadi tempat favorit utk acara-acara semacam ini), baiasanya acara belangsung sejak ba’da Maghrib sampai malam. Sejak pukul 19.00 saya sudah gelisah sekali, ingin segera angkat kaki dari acara, tapi agak sungkan dengan Bos besar yang hadir malam ini. Sampai akhirnya saya memutuskan utk pamit minta ijin pulang pukul 20.00 WITA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taksi Putra yang saya stop, saya minta untuk dipacu. Bagaimanapun juga sebelum jam 21.00 WITA harus sudah sampai terminal Daya di bagian timur Makassar, termasuk menjemput Si Cobo di kost di daerah Urip Sumohardjo. Alhamdulilah dengan menahan napas, sepanjang perjalanan. akhirnya sampai juga di Terminal Daya tepat pada waktunya. Ternyata keberangkatan hanya menunggu kami, setelah kami datang Bus AKDP bergegas berangkat menuju, ke Toraja.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan selama 8 Jam, kami lalui dengan nyaman. Dengan tiket seharga Rp. 225 ribu kami sudah bisa sampai ke sampai ke Rantepao (Ibu Kota Toraja) bus ini memberikan pengalaman perjalanan yang relatif nyaman (Full AC, Full Audio-Video serta Reclyning Seat). Sepanjang perjalanan saya tidak banyak menghabiskan waktu dengan tidur. Saya lebih banyak terjaga menikmati perjalanan menyusuri Pantai Timur Sulawesi yang baru pertama kali saya lakukan (disamping saat itu sedang ada menelpon saya berjam-jam lama-nya he..he.. :) ). Kota-kota yang kami lewati begitu indah, bersih serta alami, sepanjang jalan merupakan lautan, hutan atau gunung, mungkin pemandangan seperti ini tidak akan ditemukan di Pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 05.00 WITA kami sampai di Rantepao, dan berdasarkan saran seorang kawan (Thanks to Mathius Badeng, yang juga menemani perjalan kami sekalian pulang kampung ke Toraja), kami langsung menuju ke Hotel Misiliana. Hotel ini merupakan hotel kelas ***, kalo dibandingkan dengan harga hotel di Jakarta, atau Surabaya tarif hotel ini relatif murah, terlebih lagi fasilitasnya juga cukup lengkap, worth to try guys. (Review tentang hotel ini akan saya tulis belakangan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah check-in, kami berniat menyewa sebuah kendaraan untuk membawa kami berkeliling Toraja. Terus terang saja, kami tak mempunyai banyak referensi tentang tempat persewaan kendaraan yang cukup baik. Daripada bingung, kami meminta informasi ke resepsionis. Tak berapa lama, kami telah dihubungkan dengan pemilik kendaraan di sana dan melakukan negosiasi sendiri. Jujur saja, saya agak sedikit surprise dengan tarif yang diminta untuk tur 2 hari penuh termasuk supirnya. One word, Murah!!! ya udah deh mobil ini kami ambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejam kemudian setelah kami ganti pakaian, mandi dan sarapan seadanya, tepat pukul 07.00 WITA kami di jemput Daeng Nasan Tandilino untuk berpesiar. Kunjungan pertama kami.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LEMO&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TRJ1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 267px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TRJ1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt; Menurut Pak Nasan, Lemo terletak di Lembang (Desa) Lemo. Daya tarik utama Lemo antara lain adalah Liang Paa, Tau-tau, serta Bangunan Tongkonan (rumah adat) sasana budaya. Berada di km 9 jurusan Makale-Rantepao masuk dari jalan besar kurang lebih 600 meter. Lemo adalah salah satu kuburan leluhur Toraja, hasil perpaduan antara ciptaanNya dengan kreasi tangan terampil Toraja pada abad XVI (dipahat) atau Liang Paa'. Jumlah lubang batu kuno ada 75 buah dan tau-tau yang tegak berdiri sejumlah 40 buah sebagai lambang prestise, status, peran dan kedudukan para bangsawan di Desa Lemo. Semakin tinggi letak kubur-nya berarti semakin tinggi pula derajad sosial-nya di daerah tersebut. Diberi nama Lemo oleh karena model liang batu ini ada yang menyerupai jeruk bundar dan berbintik-bintik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon sejak 1960an, obyek wisata ini telah ramai dikunjungi oleh para wisatawan asing dan domestik. Gambar di atas merupakan gambar saya (tentu saja he..he..) dengan latar belakang Lemo yang legendaris tersebut. Apabila punya duit, pengunjung dapat pula membelanjakan dollar atau rupiahnya pada kios-kios suvenir yang ada di sekitar Lemo. Atau kalau tidak, dapat berjalan-jalan di sekitar obyek wisata ini menyaksikan buah-buahan pangi yang ranum kecoklatan yang siap diolah dan dimakan sebagai makanan khas suku toraja yang disebut "Pantollo Pamarrasan". Secara umum pemandangan di daerah ini sungguh alami dan hijau, saya menghabiskan waktu beberapa lama di sini untuk menikmati pemandangan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;UPACARA ADAT&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “&lt;i&gt;Anda-anda termasuk beruntung&lt;/i&gt;”, ujar Pak Nasan. “&lt;i&gt;Memang kenapa Pak?&lt;/i&gt;”, tanya saya. “&lt;i&gt;Biasanya orang datang ke Toraja untuk menikmati wisata alam dan wisata budaya-nya (upacara adat). Kebetulan minggu ini ada upacara pemakaman di sini&lt;/i&gt;”, tandas Pak Nasan sambil mengemudikan kendaraannya menuju ke tempat tersebut.&lt;br /&gt;Menurut &lt;a href=" http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Toraja" target="_blank"&gt;Wikipedia&lt;/a&gt;, Di wilayah Kab. Tana Toraja terdapat dua upacara adat yang amat terkenal , yaitu upacara adat Rambu Solo' (upacara untuk pemakaman) dengan acara Sapu Randanan, dan Tombi Saratu', serta Ma'nene', dan upacara adat Rambu Tuka. Upacara-upacara adat tersebut di atas baik Rambu Tuka' maupun Rambu Solo' diikuti oleh seni tari dan seni musik khas Toraja yang bermacam-macam ragamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TRJ1b.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TRJ1b.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Nah, yang diucapkan Pak Nasan tersebut adalah &lt;b&gt;Rambu Solo’&lt;/b&gt;, yang merupakan sebuah upacara pemakaman secara adat yang mewajibkan keluarga yang almarhum membuat sebuah pesta sebagai tanda penghormatan terakhir pada mendiang yang telah pergi. Masih berdasarkan wikipedia, upacara Rambu Solo’ terbagi dalam beberapa tingkatan yang mengacu pada strata sosial masyarakat Toraja, yakni : &lt;b&gt;Dipasang Bongi&lt;/b&gt; (Upacara pemakaman yang hanya dilaksanakan dalam satu malam saja). &lt;b&gt;Dipatallung Bongi&lt;/b&gt; (Upacara pemakaman yang berlangsung selama tiga malam dan dilaksanakan dirumah almarhum serta dilakukan pemotongan hewan). &lt;b&gt;Dipalimang Bongi&lt;/b&gt; (Upacara pemakaman yang berlangsung selama lima malam dan dilaksanakan disekitar rumah almarhum serta dilakukan pemotongan hewan. Serta &lt;b&gt;Dipapitung Bongi&lt;/b&gt; (Upacara pemakaman yang berlangsung selama tujuh malam yang pada setiap harinya dilakukan pemotongan hewan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TR1c.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TR1c.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Pak Nasan sendiri bercerita, kalau acara telah berlangsung 5 hari, jadi mungkin yang sedang kami kunjungi ini adalah merupakan upacara Dipapitung Bongi, mengingat saat kami datang upacara semacam misa masih berlangsung. Sebagai gambaran, tempat upacara yang kami datangi merupakan sebuah tanah luas, mirip lapangan kalo boleh saya bilang, di sekelilingnya dibangun pondok-pondok dari bambu yang sangat banyak, hampir mengelilingi lapangan dan dibuat dua tingkat. Pondok-pondok ini dibangun untuk menampung para kerabat, undangan ataupun masyarakat lainnya. Kami sempat berfoto di beberapa sudut lokasi upacara. Pada beberapa spot kami lihat bekas noda darah bercampur tanah, mungkin bekas penyembelihan kerbau, selain itu saya berasa membaui aroma anyir darah saat itu, dan yang lebih penting suasana magis dan khusu’ sangat terasa di sini. Sembari meninggalkan tempat upacara Pak Nasan bercerita kalau upacara semacam ini akan menghabiskan banyak biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;LONDA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TRJ2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TRJ2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Setelah makan siang di Rantepao, Pak Nasan mengajak kami melanjutkan perjalanan ke Lembang Sandan Way, dan di situ terletak makam kuno Londa yang kompleks kuburan kuno yang berada di dalam gua. Di bagian luar gua terlihat boneka-boneka kayu khas Toraja. Berdasarkan “Tour Guide” kami sekaligus yang menyewakan petromaks mengungkapkan bahwa patung tersebut merupakan replika atau miniatur dari jasad yang meninggal dan dikuburkan di tempat tersebut. tandas-nya lagi, boneka tersebut hanya diperuntukkan bagi bangsawan yang memiliki strata sosial tinggi, warga biasa tidak bisa dibuat patungnya. Patung-patung tersebut, menurutnya seringkali menjadi incaran para pencuri. Di luar negeri harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah, karena kandungan seni dan nilai budayanya, lanjutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=TRJ3a.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/TRJ3a.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Satu hal yang menarik, Di Londa ini juga terdapat mitos tentang Romeo dan Juliet ala Tana Toraja. "Konon, dulu ada sepasang kekasih yang tidak direstui hubungannya oleh keluarga. Karena merasa putus asa, keduanya kemudian melakukan bunuh diri bersama terjun dari tebing. Oleh keluarga, mayat mereka kemudian diletakkan di dalam gua secara berdampingan," tuturnya. Di dalam gua sendiri, banyak terdapat tulang belulang manusia yang diletakkan begitu saja di tanah, maupun di dinding gua. Gambar di atas merupakan gambar kami (saya, Cobo &amp; Tour Guide kami) berpose diantara tulang belulang manusia (kamera dijepret menggunakan timer, bukan yang lain-lain yaa... :) low light-nya keren kan? Itu dari pancaran sinar petromaks).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengabiskan waktu beberapa lama, mengamati pemandangan di Londa, kami memutuskan untuk segera kembali ke Hotel. Maklum sudah sore, dan tak  ada lagi tempat lain yang dapat kami kunjungi malam hari. Sebenarnya Pak Nasan hendak menawarkan ’wisata’ lainnya kepada kami, tapi apa boleh buat, kami terlampau capek hari ini, dan segera ingin recharging energi untuk tour esok hari... :D &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-7506626040831761414?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/7506626040831761414/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=7506626040831761414' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7506626040831761414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/7506626040831761414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/02/tana-toraja-day-one.html' title='TANA TORAJA (DAY ONE)'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_TRJ1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-3745233907594044417</id><published>2006-04-03T09:56:00.001+07:00</published><updated>2008-02-24T10:57:49.953+07:00</updated><title type='text'>NOBODY MOVE, NO BODY HURTS...</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Beberapa orang terdekatku bilang seperti itu, they said just like I’m still twelve, like I’ve never run on my on life and getting hurt.. sh*ts! Apa yang salah dengan berhenti sejenak, defragmenting life... getting charge.... or maybe hibernate?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bener-bener nggak ngerti... apa yang salah denganku? Aku bahkan nggak bikin orang lain merasa terganggu dengan diamku... then why everybody so selfish not let me go?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I’m not gonna move... I don’t wanna get hurt... I need some time for myself... maybe for stop a while.. and then I don’t care what they gonna said....&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Fumbling my confidence&lt;br /&gt;And wondering why the world has passed me by&lt;br /&gt;Hoping that I'm bid for more than arguments&lt;br /&gt;And failed attempts to fly&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dreaming about Providence&lt;br /&gt;And whether mice or men have second tries&lt;br /&gt;Maybe I've been livin with our eyes half open&lt;br /&gt;Maybe I'm bent and broken, broken in to pieces&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makassar, 03.04.2006&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-3745233907594044417?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/3745233907594044417/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=3745233907594044417' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3745233907594044417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/3745233907594044417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2006/04/nobody-move-nobody-hurts.html' title='NOBODY MOVE, NO BODY HURTS...'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-4742191043505690478</id><published>2006-03-15T13:22:00.002+07:00</published><updated>2008-02-23T08:29:22.823+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rupa-rupa'/><title type='text'>BERCINTA NIR RUANG DAN WAKTU</title><content type='html'>&lt;P align=justify&gt;Cinta, Love, Katresnan, dan apapun namanya adalah sebuah bahasa universal umat manusia. Bicara soal itupun nggak akan pernah akan habis, nggak bosan, dan nggak ada matinya. Mungkin bagi sebagian orang bercinta adalah candu 'the antidote thats make high' (Crossfade), bagi seorang yang lain cinta mungkin bagai pembunuh kejam ataupun penghancur yang sistematis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatkah kita pada kisah Patkai? Si Panglima perang kerajaan langit yang dikutuk bermuka b*bi, dia mengalami 1000 kali kegagalan cinta yang sangat menyakitkan sebelum akhirnya menemukan cinta sejatinya. Jika melihat kasus terakhir, cinta bisa berarti dua-duanya. Sebuah hal yang memiliki dua makna yang berarti keseimbangan, selain penghancur cinta sekaligus bisa membuat bahagia dan kecanduan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama persis dengan keseimbangan kosmos. Bahwasanya kosmos ini disetting sedemikian rupa untuk seimbang, materi yang terkandung di dalamnya senantiasa berimbang.&amp;nbsp; Pernah berfikir soal listrik? listrik itu punya dua komponen yang seimbang + dan -, it's always be like that! belum percaya? pernah membayangkan bahwa sesuatu selalu tercipta dengan pasangannya? hitam-putih, bagus-jelek, langit-bumi, utara-selatan, panas-dingin, pahit-manis, dan yang paling hakiki, bahasa komputer, biner, terdiri dari dua angka yang selalu berpasangan yaitu 0 dan 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada intinya apa yang akan aku tulis di bawah sebenarnya tidak ada hubungannya dengan tulisan di atas :) tapi jujur, aku nggak punya pembuka yang lain, makanya asal tulis saja. Tapi mungkin yang paling masuk akal, kita bisa bicara cinta melalui sudut (angle) atau "point of view" manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua cerita yang terjadi di bawah adalah benar, dan sungguh-sungguh terjadi, meski dengan sedikit bumbu-bumbu yang di dramatisir..&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;STRONG&gt;VERSE 1&lt;/STRONG&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah pukul 22.00 WITA pete-pete yang aku tunggu belum juga muncul.. My jobs are suck! it's like never ending work. semuanya kerjaan seakan nggak pernah henti, bahkan bekerja hingga larutpun nggak menyelesaikan masalah. Puas memaki-maki hari aku melihat sekelilingku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Karebossi2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 0px 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Karebossi2.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Lapangan Karebosi begitu dinamis, beberapa orang masih bermain bola, beberapa tukang becak masih ngobrol, beberapa diantara mereka lagi main kartu untuk menyambung hidup. Kulihat beberapa perempuan setengah baya dengan dandanan mencolok, tampak bergerombol dan bergosip. Tak jauh dari tempatku berdiri tampak pasangan yang duduk ngobrol menghadap lapangan sambil berpelukan, si perempuan menggelendot manja di pundak laki-laki tiga puluhan tahun itu. 10 Meter di sampingku seorang laki-laki tua bersepeda motor honda astrea grand sedang berusaha mengajak perempuan muda sesuiaku untuk tidur dengan kata-kata 'satu setengah'. "ayolah satu setengah aja", rayu si bapak tua (aku nggak tahu satu setengah itu apa?, tarif satu setengah juta? kok kayaknya nggak mungkin melacur dengan imbalan 1,5 juta. atau waktunya? satu setengah jam? kok sepertinya aku nggak yakin laki-laki itu mampu bermain satu setengah jam, tebakanku dia nggak akan lebih tahan dari 10 menit, kecuali memakai obat mujarab 'Timun + Kratingdaeng'). Masih berfikir... ketika itu pula pete-peteku datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stiker "I" menempel di pojok kiri atas kaca depan mobil, itulah pete-pete yang setiap hari melewati kostku. Hanya ada dua orang di dalam, perempuan dan sopir.. Seperti biasa aku langsung masuk dan memilih posisi yang paling nyaman.. depan pintu sebelah belakang sopir.. dan seperti biasa OST Kantor - Kost in Pete-pete, Radja! mungkin aku nggak perlu beli kaset atau CD untuk bisa ngapalin lagunya Radja, naiklah pete-pete seminggu aja di Makassar di jamin, paling nggak 2 lagu pasti hapal..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa lama pete-pete berjalan. Si perempuan di depan mulai ngobrol sama sopir, entah apa yang mereka bicarakan, suara radja dengan speaker 15" pete-pete membuatku nggak mendengar apa-apa kecuali album berjalan Radja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian, tangan si perempuan memegang tangan si sopir yang sedang memindahkan presneling. Gila dasar!! busyet!! bukan apa-apa dianggapnya aku patung apa piye? emang aku manusia yang nggak berhati dan bisa ngeliat gitu apa? dasar!... (mungin aku iri juga sama mereka berdua, mungkin hanya alasan ini yang patut aku ajukan dibandingkan alasan aku sama sekali tidak dianggap sebagai manusia). Makin lama makin hot aja gaya si perempuan, si sopir (yang aku kira tak lebih tua dari 20an tahun) cool banget. Aku tahu ia sedang berfikir bagaimana agar tidak menabrakkan mobil ini ke separator di tengah jalan. Mobil ini akan tetap lebih mahal daripada godaan yang menggairahkan itu.. dan itulah laki-laki, selalu seperti itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangan si cewek mulai mengelus kepala sopir, mencondongkan kepala, dan akhirnya mendaratkan kepalanya di bahu di sopir... dan sepanjang jalan mereka berpegangan tangan dan kepala si perempuan tetap bersandar di bahu sopir. Barulah aku sadar mungkin mereka adalah sepasang kekasih. Lucu juga kupikir, inilah bercinta yang paling efektif yang pernah ku temui.. nyari duit sekalian pacaran.. boleh juga tuh! tak berapa lama, aku tiba di tujuan, dan berakhir pula ceritaku...&lt;/P&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;P align=justify&gt;&lt;STRONG&gt;VERSE 2&lt;/STRONG&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduh... capek bener hari ini, kemarin malam pulang jam hampir jam 24.00 nungguin cetak presentasi bos dari jakarta. Malam sebelumnya aku juga pulang jam 22.15, karena harus bikin presentasi bos. walah-walah jadi ODP memang harus serba bisa.. konon katanya ODP kan penerus masa depan.. para pensiunan dan pemegang saham bergantung di pundaknya.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku menghabiskan hari di luar kantor.. di sebuah pabrik semen mungkin 60 km arah utara Makassar. Pulang ke kantor waktu sudah menunjukkan pukul 18.30. sebelum sampai kantor nolong orang sekantor yang tasnya dijambret... 5 juta + 2 HP juga ilang.. kasihan bener deh. Jam 7 masih ada rapat... wah..wah.. it's a damn long day!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;current=Karebossi1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Karebossi1.jpg" border="0" alt="Photobucket"&gt;&lt;/a&gt;Sekarang aku sedang berjalan melalui jalanku.. karebosi seperti biasa, banyak penjaja di sini. Penjaja jasa becak, penjaja rokok, penjaja bakso dan makanan ringan, serta penjaja kenikmatan (aku nggak pernah setuju ada orang yang bilang mereka adalah penjaja cinta, yah itulah bahasa indonesia yang nggak pernah bisa tegas!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah naik pete-pete I, sudah sepi padahal baru jam 20.00 itulah Makassar. Jam segitu orang lebih memilih tidur atau bercengkrama dengan keluarga daripada menghabiskan waktu daripada keluyuran nggak jelas seperti itu. Tak lama berjalan dua orang laki-laki masuk ke pete-pete. Seorang berperawakan tinggi kurus, mukanya bersih dan cukup ganteng. Seorang lagi berbadan tegap, berjambang tipis, dan bertato tribal di lengan bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berdua duduk di sebelah kiri berhadapan dengan ku.. Sebelumnya hanya berfikir biasa. Cuma lama-lama tingkah dua orang ini mulai aneh. Si Ganteng memegang tangan si Macho, dan tanpa sungkan saling meremas tangan. Gila!!! Jengah banget ngeliatnya. Aku nggak pernah komplain sama orang-orang seperti ini. Aku selalu yakin bahwa takdir mereka berkata demikian, mungkin saja mereka tak pernah meminta seperti ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak berapa lama mereka ngobrol, dalam bahasa Makassar, udah deh nggak ngerti apa yang dibicarain. Si Macho sekarang mengelus2 paha si ganteng.. dan lucunya si ganteng sekarang posisi pahanya merapat seperti cewek kalau lagi duduk pakai rok span gitu.. waduh makin aneh aja ni orang, Nggak berapa lama, si ganteng mengusap-usapkan tangannya ke pipi si macho berjambang. Lama-lama khawatir juga kalau aku di jadikan objek kekerasan seksual gitu, mana lagi nggak ada penumpang lain lagi yang naik... Damn! it's like a year in that scary scene... akhirnya dengan menahan napas aku berhasil selamat sampai rumah dan menulis kisah ini :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sekedar berpendapat... mungkin tak perlu menjadi normal dalam bercinta. Lihatlah kisah sopir dan gay.. mereka bercinta, memadu kasih dalam pete-pete. Kadang bercinta sungguh sangat sederhana, tak perlu kalkulasi yang berat. Ternyata aku baru tersadar bahwa bercinta tak butuh apa-apa selain keinginan untuk saling mengasihi dan keinginan bercinta tentunya. Yup dalam bercinta teori reprositas sangat berperan. Tak akan pernah ada cerita cinta yang bertepuk sebelah tangan... jika iya bukan bercinta namanya bukan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua itu... bercinta tak pernah mengenal ruang dan waktu.. bahkan di pete-pete :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Photography by Reza,&lt;/b&gt; Fuji Finepix FX-S5000 UZ &amp; Fujinon EBC Eqv. 37-370mm 1:2.8-5.6&lt;/div&gt;&lt;/P&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-4742191043505690478?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/4742191043505690478/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=4742191043505690478' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/4742191043505690478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/4742191043505690478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/02/bercinta-nir-ruang-dan-waktu.html' title='BERCINTA NIR RUANG DAN WAKTU'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Karebossi2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-440396358061250099.post-2050726127899782681</id><published>2005-07-11T14:01:00.004+07:00</published><updated>2008-02-24T10:32:28.559+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Human Interest'/><title type='text'>SENJA ANGKRINGAN DEPAN STASIUN TUGU</title><content type='html'>&lt;div class="entry-body" align="justify"&gt;&lt;p&gt;.. lapar banget sore ini, ayam goreng kremesan kelangenanku tak kudapatkan, warungnya tutup. Jika aku datang ke jogja ada banyak hal yang ingin aku rasakan kembali, ya diantaranya adalah makanan-makanan yang enak tur murah.. Sate-tongseng Jombor, 1001 macam masakan panas, steak waroeng, soto lamongan umbulharjo, lotek colombo, juga ayam goreng kremesan tiruan suharti pogung... Dan Sore ini aku hendak kembali ke Jakarta, kembali pada rutinitas yang membosankan. Dua hari tak membuatku cukup puas menikmati kota yang bersejarah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.50 adalah waktu yang ditunjuk oleh jam tangan jelekku ketika aku turun dari KOPATA jalur 4, Masih sore.. kulihat kiri kanan masih cukup ramai, setelah beberapa lama menanti jalanan sepi aku menyeberang jalan. Rasa lapar membuatku balik kanan menuju tempatku turun tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warung Angkringan ini sepi.. hanya ada Mas penjual dan seorang Sopir taksi yang lagi asyik menyeduh kopi panasnya.. "Pesen opo Mas?", sapa penjual ramah. "Es Teh Jahe wae..", Sambutku sambil meletakkan barang bawaanku, tas dan oleh-oleh Bakpia Kering Rasa Keju, pesenan temen-temen di jakarta. Mas penjual tampak asyik mengaduk minuman pesenanku, umurnya mungkin baru 20an tahun, mukanya gelap seperti terkena sinar matahari terlalu lama, di kuping kirinya terdapat sebuah anting perak, di tangannya terdapat tato. Mungkin bagi sebagaian orang penampilannya menyeramkan, tapi memang sebaiknya tidak menilai buku dari sampulnya... &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iki mas..", Mas penjual mengulurkan segelas Es Teh Jahe. "Iki sing Sambel sing endi?", tanyaku sambil membolak-balik tumpukan nasi kucing yang ada di depanku.. "Biasa mas, sing godonge kuwalik..". Entah menjadi sebuah kesepakatan, simbol pembeda antara Sego Kucing Sambel Teri atau kering tempe terletak pada penanda "Godong (daun)". Bungkus yang menggunakan kertas koran dan sedikit penanda "godong kuwalik" berarti sego kucing yang dilumuri sambel teri, demikian juga sebaliknya, kalau godongnya tidak terbalik berarti sego kucing dengan lauk kering tempe. Jangan bayangkan bahwa Nasi bungkusan itu sperti nasi rames atau apa.. Kalau bisa digambarkan, Sego kucing itu adalah nasi segenggam tangan, ditambah sedikit sekali sambel teri atau kering tempe sebagai lauk. Tak sulit menghabiskan sebungkus Sego Kucing, tiga kali suapan pasti habis. Mungkin ini adalah asal mula nama "Sego Kucing (Nasi Kucing)", karena porsinya hanya cukup untuk seekor kucing. Harganya sangat murah 500 rupiah, bahkan dulu pada tahun 1999 harganya masih 300 rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membuka satu, aku memilih tahu isi sebagi teman makan.. Nikmat tenan... Sewaktu masih kuliah keberadaan warung angkringan seperti ini sungguh sangat membantu untuk menyelamatkan diri hingga awal bulan.. Tempat-tempat seperti ini juga mengingatkan pada masa-masa dulu, ketika masih sering jalan bareng teman-teman, nongkrong, ngrumpi, ngomong kuliah-politik-atau omong kosong sing saru. Duduk lamaaa, 2-3 jam dengan menghabiskan beberapa gelas teh jahe sudah cukup untuk melakukan kontemplasi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebungkus Sego kucing sudah aku habiskan, ketika hendak mengambil bungkus yang kedua, datang seorang pembeli yang lain. Laki-laki tinggi kurus dengan rambut "dreadlock" gaya bob marley.. di pundaknya tergantung tempat kertas kalkir, seorang mahasiswa arsitek smester 7 katanya kemudian setelah berbasa-basi berpuluh menit kemudian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua bungkus sego kucing, tiga buah tahu goreng dan sebungkus krupuk sudah aku sikat habis.. Arlojiku menunjukkan pukul 17.15, masih sejam lagi kereta senja membawaku ke Jakarta.. Aku membalikkan badan menghadap jalan, membelakangi Angkringan.. Sore ini Jogja begitu ramai.. Mobil, motor saling berebut dengan kentut asapnya membuat muak.. Jogja dulu tak begini, kata orang-orang tua, dulu Jogja sungguh bersih banyak sepeda, becak, andong.. Tapi sekarang..???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang laki-laki dengan pakaian kumal, bertelanjang kaki datang menghampiri angkringan. Seorang bocah laki-laki kecil tampak bergayut manja di leher yang kurus itu. Laki-laki itu berwajah persegi, mukanya mengkilat hasil dari perpaduan keringat dan cahaya temaram sore itu. Perawakannya kurus kecil, dengan otot menojol kekurangan gizi.. Matanya sayu menunjukkan kelelahan yang luar biasa.. Dengan senyumnya yang ramah dia menyapa penjual angkringan, "Mas tolong dibuatin teh hangat, berapa harganya?", "500 pak..". Laki-laki itu mengeluarkan uang dalam lipatan kecil yang jumlahnya hanya 2000 rupiah dari balik tas kresek yang dibawanya.. "Nasinya berapa?" tanyanya lagi. "500", jawab penjual singkat.. Setelah tampak berfikir, dia mengambilnya.. Sambil menunggu Teh selesai dibikin, dia menawari bocah kecil itu makanan yang ada di depannya. Bocah itupun menunjuk setusuk sate usus.. "Berapa?", tanya lelaki itu. "500". Sejurus kemudian, sate telah berpindah di tangan bocah kecil itu. "Mas saya boleh minta airnya?" Tanya laki-laki itu sambil mengulurkan botol bekas air mineral yang tampak menguning.. "Boleh, di isiin d sini?" tanya penjual angkringan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua selesai, Laki-laki itu memasukkan 500 rupiah kembalian ke dalam tas kresek merah kumalnya. Kemudian bergegas pergi entah kemana. Dalam perginya, ia masih sempat bercanda dengan bocah kecil dalam gendongannya... Duh Gusti.. Jika aku dapat kesempatan aku ingin membayar 1500 belanjaannya, yang mungkin bagiku tak ada artinya.. Ingin sekali aku berbagi kebahagiaan dengannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore ini aku belajar banyak, bahwa seharusnya aku sungguh-sungguh bersyukur atas nikmat yang diberikan.. Sore inipun aku kembali diingatkan bahwa ada orang-orang yang termarginalkan, terpinggir, dan tak berarti apa-apa.. Aku menjadi takut bahwa rasa empatiku menjadi tumpul dan mati.. Sekarang aku hidup dalam dunia yang lain dari biasanya aku hidup, mungkin ini namanya ujian, bagaimana aku harus mempertahankan rasa kemanusiaan yang makin pudar dari perasaanku. Aku ingin sekali membantu orang-orang ini dengan tanganku sendiri.. Aku sering membayangkan bagaimana rasanya menjadi laki-laki kumal itu.. Serba terbatas, dan terpinggirkan.. Namun yang masih belum bisa aku mengerti bagaimana cara bersyukur, merasa cukup, dan berbahagia seperti laki-laki itu.. dalam gontai jalannya membawa beban, laki-laki itu masih bisa menunjukkan kasih sayangnya pada bocah kecil itu, yang entah siapa.. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;17.20, 3000 rupiah aku serahkan untuk makanku sore ini.. aku bergegas masuk stasiun yang tampak temaram...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jogjakarta, Sore 10 Juli&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;amp;current=Tugu1.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Tugu1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Stasiun Tugu Jogja, sore menjelang malam (Photography by Reza, Fuji Finepix FX-S5000 UZ &amp;amp; Fujinon EBC Eqv 37-370mm 1:2.8-5.6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/?action=view&amp;amp;current=Tugu2.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img style="MARGIN: 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; FIX: center" alt="" src="http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/Tugu2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Kereta Senja Jogja sedang menunggu keberangkatan ke Jakarta (Photography by Reza, use Fuji Finepix FX-S5000 UZ &amp;amp; Fujinon EBC Eqv 37-370mm 1:2.8-5.6)&lt;/div&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/440396358061250099-2050726127899782681?l=jurnaldigital.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/feeds/2050726127899782681/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=440396358061250099&amp;postID=2050726127899782681' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2050726127899782681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/440396358061250099/posts/default/2050726127899782681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnaldigital.blogspot.com/2008/02/senja-angkringan-depan-stasiun-tugu.html' title='SENJA ANGKRINGAN DEPAN STASIUN TUGU'/><author><name>inside-reza.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01700212620215209383</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_KVueI03cFAw/R_RRqM3KHyI/AAAAAAAAACs/A74_SpJk8M0/S220/Reza+Zzz.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i98.photobucket.com/albums/l244/gigibiru/Blog/th_Tugu1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
